Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Media Gathering 2026, Uniku Perkuat Ekosistem Kolaborasi Pendidikan dan Informasi

×

Media Gathering 2026, Uniku Perkuat Ekosistem Kolaborasi Pendidikan dan Informasi

Sebarkan artikel ini
Universitas Kuningan (Uniku) gelar Media Gathering 2026, tegaskan sinergi kampus dan media untuk daya saing global mahasiswa.
Universitas Kuningan (Uniku) gelar Media Gathering 2026, tegaskan sinergi kampus dan media untuk daya saing global mahasiswa.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Universitas Kuningan (Uniku) menyelenggarakan Media Gathering 2026 di D’Jons Family Cafe, Jumat (13/2/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat relasi kelembagaan dengan insan pers.

Kegiatan tersebut dirancang bukan sekadar forum silaturahmi, melainkan sebagai ruang pertukaran gagasan mengenai peran strategis pendidikan tinggi dan media dalam lanskap pembangunan kontemporer.

Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK), Prof. Dr. Eeng Ahman, M.S., menyampaikan apresiasi atas kontribusi media dalam mendiseminasikan berbagai capaian dan dinamika institusi.

Ia menegaskan bahwa hubungan kampus dan media perlu diposisikan dalam kerangka kolaborasi jangka panjang yang saling menguatkan.

Dalam perspektifnya, paradigma pentahelix menjadi pendekatan yang relevan di era globalisasi karena menempatkan akademisi dan media sebagai aktor kunci dalam proses produksi dan distribusi pengetahuan.

Perguruan tinggi berperan sebagai pusat pengembangan ilmu, sementara media menjalankan fungsi mediasi informasi kepada publik secara luas.

Baca Juga:  UNIKU Produktif dalam Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2025, Diganjar Penghargaan

Sinergi keduanya, menurut Prof. Eeng, berkontribusi pada pembangunan berbasis pengetahuan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Ia berharap pola kemitraan yang telah terjalin dapat terus diperluas, baik dalam konteks publikasi maupun penguatan literasi masyarakat.

Rektor Uniku, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa media merupakan mitra strategis dalam tata kelola komunikasi institusi.

Ia memandang keterbukaan informasi sebagai bagian integral dari akuntabilitas perguruan tinggi kepada masyarakat.

Beragam program akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, menurutnya, perlu dipublikasikan secara proporsional agar dapat diakses dan dipahami secara komprehensif.

Diseminasi informasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada aspek promosi, melainkan berfungsi sebagai instrumen edukatif bagi calon mahasiswa dan pemangku kepentingan lainnya.

Anna juga menekankan dimensi tanggung jawab moral perguruan tinggi terhadap amanah orang tua yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya.

Baca Juga:  Pawai Obor dan Lampion, Tradisi yang Terus Bersemi pada Malam Jelang Hari Kemerdekaan di Kuningan

Karena itu, Uniku berupaya memastikan proses pembelajaran berjalan selaras dengan penguatan kompetensi dan karakter mahasiswa.

Ia menyebut sejumlah alumni telah berkiprah pada perusahaan multinasional serta institusi berskala internasional.

Capaian tersebut dinilai sebagai indikator kualitas lulusan sekaligus parameter dalam penilaian akreditasi institusi.

Untuk memperluas daya saing, Uniku terus mengembangkan jejaring kerja sama internasional guna membuka akses mahasiswa terhadap pengalaman global.

Inisiatif tersebut diarahkan pada penguatan kapasitas akademik dan peningkatan eksposur terhadap praktik terbaik di tingkat internasional.

Dalam konteks regional, Anna mengungkapkan bahwa Uniku termasuk perguruan tinggi di Jawa Barat yang memperoleh pengakuan melalui capaian riset.

Pada tahun sebelumnya, Uniku menempati peringkat ketiga penerima hibah penelitian di Jawa Barat, melampaui sejumlah perguruan tinggi di kota besar.

Baca Juga:  200 Link Twibbon Hari Pendidikan Nasional 2024, Cara Membuat Kartu Ucapan Modern Praktis Keren Dipasang di WA & Medsos

Pencapaian ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan tinggi berbasis daerah memiliki potensi kompetitif yang signifikan apabila didukung tata kelola dan kolaborasi yang efektif.

Melalui Media Gathering 2026, Uniku menegaskan komitmennya membangun ekosistem komunikasi yang konstruktif bersama media.

Langkah tersebut diharapkan memperkuat posisi Uniku sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada daya saing global.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *