Scroll untuk baca artikel
Politik

PSI Kehendaki PDAU Kuningan Digubah Macam ‘Holding Company’ Demi Dongkrak PAD

×

PSI Kehendaki PDAU Kuningan Digubah Macam ‘Holding Company’ Demi Dongkrak PAD

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD PSI Kabupaten Kuningan, Asep Susan Sonjaya Suparman (Asep Papay).
Ketua DPD PSI Kabupaten Kuningan, Asep Susan Sonjaya Suparman (Asep Papay).

DIALEKTIKA KUNINGAN — Ketua DPD PSI Kabupaten Kuningan, Asep Susan Sonjaya Suparman (Asep Papay), Selasa 11 November 2025, menyuarakan pandangan tajam mengenai pengelolaan PDAU, menekankan bahwa penguatan tata kelola adalah kunci peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Asep Papay mendesak agar Bupati sebagai pemegang kewenangan membina PDAU Kuningan, mengelola perusahaan daerah ini secara lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada kinerja nyata.

PSI secara spesifik mengusulkan agar PDAU Kuningan direstrukturisasi total, yaitu dengan mengubah modelnya menjadi “Holding Company” yang memiliki struktur pengurus inti sangat ramping namun berkemampuan luar biasa.

Ia menegaskan, pengurus inti (cukup 2-3 orang) harus punya kapasitas manajerial, rekam jejak, modal finansial, dan jaringan bisnis kuat, karena komposisi pegawai yang gemuk saat ini justru menghabiskan modal hanya untuk gaji.

Baca Juga:  Akhirnya TNGC Dipukul KO Oleh Gubernur Jawa Barat KDM

Dengan model holding company, Asep Papay yakin setiap modal yang disuntikkan ke unit usaha akan lebih akuntabel dan mampu menghasilkan PAD yang jauh lebih maksimal bagi Kuningan.

Menurutnya, selama ini PDAU Kuningan terjebak pola birokratis yang kaku, sementara model holding dengan pengurus profesional diyakini akan lebih fleksibel, membuka peluang kerja sama strategis, dan meningkatkan efisiensi.

Intinya, PDAU Kuningan harus berfungsi sebagai mesin ekonomi daerah, bukan sekadar lembaga administratif, untuk menjamin peningkatan PAD yang nyata guna mendukung pembangunan Kabupaten Kuningan.

Usulan PSI Kuningan ini ditegaskan sebagai bentuk kontribusi nyata dan konstruktif partai untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah agar lebih mandiri secara ekonomi.***

Baca Juga:  Visi Kuningan Melesat: Dian-Tuti Pimpin Kabupaten Kuningan 2025-2030

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *