Scroll untuk baca artikel
PendidikanTech

UM Kuningan Percepat Langkah Inovasi, IPB University Jadi Mitra Strategis

×

UM Kuningan Percepat Langkah Inovasi, IPB University Jadi Mitra Strategis

Sebarkan artikel ini
UM Kuningan menjalin kerja sama dengan IPB University untuk penguatan tridharma, riset terapan, dan pengembangan inkubator bisnis kampus.
UM Kuningan menjalin kerja sama dengan IPB University untuk penguatan tridharma, riset terapan, dan pengembangan inkubator bisnis kampus.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Universitas Muhammadiyah Kuningan mulai memperluas jejaring akademiknya dengan menggandeng IPB University melalui penandatanganan nota kesepahaman yang menitikberatkan pada penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kerja sama itu diteken langsung oleh Rektor UM Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc., bersama Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan Slamet, STP., M.Si., dalam agenda yang menyoroti pentingnya kolaborasi antarkampus di tengah tuntutan inovasi pendidikan tinggi.

Bagi Universitas Muhammadiyah Kuningan, kesepakatan ini bukan sekadar kerja sama administratif, melainkan bagian dari upaya memperkuat arah kampus sebagai perguruan tinggi berbasis technopreneurship dengan pijakan nilai-nilai Islam.

Rektor UM Kuningan menyebut, perluasan jaringan akademik menjadi langkah yang dibutuhkan agar mutu pelaksanaan tridharma perguruan tinggi berjalan lebih kuat dan relevan dengan kebutuhan zaman.

“Universitas Muhammadiyah Kuningan ingin menyerap praktik terbaik dari IPB, terutama dalam pengembangan inovasi kampus dan kewirausahaan berbasis teknologi,” ungkap Wawang.

Dalam rangkaian agenda yang sama, rombongan UM Kuningan juga meninjau fasilitas Science Techno Park milik IPB sebagai bagian dari studi tiru untuk menyiapkan inkubator bisnis kampus.

Langkah itu dipandang penting karena UM Kuningan tengah menyiapkan ruang pembinaan wirausaha muda berbasis teknologi yang nantinya diharapkan lahir dari lingkungan kampus.

Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menyambut kerja sama tersebut dan menilai sinergi antarlembaga pendidikan tinggi perlu diperkuat agar riset dan inovasi tidak berhenti di ruang akademik.

“Pengalaman IPB dalam pengelolaan Science Techno Park maupun inkubator bisnis terbuka untuk dibagikan sebagai bagian dari pengembangan bersama,” ucapnya.

Sejumlah pimpinan UM Kuningan ikut hadir dalam agenda itu, mulai dari unsur kelembagaan, penelitian, hingga dekan fakultas yang terlibat dalam penguatan program lanjutan.

Lewat kerja sama ini, Universitas Muhammadiyah Kuningan berharap pengembangan ekosistem inovasi kampus bisa bergerak lebih cepat, sekaligus memperbesar kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *