Scroll untuk baca artikel
BeritaSosial

70 Batang Bambu Menimpa Masjid Pesantren Darunnajah di Kalapagunung, Damkar Kuningan Turun Tangan!

×

70 Batang Bambu Menimpa Masjid Pesantren Darunnajah di Kalapagunung, Damkar Kuningan Turun Tangan!

Sebarkan artikel ini
Angin kencang merobohkan 70 batang bambu yang menimpa atap Masjid Pesantren Darunnajah Kalapagunung, Damkar Kuningan bergerak cepat, (24/1/2026).
Angin kencang merobohkan 70 batang bambu yang menimpa atap Masjid Pesantren Darunnajah Kalapagunung, Damkar Kuningan bergerak cepat, (24/1/2026).

DIALEKTIKA KUNINGAN — Cuaca ekstrem angin kencang yang melanda wilayah Desa Kalapagunung, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sabtu siang (24/1/2026).

Peristiwa ini menyebabkan satu dapur pohon bambu Bitung roboh dan menimpa atap Masjid Pondok Pesantren Darunnajah di Dusun Puhun.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, saat angin bertiup cukup kuat hingga merobohkan sekitar 70 batang bambu yang berada di sekitar area pesantren.

Warga sempat berupaya menangani secara mandiri, namun kesulitan menebang dan membersihkan bambu karena posisinya menimpa langsung bagian atap masjid.

Merasa situasi berisiko, pelapor bernama Yusup kemudian menghubungi call center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan pada pukul 14.45 WIB untuk meminta bantuan penanganan.

Baca Juga:  PERSIB Menang Lagi! Pergantian Pemain yang Dilakukan Bojan Hodak Tepat Sasaran, Malut United tak Berdaya Dihujam 2 Gol

Tak lama berselang, lima petugas piket regu 1 diberangkatkan ke lokasi pada pukul 14.50 WIB dan tiba sekitar pukul 15.20 WIB.

Petugas Damkar Kuningan langsung melakukan penebangan dan pembersihan bambu Bitung yang menimpa bangunan masjid dengan peralatan khusus.

Proses penanganan berlangsung cukup hati-hati mengingat atap masjid menggunakan bahan alderon dan bukan beton, sehingga rawan rusak jika salah langkah.

Selain itu, petugas Damkar Kuningan harus bekerja dari ketinggian sekitar enam meter dengan pijakan terbatas di tepi dinding bangunan masjid.

Meski menghadapi kendala teknis di lapangan, seluruh bambu berhasil dibersihkan dan penanganan selesai sekitar pukul 18.00 WIB atau dalam waktu kurang lebih dua jam 40 menit.

Baca Juga:  Menpora dan Mendes PDT Teken Nota Kesepahaman untuk Sinergitas Program Kepemudaan & Keolahragaan Daerah Tertinggal

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam kejadian tersebut, dan kondisi masjid berhasil diamankan dari potensi kebocoran yang lebih parah.

Petugas menyebut, jika tidak segera ditangani, timbunan bambu berpotensi merusak atap masjid dan membahayakan aktivitas ibadah.

Damkar Kuningan mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika terjadi kondisi darurat kebakaran atau penyelamatan melalui call center 0232 871113 atau 081322698881.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *