Scroll untuk baca artikel
Sosial

Kuningan Sambut 244 Jemaah Haji Kloter 39, Air Mata Haru Iringi Pertemuan dengan Keluarga

×

Kuningan Sambut 244 Jemaah Haji Kloter 39, Air Mata Haru Iringi Pertemuan dengan Keluarga

Sebarkan artikel ini
Isak tangis haru warnai kepulangan 244 jemaah haji Kloter 39 di Kuningan Islamic Center. Bupati Kuningan ingatkan jaga kesehatan.
Isak tangis haru warnai kepulangan 244 jemaah haji Kloter 39 di Kuningan Islamic Center. Bupati Kuningan ingatkan jaga kesehatan.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Tangis haru seketika pecah di pelataran Masjid At-Taufiq Kuningan Islamic Center, Senin sore kemarin. Begitu pintu bus Kloter 39 terbuka, ratusan jemaah haji asal Kuningan langsung disambut pelukan erat keluarga yang telah menanti sejak pagi, menyudahi perjalanan panjang mereka dari Tanah Suci.

Atmosfer emosional langsung menyergap kompleks Masjid At-Taufiq Kuningan Islamic Center pada Senin, 29 Juni 2026, tatkala 244 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 39 menginjakkan kaki kembali di tanah kelahiran.

Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Kementerian Agama dan tim medis memastikan seluruh proses kedatangan ini berjalan taktis dan steril, memberi ruang aman bagi jemaah untuk melepas rindu bersama keluarga.

Ketua Kloter 39, Surya Mulyana, memastikan seluruh rombongan yang dipimpinnya mendarat di Kuningan tanpa kurang satu apa pun. “Alhamdulillah, seluruh jemaah yang berjumlah 244 orang ditambah tiga petugas tiba dengan selamat dan sehat,” ujarnya, seraya menyelipkan doa agar mereka meraih predikat haji mabrur.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, tampak berdiri di barisan depan menyambut langsung para tamu Allah tersebut dengan wajah semringah. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, saya mengucapkan ahlan wa sahlan, selamat datang kembali,” kata Dian, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam.

Apresiasi tinggi juga dilemparkan Dian kepada jajaran Kemenag, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD), hingga tim medis yang mengawal jemaah sejak keberangkatan. Sinergi lintas sektoral ini, menurut dia, menjadi kunci utama di balik suksesnya pelayanan haji tahun ini.

Dian menitipkan pesan agar kepulangan dari Tanah Suci ini membawa dampak sosial yang nyata di lingkungan tempat tinggal masing-masing. “Kami berharap kepulangan Bapak dan Ibu membawa perubahan yang lebih baik, menjadi teladan, serta turut membantu membangun Kabupaten Kuningan,” tuturnya penuh harap.

Menyadari fisik jemaah yang terkuras habis setelah menempuh penerbangan belasan jam dari Arab Saudi, Dian meminta pihak keluarga tidak langsung membebani mereka dengan aktivitas berat. “Silakan berkumpul kembali, tapi mohon dijaga kesehatannya karena tentu masih mengalami kelelahan setelah perjalanan jauh,” ia memungkasi khotbah sambutannya.

Prosesi penyambutan yang berjalan takzim ini ditutup dengan sesi ramah tamah yang dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta ribuan penjemput yang memadati area luar masjid.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *