Scroll untuk baca artikel
Persib

Teja Paku Alam Tembus ‘Club 100’: Sejarah Baru di Persib Bandung

×

Teja Paku Alam Tembus ‘Club 100’: Sejarah Baru di Persib Bandung

Sebarkan artikel ini
Teja Paku Alam resmi masuk daftar 100 penampilan bersama Persib. Simak perjalanannya dan ambisi raih gelar juara tiga musim beruntun.
Teja Paku Alam resmi masuk daftar 100 penampilan bersama Persib. Simak perjalanannya dan ambisi raih gelar juara tiga musim beruntun.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Sejarah baru saja dipahat oleh Teja Paku Alam dalam perjalanannya bersama Persib Bandung. Penjaga gawang kelahiran Padang tersebut resmi menggenapi penampilannya yang ke-100 di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanah Air, sekaligus menahbiskan diri sebagai pemain ke-16 yang masuk dalam deretan elite “Club 100” Maung Bandung sejak era Liga Super Indonesia.

Apresiasi atas loyalitas tersebut diserahkan langsung oleh Manajer Persib, Umuh Muchtar, melalui seremoni penyerahan jersei bernomor punggung 100 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (4/5/2026), sesaat sebelum laga kontra PSIM Yogyakarta dimulai.

Bagi Teja, pencapaian ini bukan sekadar angka statistik, melainkan pelecut semangat untuk terus memberikan kontribusi maksimal dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan kompetitif.

Di jajaran skuat saat ini, Teja menyusul jejak rekan-rekannya seperti Marc Klok, Beckham Putra Nugraha, Dedi Kusnandar, Achmad Jufriyanto, hingga sang pendahulu di bawah mistar, I Made Wirawan. Mengingat Teja kini hanya berselisih 27 pertandingan dari catatan penampilan Made, peluangnya untuk melampaui rekor sang senior sebagai kiper dengan penampilan terbanyak masih terbuka lebar.

Meski demikian, Teja memilih bersikap realistis dan tidak ingin terbebani oleh target individu, mengingat keputusan untuk menurunkan pemain sepenuhnya merupakan wewenang pelatih.

Ketimbang memikirkan rekor pribadi, pemain yang mulai berseragam biru sejak musim 2020 ini menegaskan fokusnya tetap tertuju pada target kolektif tim, yakni menjaga momentum untuk meraih gelar juara tiga musim berturut-turut atau threepeat.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *