DIALEKTIKA KUNINGAN — Fakultas Farmasi, Kesehatan, dan Sains (FFKS) Universitas Muhammadiyah Kuningan kembali menggelar webinar dengan tema “Bedah Kasus Episode 2” yang mengusung tema unik tentang ketenangan dan denyut jantung, Kamis (29/1/2026).
Acara yang digelar secara daring ini berhasil menyedot perhatian 140 peserta yang antusias mengupas tuntas integrasi ilmu farmasi modern dengan kekayaan bahan alam.
Rektor UM Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, membuka langsung kegiatan ini didampingi General Manager CV Naturonal Creatama Indonesia, apt. Hardi Astuti Witasari.
Dalam sambutannya, Wawang mengapresiasi kolaborasi dengan dunia industri ini sebagai wujud nyata dari kesepakatan (MoU) yang sudah ditandatangani sebelumnya.
Ia menegaskan kalau kerja sama ini tidak boleh cuma jadi seremoni di atas kertas, tapi harus jadi pemantik riset bersama hingga inovasi produk herbal yang siap jual.
Langkah strategis ini juga menjadi bagian dari ambisi Universitas Muhammadiyah Kuningan dalam memperkuat sisi technopreneurship bagi para dosen dan mahasiswanya.
Panggung utama acara ini diisi oleh duet maut pakar, yakni apt. Rakhmawati Hanifah dari internal kampus dan Dr. apt. Kintoko yang merupakan Apoteker Saintifikasi Jamu Kemenkes RI.
Keduanya membedah kasus hipertensi secara mendetail, mulai dari sisi klinis hingga bagaimana tanaman obat bisa menjadi solusi jitu di balik istilah “Masterpiece of Nature”.
Diskusi berjalan sangat hidup, apalagi pihak Naturonal juga membagikan doorprize spesial buat peserta yang paling aktif bertanya.
Pihak kampus berharap, sinergi ini bisa melahirkan pengusaha muda di bidang herbal yang tidak hanya jago teori, tapi juga mampu membuka lapangan kerja.
Universitas Muhammadiyah Kuningan optimis kolaborasi semacam ini akan terus berkembang untuk memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat luas lewat produk bahan alam yang teruji.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.







