Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Babak Baru PK IMM Ibnu Sina: Wajah Baru dan Semangat Progresif di Kampus UM Kuningan

×

Babak Baru PK IMM Ibnu Sina: Wajah Baru dan Semangat Progresif di Kampus UM Kuningan

Sebarkan artikel ini
PK IMM Ibnu Sina resmi lahir di UM Kuningan lewat Musykom VII. Cek sosok nahkoda baru dan misi besar mereka untuk kader progresif!
PK IMM Ibnu Sina resmi lahir di UM Kuningan lewat Musykom VII. Cek sosok nahkoda baru dan misi besar mereka untuk kader progresif!

DIALEKTIKA KUNINGAN — Geliat organisasi di lingkungan Fakultas Farmasi Kesehatan dan Sains Universitas Muhammadiyah Kuningan baru saja mencapai puncaknya lewat gelaran Musyawarah Komisariat (Musykom) ke-VII, Jumat (3/4/2026).

Mengangkat tema revitalisasi kepemimpinan, Musykom VII PK IMM UM Kuningan jadi komitmen besar para kader untuk memperkuat arah gerak organisasi ke depan.

Musykom VII PK IMM UM Kuningan kali ini bukan sekadar rutinitas laporan pertanggungjawaban, tapi menjadi ruang evaluasi total bagi perjalanan kepengurusan sebelumnya.

Forum yang berlangsung demokratis di hadapan para kader ini hidup dengan dialektika dan pertukaran gagasan demi kemajuan IMM.

Satu hal yang paling mencuri perhatian adalah keputusan besar untuk mengubah identitas organisasi secara resmi.

Nama PK IMM FFKS kini telah ditinggalkan dan berganti menjadi PK IMM Ibnu Sina sebagai representasi semangat intelektualitas dan keilmuan yang lebih mendalam.

Perubahan nama ini diharapkan tak hanya jadi simbol, tapi juga memicu semangat baru bagi para kader dalam mengembangkan nilai-nilai perjuangan organisasi.

dentitas “Ibnu Sina” dipilih karena dianggap mampu mencerminkan karakter mahasiswa kesehatan yang berintegritas tinggi.

Tak hanya soal nama, Musykom VII PK IMM UM Kuningan juga telah menetapkan sosok nahkoda baru yang akan memimpin perjalanan PK IMM Ibnu Sina satu periode ke depan. Melalui proses musyawarah yang cukup panjang, Raka Hajimul Hilmi resmi terpilih menduduki kursi Ketua Umum.

Dalam sambutan perdanyanya, Raka menegaskan bahwa amanah yang ia pikul saat ini bukanlah sekadar jabatan struktural biasa. Ia memandang tugas ini sebagai tanggung jawab besar untuk membawa IMM lebih inovatif dalam merespons tantangan zaman.

Raka pun langsung mengajak seluruh jajaran kader untuk bergerak bersama dan menjaga nilai-nilai dasar perjuangan organisasi. Baginya, masa depan IMM yang lebih baik hanya bisa dicapai jika semua elemen mampu menjaga integritas dalam setiap langkah.

Di sisi lain, Mona Amalia Agustina selaku Ketua Umum periode sebelumnya turut menitipkan pesan emosional bagi para penerusnya. Ia berharap estafet perjuangan ini dilanjutkan dengan semangat yang lebih membara dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Mona menginginkan IMM tetap konsisten menjadi ruang belajar yang sehat bagi mahasiswa untuk menempa diri dan berproses. Kontribusi nyata bagi umat dan bangsa harus tetap menjadi tujuan utama di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Berakhirnya Musykom VII ini menandai dimulainya era baru bagi PK IMM Ibnu Sina di kampus UM Kuningan. Harapannya, wadah kaderisasi ini mampu mencetak insan intelektual yang tak hanya jago dalam berteori, tapi juga hadir dengan manfaat nyata bagi masyarakat luas.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *