Scroll untuk baca artikel
BeritaSosial

Reuni Berujung Aksi Sosial, Alumni SMAN 1 Cilimus ’87 Ringankan Beban Orangtua Siswa

×

Reuni Berujung Aksi Sosial, Alumni SMAN 1 Cilimus ’87 Ringankan Beban Orangtua Siswa

Sebarkan artikel ini
Alumni SMAN 1 Cilimus Angkatan ’87 menggelar santunan dan bantuan seragam bagi siswa serta membangun jejaring alumni.
Alumni SMAN 1 Cilimus Angkatan ’87 menggelar santunan dan bantuan seragam bagi siswa serta membangun jejaring alumni.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Sejumlah siswa tampak sumringah saat menerima bantuan seragam dan santunan dari Alumni SMAN 1 Cilimus Angkatan 1987 yang kembali datang ke sekolah membawa kepedulian untuk almamaternya.

Bantuan itu diberikan kepada siswa, orangtua siswa, hingga warga sekitar yang dinilai membutuhkan uluran tangan, Senin (18/5/2026).

Kepala SMAN 1 Cilimus, Heri Purnomo, menilai perhatian para alumni menjadi bukti hubungan dengan sekolah tetap terjaga meski telah lama lulus.

Menurutnya, bantuan perlengkapan sekolah sangat berarti bagi keluarga siswa yang tengah menghadapi kebutuhan pendidikan anak.

“Alhamdulillah, ini sangat membantu dan menjadi bentuk perhatian alumni kepada adik-adiknya,” ujar Heri.

Harapan agar gerakan serupa diikuti angkatan lain juga mengemuka, terutama alumni muda yang mulai memiliki kesempatan berkontribusi kepada sekolah.

Pihak sekolah selama ini rutin menghadirkan alumni untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada siswa yang sedang menyiapkan masa depan setelah lulus.

Cerita perjalanan hidup para alumni dianggap mampu membuka wawasan siswa tentang dunia kuliah maupun pekerjaan.

Ketua Komite Alumni SMAN 1 Cilimus Angkatan 1987, H. Sholehuddin, mengatakan kegiatan sosial tersebut lahir dari kebersamaan para alumni saat reuni beberapa waktu lalu.

Pertemuan itu kemudian berkembang menjadi gerakan kepedulian untuk membantu keluarga besar sekolah.

Tak hanya fokus pada santunan, para alumni juga mulai merancang jaringan antarlulusan yang tersebar berbagai kota.

Langkah itu dipersiapkan untuk membantu siswa yang akan merantau agar memiliki tempat bertanya dan lingkungan yang bisa memberi pendampingan.

Sekretaris Alumni Smanecis, H. Tri Suknaedi, mengaku memahami kegelisahan anak muda yang baru pertama kali hidup jauh dari orangtua.

Pengalaman pribadi saat merantau membuatnya sadar pentingnya memiliki orang yang bisa ditemui ketika menghadapi kesulitan di kota lain.

“Kadang yang dicari bukan bantuan besar, tapi ada orang yang bisa dijadikan tempat cerita,” katanya.

Jejaring alumni nantinya akan difungsikan sebagai pusat informasi, mulai dari rekomendasi tempat tinggal, kampus, hingga peluang pekerjaan.

Keberadaan alumni senior juga diharapkan bisa menjadi pengarah bagi adik kelas agar tetap berada lingkungan yang positif selama merantau.

Kegiatan santunan itu akhirnya menjadi lebih dari sekadar aksi sosial, melainkan upaya menjaga rasa kekeluargaan antargenerasi alumni SMAN 1 Cilimus.

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *