Scroll untuk baca artikel
Politik

Kepengurusan Baru PKB Kuningan: Kombinasi Figur Lama dan Energi Generasi Muda

×

Kepengurusan Baru PKB Kuningan: Kombinasi Figur Lama dan Energi Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
Ujang Kosasih kembali dipercaya memimpin PKB Kuningan periode 2026-2031 dengan fokus regenerasi dan target Pemilu 2029.
Ujang Kosasih kembali dipercaya memimpin PKB Kuningan periode 2026-2031 dengan fokus regenerasi dan target Pemilu 2029.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Genap lima periode menakhodai Partai Kebangkitan Bangsa di Kabupaten Kuningan, politisi senior H. Ujang Kosasih kini mengemban misi besar meracik dream team bermateri mayoritas kader muda demi membidik target juara pada Pemilu 2029 mendatang.

Dinamika politik di tubuh Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Kuningan kini resmi memasuki babak baru yang cukup krusial.

Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB kembali menjatuhkan pilihan serta memberikan mandat penuh kepada H. Ujang Kosasih untuk memimpin partai untuk periode 2026-2031.

Pengumuman kepengurusan baru tersebut disampaikan secara resmi lewat rapat virtual yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid, bersamaan dengan restrukturisasi DPC se-Indonesia.

Langkah politik ini sekaligus mempertegas posisi serta besarnya kepercayaan pusat terhadap ketokohan Ujang Kosasih yang selama ini menjadi salah satu figur sentral PKB di Tatar Galuh Kuningan.

Komposisi elite struktural kali ini menempatkan Drs. H. Ujang Kosasih, M.Si., sebagai Ketua Tanfidz, didampingi Rasdi, S.Pd., selaku Sekretaris, dan Iyan Ahmad Fauzi, S.Kom., yang memegang kendali posisi Bendahara.

Merespons turunnya surat keputusan tersebut, Ujang langsung menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas amanah besar yang kembali ditaruh di pundaknya.

“Pertama kami menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada DPP PKB yang kembali memberikan kepercayaan kepada kami untuk memimpin DPC PKB Kabupaten Kuningan,” tuturnya, Kamis 11 Juni 2026.

Formasi kepengurusan hasil Musyawarah Cabang (Muscab) kali ini diakui Ujang memiliki warna yang jauh lebih segar karena dihuni oleh banyak kader muda potensial.

Keterlibatan aktif generasi muda, baik laki-laki maupun perempuan, dinilai bakal menjadi modal penting untuk mempercepat proses regenerasi sekaligus memperkuat basis organisasi.

Langkah taktis yang akan segera diambil setelah fisik Surat Keputusan (SK) diterima adalah menggelar konsolidasi internal secara menyeluruh guna menyatukan visi perjuangan.

Ujang memaparkan bahwa langkah awal ini sangat mendesak mengingat kepengurusan baru ini didominasi anak-anak muda di bawah usia 35 tahun, sehingga “Mereka harus disiapkan menjadi kader-kader yang mampu membawa PKB lebih maju.”

Nakhoda baru tapi stok lama ini menegaskan kepengurusan periode lima tahun ke depan sengaja didesain dengan semangat membentuk tim impian (dream team) sebagai motor penggerak partai.

Target untuk menjadikan PKB sebagai pemenang pemilu dan kekuatan politik utama di Kabupaten Kuningan disebutnya bukan sekadar angan-angan tanpa dasar yang jelas.

Kekuatan nyata dari restu para kiai, soliditas kader, serta gerakan konsolidasi yang masif hingga tingkat akar rumput membuat target kemenangan tersebut sangat realistis untuk dikejar.

“Insya Allah dengan perjuangan bersama, doa para kiai, dan konsolidasi yang kuat baik internal maupun eksternal, cita-cita menjadi pemenang Pemilu 2029 bukan sesuatu yang berlebihan,” kata Ujang dengan nada optimis.

Harapan besar sengaja digantungkan kepada pundak para kader muda yang kini mulai diberikan panggung strategis di dalam struktur kepengurusan partai.

Mereka diproyeksikan menjadi generasi penerus tangguh yang berkewajiban menjaga sekaligus mendongkrak capaian politik PKB pada kontestasi-kontestasi politik ke depan.

Catatan menarik tersendiri membayangi pelantikan ini, sebab momentum ini menandai masa kepemimpinan kelima kalinya bagi Ujang Kosasih di jajaran top eksekutif PKB Kuningan.

Meskipun kembali terpilih, ia menjamin proses kaderisasi di internal partai tidak akan tersumbat dan justru menjadi perhatian utamanya saat ini.

Sambil melempar analogi menarik, ia menyamakan posisinya dengan capaian klub sepak bola kebanggaan Jawa Barat, “Kalau diibaratkan Persib sudah punya lima bintang, saya juga sudah lima kali memimpin.” Melalui modal lima periode tersebut, ia bertekad melahirkan calon pemimpin masa depan yang siap melanjutkan estafet perjuangan partai.

Agenda terdekat untuk menyelaraskan persepsi seluruh jajaran pengurus baru adalah dengan segera menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab).

Penguatan struktur partai dari tingkat kecamatan hingga level ranting dan anak ranting di desa-desa dipastikan menjadi prioritas, seiring persiapan Pemilu 2029 yang sengaja dihangatkan sejak dini.

“Kami terus mempersiapkan pencalegan dini yang sebenarnya sudah berjalan beberapa tahun terakhir,” pungkas Ujang, seraya menambahkan bahwa DPC juga akan menyukseskan berbagai agenda strategis dari DPW dan DPP demi mendekatkan PKB kepada masyarakat luas.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *