Scroll untuk baca artikel
Politik

Musda Golkar Jabar 2026 Masuk Fase Tegang: Ahmad Hidayat Goyang Dominasi Status Quo Partai Beringin Jawa Barat!

×

Musda Golkar Jabar 2026 Masuk Fase Tegang: Ahmad Hidayat Goyang Dominasi Status Quo Partai Beringin Jawa Barat!

Sebarkan artikel ini
Ahmad Hidayat daftar calon Ketua Golkar Jawa Barat. Klaim didukung 16 DPD dan sayap partai, siap dobrak stagnasi di Musda Golkar Jabar 2026.
Ahmad Hidayat daftar calon Ketua Golkar Jawa Barat. Klaim didukung 16 DPD dan sayap partai, siap dobrak stagnasi di Musda Golkar Jabar 2026.

DIALEKTIKA — Peta persaingan memperebutkan kursi Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat mendadak memanas dan sulit ditebak.

Ahmad Hidayat resmi mengembalikan formulir pencalonan pada Rabu malam (1/4/2026), dengan membawa gerbong dukungan yang cukup besar.

Langkah politiknya di Musda Golkar Jabar 2026 ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena ia mengklaim telah mengantongi 16 DPD tingkat II.

Selain kekuatan daerah, enam organisasi sayap partai juga disebut-sebut sudah merapat dalam barisan pendukungnya.

Kondisi ini langsung menempatkan sosok Ahmad Hidayat sebagai figur yang sangat diperhitungkan dalam bursa pencalonan Ketua DPD di Musda Golkar Jabar 2026 nanti.

Saat tiba di lokasi pendaftaran, ia tampak dikawal ketat oleh tim sukses dan elemen organisasi partai yang terlihat sangat solid.

Kehadiran massa pendukung ini seolah mengirim pesan bahwa pencalonannya sudah matang melalui konsolidasi panjang.

Di hadapan Steering Committee, Ahmad yang juga dikenal sebagai Ketua Pengprov Wushu Jabar ini menegaskan bahwa proses ini lebih dari sekadar urusan administratif.

Ia memandang forum Musda Golkar Jabar 2026 harus menjadi momentum pembuka babak baru bagi internal Beringin di Jawa Barat.

Ahmad menilai kebutuhan akan pembaruan di tubuh partai sudah tidak bisa ditunda lagi untuk menghadapi tantangan politik ke depan.

Dukungan dari organisasi besar seperti Kosgoro 1957, AMPG, hingga AMPI kini menjadi fondasi utama gerakannya.

Tak hanya mengandalkan dukungan formal, tim pemenangannya dikabarkan mulai menyiapkan strategi gerilya untuk menjaga suara.

Musda Golkar Jabar 2026 diprediksi bakal menjadi pembuktian apakah pola lama di Golkar Jabar masih akan bertahan atau justru mulai tumbang.

Berbekal pengalaman dua periode di legislatif, Ahmad menawarkan modal politik yang nyata untuk meyakinkan para pemilik suara.

“Sudah saatnya saya memberi kontribusi lebih besar kepada partai melalui kerja yang konkret,” tegasnya.

Dengan komposisi dukungan yang mulai terbuka lebar, tensi internal partai diprediksi akan bergerak liar dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *