DIALEKTIKA KUNINGAN — Upaya menumbuhkan budaya baca di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai digerakkan dari lingkungan Setda. Bagian Umum bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarsipus) menghadirkan Taman Literasi, yang ditandai penandatanganan berita acara usai apel pagi di Halaman Kantor Setda, Senin (2/3/2026).
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dalam arahannya menekankan bahwa Taman Literasi tak boleh sekadar simbol. Menurutnya, ruang itu harus jadi contoh nyata bahwa ASN juga punya tanggung jawab membangun budaya baca.
Ia mengingatkan, pemerintah kerap mendorong anak-anak dan masyarakat gemar membaca. Namun, aparatur sendiri jangan sampai justru tertinggal.
“Mudah-mudahan bisa menambah daya literasi. Kita sering menyuruh anak-anak dan masyarakat untuk literasi, tapi sendiri tertinggal. Dengan adanya ini, kita lebih meningkatkan budaya baca,” ujarnya.
Bupati Kuningan memberi gambaran sederhana soal rutinitas kerja pimpinan yang tiap hari menerima dan mendisposisi surat. Tak jarang ada istilah baru atau kebijakan yang butuh pemahaman lebih dalam sebelum diputuskan.
Karena itu, membaca bukan sekadar kebiasaan tambahan, melainkan kebutuhan kerja. Tanpa itu, keputusan bisa diambil tanpa landasan yang utuh.
Ia juga menyinggung soal paraf surat. Bagi Dian, tanda tangan bukan formalitas, melainkan bukti bahwa pejabat sudah membaca, memilah, dan memahami isi dokumen.
Taman Literasi, lanjutnya, harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh dan dirawat bersama. Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang belajar yang memperkuat kapasitas ASN sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih cermat dan akuntabel.
Penandatanganan berita acara Taman Literasi menjadi penegas komitmen bersama menjadikan literasi sebagai bagian dari budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Apel pagi itu turut dihadiri Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, Sekda Uu Kusmana, para staf ahli, asisten daerah, kepala SKPD, camat, kepala bagian, pejabat struktural dan fungsional, hingga peserta apel lingkup Setda dan Pemda.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






