Scroll untuk baca artikel
Politik

Gas Pol ke Makassar, PSI Kuningan Siap Kawal Strategi Pemenangan Pemilu 2029

×

Gas Pol ke Makassar, PSI Kuningan Siap Kawal Strategi Pemenangan Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD PSI Kabupaten Kuningan, Asep Susan Sonjaya Suparman (Asep Papay).
Ketua DPD PSI Kabupaten Kuningan, Asep Susan Sonjaya Suparman (Asep Papay).

DIALEKTIKA KUNINGAN — Menjelang gelaran Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Makassar, DPD PSI Kabupaten Kuningan menyatakan sudah siap tempur dan berkomitmen penuh menyukseskan agenda besar tersebut.

Keseriusan ini dibuktikan dengan keberangkatan langsung Ketua DPD PSI Kuningan, Asep S. Sonjaya Suparman atau yang akrab disapa Asep Papay, bersama Wakil Ketuanya, Erna Suherna alias Bang Suhe.

Langkah ini diambil untuk memastikan struktur partai di daerah benar-benar mengawal arah kebijakan dan strategi pusat demi masa depan partai ke depan.

“Rakernas di Makassar sendiri menjadi momen krusial bagi seluruh pengurus DPD se-Indonesia untuk memperkuat barisan dan menyamakan persepsi perjuangan politik mereka,” kata Papay, Senin 26 Januari 2026.

Baca Juga:  THL Nunggak, Pencanangan Kuningan sebagai Kabupaten Pendidikan ternodai! Apakah Penyalahgunaan Kewenangan atau Bahkan Dikorupsi?

Dituturkan dia, forum tersebut juga jadi ajang pemanasan untuk mematangkan langkah konkret agar PSI bisa menembus posisi tiga besar nasional pada Pemilu 2029 mendatang.

Dari sisi daerah, PSI Kuningan menegaskan bakal menjalankan seluruh instruksi hasil Rakernas secara disiplin dan mulai fokus memperkuat basis massa di akar rumput.

DPD PSI Kabupaten Kuningan menegaskan komitmennya untuk menjalankan setiap keputusan Rakernas secara disiplin dan terukur.

Fokus utama diarahkan pada penguatan kerja politik di tingkat akar rumput dan konsistensi menghadirkan praktik politik yang bersih dan rasional.

PSI Kuningan juga menyatakan kesiapan menjadi bagian dari upaya memperluas basis dukungan publik di daerah.

Dengan soliditas struktur dan militansi kader, PSI optimistis mampu menjawab ekspektasi masyarakat dan memperkuat posisinya sebagai alternatif politik ke depan.***

Baca Juga:  Mediamorfosis vs Hegemoni: Strategi Resiliensi EEAT Media Melawan Kontrol Oligarki Algoritma

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *