Scroll untuk baca artikel
KesehatanLokerPendidikan

Universitas Muhammadiyah Kuningan Lepas 134 Mahasiswa Farmasi dan RMIK Ikuti PKL dan Magang

×

Universitas Muhammadiyah Kuningan Lepas 134 Mahasiswa Farmasi dan RMIK Ikuti PKL dan Magang

Sebarkan artikel ini
Universitas Muhammadiyah Kuningan melepas 134 mahasiswa Farmasi dan RMIK untuk PKL dan magang sebagai bekal terjun ke dunia kerja.
Universitas Muhammadiyah Kuningan melepas 134 mahasiswa Farmasi dan RMIK untuk PKL dan magang sebagai bekal terjun ke dunia kerja, Senin (26/1/2026).

DIALEKTIKA KUNINGAN — Sebanyak ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kuningan resmi dilepas untuk menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan program magang, Senin (26/1/2026).

Pelepasan mahasiswa dari jenjang S1 Farmasi serta D3 Farmasi dan D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) berlangsung di Aula Kampus 2 UM Kuningan.

Acara tersebut dihadiri unsur pimpinan universitas, mulai dari Direktur Direktorat Akademik dan Al-Islam Kemuhammadiyahan Sukisno, M.Pd., Kepala Bidang Akademik Dr. Ribut Wahidi, M.Pd., pimpinan fakultas, dosen pembimbing, hingga mahasiswa peserta.

Jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini mencapai 134 orang, terdiri atas 44 mahasiswa PKL D3 Farmasi, 14 mahasiswa PKL II D3 RMIK, 9 mahasiswa PKL IV D3 RMIK, serta 67 mahasiswa Magang S1 Farmasi.

Baca Juga:  Pegiat Lingkungan dan Pencipta Lagu Mars Smanda Kuningan Raih Penghargaan Life Time Achievement

Dekan Fakultas Farmasi dan Kesehatan Sains (FFKS) UM Kuningan, apt. Imas Maesaroh, M.Farm., mengapresiasi kesiapan mahasiswa yang telah mengikuti pembekalan sebelum diterjunkan ke instansi tujuan.

Ia menilai PKL dan magang menjadi tahapan penting untuk mengasah kemampuan mahasiswa sekaligus menguji penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.

Imas juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga nama baik fakultas dan kampus dengan menjunjung etika, sikap profesional, serta perilaku yang santun selama berada di lokasi PKL dan magang.

Selain itu, mahasiswa diminta proaktif, mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja, menjaga kesehatan dan keselamatan kerja, serta aktif berkoordinasi dengan dosen pembimbing.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Direktorat Akademik dan Al-Islam Kemuhammadiyahan UM Kuningan, Sukisno, M.Pd., menegaskan pentingnya menjaga citra almamater dan Persyarikatan Muhammadiyah di mana pun mahasiswa ditempatkan.

Baca Juga:  Gaji Dosen di Bawah UMR? Serikat Pekerja Kampus Ajukan Uji Materiil UU Guru dan Dosen ke Mahkamah Konstitusi

Menurutnya, adab terbentuk dari kebiasaan bersikap sabar, tertib, dan disiplin, sementara akhlak dibangun melalui pelaksanaan ibadah yang konsisten.

“Jangan kalah dengan pencuri, karena pencuri saja bisa sabar,” ucapnya, menyampaikan pesan reflektif kepada mahasiswa.

Ia juga menekankan empat etos kerja Islami yang perlu diterapkan mahasiswa, yakni kerja keras (al-jiddiyah), kerja cerdas (al-fahmu wal hikmah), kerja tuntas (al-itqan), dan kerja ikhlas.

Melalui kegiatan ini, UM Kuningan berharap mahasiswa mampu tampil sebagai duta kampus yang berintegritas, berakhlak baik, dan profesional selama menjalani PKL dan magang.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *