DIALEKTIKA KUNINGAN — Universitas Kuningan (Uniku) sukses menggelar Wisuda ke-33 di Gedung Student Center Iman Hidayat, meluluskan 900 wisudawan dalam dua sesi penuh haru dan bangga, Rabu 19 November 2025.
Acara bergengsi ini dibuka dengan penampilan seni memukau dari UKM Dapur Sastra dan Rhineka Sunda yang menghidupkan suasana kampus. Rektor Uniku, Prof. Dr. H. Dikdik Harjadi, S.E., M.Si., menyampaikan selamat dan apresiasi tertinggi kepada seluruh wisudawan yang telah mencapai gelar akademiknya.
Rektor Uniku menegaskan bahwa lulusan kini dihadapkan pada perubahan besar akibat revolusi digital, kecerdasan buatan, perubahan iklim, dan globalisasi. Situasi ini menuntut generasi muda untuk beradaptasi dengan sangat cepat agar tidak tertinggal.
Dikdik Harjadi juga mengingatkan bahwa semua tantangan tersebut sesungguhnya membuka peluang emas bagi mereka yang berani mengambil peran baru. Oleh karena itu, Uniku didorong untuk terus memperkuat tradisi keilmuan demi menghasilkan lulusan unggul di berbagai bidang.
Wisuda kali ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan pengukuhan Prof. Dr. H. Agus Yadi Ismail sebagai Guru Besar ketiga Uniku.
Rektor Uniku secara khusus menyampaikan selamat kepada Agus Yadi Ismail dan berharap pencapaian ini menjadi inspirasi bagi dosen lain untuk segera menyusul meraih gelar serupa. Momen ini juga menjadi prosesi wisuda terakhir bagi Dikdik Harjadi, karena masa jabatannya akan berakhir pada 31 Desember 2025.
Dikdik Harjadi menggunakan kesempatan ini untuk memohon maaf kepada seluruh civitas akademika Uniku dan berharap agar universitas terus maju serta berkembang pesat di masa mendatang. Tak lupa, Rektor mengapresiasi kontribusi signifikan dari Penasihat Kapolri sekaligus Komisaris Utama PT Ajaib Group, Andi Gani Nena Wea.
Andi Gani Nena Wea diketahui secara rutin merekrut lulusan terbaik Uniku dan selalu memberikan beasiswa penuh kepada sepuluh mahasiswa yang kurang mampu setiap tahunnya.
Ketua Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK), Drs. H. Uri Syam, M.M., menegaskan komitmen yayasan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan akademik dan nonakademik Uniku.
Sementara itu, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., berpesan agar para lulusan Uniku membekali diri dengan kemampuan kognitif dan problem-solving yang kuat untuk menaklukkan tantangan zaman. Sebelum prosesi pelantikan dimulai, Andi Gani Nena Wea memberikan apresiasi luar biasa kepada dua lulusan terbaik.
Dua lulusan terbaik yang beruntung mendapatkan hadiah Umrah adalah Tiara Destiana dari program Sarjana dan Wastam dari Pascasarjana. Lebih mencengangkan lagi, Tiara Destiana langsung diterima bekerja di PT Ajaib Group dan akan mulai bertugas sejak Januari 2026. Sebagai wujud dukungan berkelanjutan terhadap dunia pendidikan Kuningan, Andi Gani juga menyerahkan satu unit ambulans dan beasiswa tiga tahun senilai Rp100 juta per tahun kepada Uniku.
Acara akbar ini dihadiri oleh banyak tokoh penting, termasuk Bupati Kuningan, jajaran pejabat LLDIKTI IV, pimpinan YPSAK, perwakilan perguruan tinggi Ciayumajakuning, serta pimpinan bank mitra dan tamu undangan lainnya.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.







