Scroll untuk baca artikel
Berita

Sinkhole Putuskan Akses Jembatan Cibungkan di Kuningan: Gorong-gorong Amblas 6 Meter!

×

Sinkhole Putuskan Akses Jembatan Cibungkan di Kuningan: Gorong-gorong Amblas 6 Meter!

Sebarkan artikel ini
Jalan Ciawigebang-Cihaur terputus akibat sinkhole sedalam 4 meter di Karangkamulyan, Kabupaten Kuningan. Cek rute alternatifnya di sini!
Jalan Ciawigebang-Cihaur terputus akibat sinkhole sedalam 4 meter di Karangkamulyan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, (26/2/2026).

DIALEKTIKA KUNINGAN — Hujan yang turun sejak siang hingga sore, Kamis (26/2/2026), memicu peristiwa tanah amblas atau ‘sinkhole’ di wilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Laporan BPBD Kabupaten Kuningan, mencatat kejadian itu terjadi sekitar pukul 16.27 WIB.

Informasi awal diterima petugas BPBD pada pukul 19.15 WIB di hari yang sama. Update kaji cepat terakhir disampaikan Jumat (27/2/2026) pukul 11.55 WIB.

Lokasi amblas berada di Dusun Pasir Tengah RT 001 RW 001, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Ciawigebang. Titiknya berada di jalur penghubung Ciawigebang – Cihaur.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun gorong-gorong Jembatan Cibungkan yang menjadi akses jalan kabupaten amblas hingga badan jalan ikut tergerus dan terputus total.

BPBD Kabupaten Kuningan mencatat diameter amblas pada gorong-gorong mencapai sekitar 6 meter dengan panjang 4 meter dan tinggi 4 meter. Sementara badan jalan kabupaten yang terputus memiliki panjang sekitar 3 meter dengan lebar dan kedalaman masing-masing 4 meter.

Kronologi peristiwa sinkhole ini bermula saat hujan dengan intensitas ringan hingga lebat mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 14.00 WIB sampai 16.00 WIB.

Kondisi tanah di sekitar jembatan yang sudah labil tak mampu menahan gerusan air hingga akhirnya ambles dan tak bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Begitu menerima laporan, aparat desa berkoordinasi dengan pihak kecamatan, TNI, Polri, Dinas PU, serta BPBD Kuningan. Tim assessment dari BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan dan kaji cepat.

Warga bersama aparat desa juga bergerak cepat. Mereka memasang rambu-rambu peringatan dan menutup sementara akses bagi kendaraan roda empat demi mencegah risiko lanjutan.

Untuk sementara, perbaikan gorong-gorong dan jembatan menjadi kebutuhan mendesak. Akses utama masih belum bisa dilalui kendaraan.

BPBD menyebut kondisi cuaca terkini berawan. Pengguna jalan dari arah Cihaur maupun Ciawigebang diarahkan memutar melalui Dusun Babakan, Desa Ciawilor, Kecamatan Ciawigebang.

BPBD Kabupaten Kuningan memastikan perkembangan lanjutan akan disampaikan kembali apabila ada perubahan situasi di lapangan.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *