Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Langkah Internasional UM Kuningan, Bangun Kolaborasi Strategis dengan Universiti Putra Malaysia

×

Langkah Internasional UM Kuningan, Bangun Kolaborasi Strategis dengan Universiti Putra Malaysia

Sebarkan artikel ini
UM Kuningan perluas internasionalisasi melalui kerja sama dengan Universiti Putra Malaysia, mencakup riset, pertukaran mahasiswa, dan dosen.
UM Kuningan perluas internasionalisasi melalui kerja sama dengan Universiti Putra Malaysia, mencakup riset, pertukaran mahasiswa, dan dosen.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) kembali melangkah di jalur internasionalisasi dengan melakukan kunjungan resmi ke Universiti Putra Malaysia (UPM) guna membuka kerja sama akademik lintas negara.

Kunjungan tersebut dipimpin Rektor UM Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc., bersama Wakil Rektor Dr. Nanan Abdul Manan, M.Pd., serta Direktur Direktorat Kelembagaan, Kerja Sama, dan Perencanaan Dr. Casnan, M.Si., Kamis 5 Februari 2026.

Pertemuan ini menjadi ruang dialog awal untuk menyelaraskan kepentingan kedua kampus dalam membangun kolaborasi internasional yang berkelanjutan.

Fokus pembahasan diarahkan pada penguatan tridharma perguruan tinggi sekaligus upaya mendorong peningkatan mutu akademik agar mampu bersaing di level global.

Hasil pertemuan tersebut kemudian dirumuskan dalam kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) yang mencakup berbagai sektor strategis.

Bidang kerja sama yang disepakati meliputi riset kolaboratif dan publikasi ilmiah bersama di tingkat internasional.

Selain itu, kedua institusi juga membuka peluang program pertukaran mahasiswa dan mobilitas akademik lintas negara.

Skema pertukaran dosen, termasuk program visiting professor, turut menjadi bagian dari kerja sama yang dibangun.

Kolaborasi juga mencakup penyelenggaraan seminar, konferensi, dan lokakarya bersama sebagai ruang pertukaran gagasan akademik.

Di sisi kurikulum, UM Kuningan dan UPM sepakat menjajaki pengembangan kurikulum kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan global.

Kerja sama pengabdian kepada masyarakat berbasis internasional pun masuk dalam ruang lingkup MoU tersebut.

Tak ketinggalan, peluang magang internasional dan praktik mengajar lintas negara juga disiapkan sebagai bagian dari penguatan pengalaman mahasiswa.

Pengembangan sumber daya akademik menjadi agenda lain yang diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelembagaan kedua kampus.

Rektor UM Kuningan, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari peta jalan internasionalisasi yang tengah dijalankan kampus secara konsisten.

Wawang menilai kerja sama dengan UPM menjadi pintu penting untuk memperluas jejaring global, sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional.

Sementara itu, Nanan Abdul Manan menyebut kolaborasi ini diharapkan membawa dampak nyata pada transformasi kurikulum dan atmosfer akademik di lingkungan kampus.

Dan, Casnan menekankan bahwa kesepakatan tersebut akan ditindaklanjuti melalui penyusunan Memorandum of Agreement (MoA) dan program implementasi yang jelas.

Langkah yang dilakukan UM Kuningan supaya kerja sama tidak berhenti pada dokumen, melainkan benar-benar berjalan dalam kegiatan akademik yang terukur.

Melalui kunjungan ke Malaysia ini, Universitas Muhammadiyah Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus bergerak sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi global.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *