Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Ciremai Smart Competition 2026: Ajang Siswa Penerima PIP Unjuk Skill dan Kemampuan, Yuk Daftar!

×

Ciremai Smart Competition 2026: Ajang Siswa Penerima PIP Unjuk Skill dan Kemampuan, Yuk Daftar!

Sebarkan artikel ini
Konferensi Pers Waroeng Rakyat dan IKA IPMK Yogyakarta untuk Memperkenalkan Ciremai Smart Competition.*

DIALEKTIKA — Kesempatan untuk mengukir prestasi sangat terbuka lebar bagi para pelajar di Kabupaten Kuningan. Kali ini, panggung tersebut secara khusus disiapkan bagi siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) melalui ajang Ciremai Smart Competition 2026.

Kompetisi Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat SMP/MTs sederajat ini digagas Forum Diskusi Waroeng Rakyat bersama para alumni Ikatan Pelajar Mahasiswa Kuningan (IKA IPMK) Yogyakarta.

Konsepnya pun agak berbeda, para peserta yang bisa ikut tak dilihat dari latar belakang sosial maupun kemampuan ekonomi keluarga, melainkan dikhususkan bagi para siswa penerima bantuan PIP tingkat SMP/MTS/Sederajat se-Kabupaten Kuningan.

Sekretaris Kegiatan, Angga Dikrilah, mengatakan pemilihan peserta tersebut sengaja dilakukan untuk memberikan ruang kepada siswa penerima PIP agar dapat menunjukkan kemampuan akademiknya.

Menurutnya, masih terdapat anggapan di tengah masyarakat bahwa penerima PIP identik dengan siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Melalui Ciremai Smart Competition, stigma tersebut ingin diubah dengan menghadirkan ruang pembuktian melalui prestasi.

“Stigma di masyarakat bahwa penerima PIP adalah orang tidak mampu, dengan adanya ajang Ciremai Smart Competition ini kita menekankan bahwa penerima PIP ini adalah orang cerdas yang mampu dan punya daya saing yang luar biasa,” ujar Angga saat konferensi pers, Kamis, 1 Oktober 2026.

Semangat tersebut kemudian dituangkan melalui tema ‘Membuktikan Kemampuan, Menyalakan Harapan’.

Angga menjelaskan, kompetisi ini diharapkan dapat membangun keberanian siswa penerima PIP untuk tampil dan bersaing secara terbuka.

“Kita ingin memberikan motivasi kepada para siswa bahwa mereka bisa berdiri sejajar dengan siswa lain yang memiliki latar belakang ekonomi yang mumpuni,” katanya.

Pendaftaran Sudah Dibuka

Ketua Pelaksana Ciremai Smart Competition 2026, Rheza Amarullah, menyampaikan pendaftaran peserta telah dimulai pada 1 Oktober 2026 dan akan berlangsung hingga 24 Oktober 2026.

Selanjutnya, panitia akan melakukan verifikasi peserta pada 25 Oktober 2026. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan sekolah dan peserta yang mendaftar telah memenuhi ketentuan kompetisi.

Peserta yang dinyatakan lolos kemudian akan mengikuti technical meeting pada 26 Oktober 2026.

Tahapan kompetisi berlanjut pada passing grade 7 November 2026. Setiap sekolah nantinya mengirimkan tiga siswa dengan didampingi satu guru.

Menariknya, proses pengerjaan soal pada tahap tersebut dilakukan secara online. Sistem ini dirancang agar hasil dapat diketahui secara langsung sekaligus menjaga proses penilaian tetap objektif.

“Yang menjadi pembeda, kita mengakomodir semua sekolah. Nanti teknisnya siswa mengerjakan soal secara online, jadi nanti hasilnya akan langsung keluar. Jadi, panitia tidak akan ikut campur terkait hasil dan insyaallah panitia berintegritas,” jelas Rheza.

Dari hasil passing grade, panitia akan menentukan 10 sekolah terbaik untuk melanjutkan kompetisi.

Sepuluh sekolah tersebut kemudian dibagi menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok akan menyaring dua sekolah terbaik untuk melaju ke babak final yang dijadwalkan berlangsung pada 28 November 2026.

Dukungan Disdikbud hingga Puspresnas

Ciremai Smart Competition 2026 juga telah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan.

Rekomendasi tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Disdikbud Kabupaten Kuningan, Dr. Elon Carlan, sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

Tidak berhenti di sana, panitia juga menggandeng Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dalam penyelenggaraan kompetisi.

Kerja sama tersebut berkaitan dengan sertifikat bagi para juara. Panitia berharap sertifikat prestasi yang diperoleh peserta nantinya dapat memberikan nilai tambah ketika mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Kita bekerja sama dengan Pusat Prestasi Nasional, di mana sertifikat ini sudah semua orang mengetahui dan sangat berharga untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Dan untuk hadiah lainnya nanti akan kita informasikan di sesi selanjutnya,” imbuh Rheza.

Dengan rangkaian tersebut, Ciremai Smart Competition 2026 tidak hanya menawarkan persaingan dalam menjawab soal. Ajang ini juga membawa pesan bahwa siswa penerima PIP memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan, meraih prestasi, dan membawa nama baik sekolahnya.

Bagi sekolah tingkat SMP/MTs sederajat di Kabupaten Kuningan yang memiliki siswa penerima PIP, momentum ini menjadi kesempatan untuk mengirimkan wakil terbaiknya ke panggung Ciremai Smart Competition 2026 dan form pendaftaran bisa diakses melalui link KLIK DISINI.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *