Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

TRAGEDI 120 RIBU KORBAN: Terungkap, Hari Kesehatan Nasional Lahir dari Sejarah Perang Melawan Wabah Malaria

×

TRAGEDI 120 RIBU KORBAN: Terungkap, Hari Kesehatan Nasional Lahir dari Sejarah Perang Melawan Wabah Malaria

Sebarkan artikel ini
Logo Hari Kesehatan 2025
Logo Hari Kesehatan 2025.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Setiap 12 November, Indonesia merayakan Hari Kesehatan Nasional (HKN). Namun, banyak yang tak tahu jika ada sejarah heroik di balik penetapan tanggal ini.

HKN sejatinya lahir dari perjuangan panjang bangsa melawan wabah malaria yang mematikan. Peringatan ini didedikasikan untuk mengenang sukses besar program pemberantasan malaria nasional.

Pada era 1950-an, malaria menyebar ganas dan menelan korban jiwa di berbagai daerah. Situasi ini mengancam pembangunan negara yang baru merdeka.

Bukan main-main, lebih dari 30 juta orang terinfeksi dan 120 ribu jiwa meninggal setiap tahunnya. Kondisi genting ini memaksa pemerintah membentuk lembaga khusus.

Akhirnya, pada 1959 pemerintah membentuk Dinas Pembasmian Malaria. Lembaga ini kemudian berkembang menjadi KOPEM (Komando Operasi Pembasmian Malaria) pada 1963 sebagai komando nasional.

Baca Juga:  Apa itu Super Flu, Influenza A H3N2 Subclade K: Benarkah Bakal Jadi Pandemi Baru di 2026?

Program perang total dijalankan melalui penyemprotan massal DDT dan pemberian obat kina. Rawa serta genangan air dikeringkan untuk membunuh sarang nyamuk Anopheles.

Indonesia juga menggandeng WHO dan USAID untuk memperkuat pelatihan, logistik, dan teknologi penyemprotan. Bantuan internasional ini mempercepat efektivitas program di lapangan.

Momen puncaknya terjadi saat Presiden Soekarno memulai penyemprotan simbolis DDT di Kalasan, Yogyakarta, pada 12 November 1959. Aksi ini menjadi tonggak sejarah perjuangan nasional melawan malaria.

Hanya dalam lima tahun, program ini berhasil melindungi puluhan juta warga. Keberhasilan fenomenal inilah yang melahirkan penetapan HKN pada tanggal yang sama.

Kini di tahun 2025, peringatan HKN ke-61 mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”. Tema ini menegaskan bahwa kesehatan adalah fondasi utama bangsa.

Baca Juga:  Kemenpora Gelar Apel Pagi, Sesdep Mulyani Tekankan Pentingnya Disiplin dan Loyalitas ASN di Tengah Efisiensi Anggaran

Peringatan HKN bukan sekadar seremoni. Ini adalah ajang refleksi untuk terus mendorong pola hidup sehat dan memperkuat sistem kesehatan nasional.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *