Scroll untuk baca artikel
Pariwisata

Tak Cuma Modal Tampang, Adrian Mahasiswa PBSI Uniku Sabet Juara 2 Duta Pariwisata Jawa Barat 2026

×

Tak Cuma Modal Tampang, Adrian Mahasiswa PBSI Uniku Sabet Juara 2 Duta Pariwisata Jawa Barat 2026

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa PBSI Uniku raih Juara 2 Duta Pariwisata Jabar 2026 dan gelar Duta Inspiratif lewat program wisata Kuningan.
Mahasiswa PBSI Uniku raih Juara 2 Duta Pariwisata Jabar 2026 dan gelar Duta Inspiratif lewat program wisata Kuningan.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Prestasi kembali datang dari putra daerah Kuningan. Adrian, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Kuningan, sukses meraih Juara 2 dalam ajang Duta Pariwisata Jawa Barat 2026.

Kompetisi tersebut digelar di Golden Flower Hotel Bandung pada 6–8 Februari 2026. Selama tiga hari, para finalis menjalani tahapan pra-karantina, penjurian tertutup, hingga mempresentasikan program advokasi di hadapan dewan juri.

Malam puncak Grand Final berlangsung di Ballroom Golden Flower Hotel dengan suasana penuh antusias. Para peserta tampil membawa gagasan dan karakter masing-masing untuk mempromosikan potensi daerahnya.

Tak hanya menempati posisi kedua, Adrian juga mendapat gelar Duta Inspiratif. Penghargaan itu diberikan atas konsistensinya menjalankan program advokasi re-branding destinasi wisata di Kuningan.

Baca Juga:  Sejumlah Anak Yatim Piatu Ceria Terima Santunan Buat Lebaran 2024 dari Saung Kopi Hawwu Kuningan

Program tersebut ia jalankan bersama SAS Forum Kuningan. Selama satu tahun terakhir, mereka fokus mengembangkan enam destinasi wisata secara bertahap dan berkelanjutan.

Upaya itu dinilai tidak sekadar wacana, tetapi sudah memberi dampak nyata di lapangan. Pendekatan yang dilakukan menitikberatkan pada penguatan identitas dan daya tarik wisata lokal.

Dalam keterangannya, Adrian mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Ia menyebut perjalanan di ajang Duta Pariwisata Jawa Barat sebagai proses yang penuh pembelajaran.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Universitas Kuningan, khususnya Prodi PBSI dan FKIP, yang telah memberi dukungan moral maupun akademik. Dukungan itu, katanya, menjadi bekal penting selama mengikuti kompetisi.

Apresiasi juga ia sampaikan kepada SAS Forum Kuningan dan tim yang mendampinginya. Menurutnya, prestasi ini bukan hasil kerja sendiri, melainkan kerja bersama.

Baca Juga:  Tour de Linggarjati 2025 Fully Supported by Sponsorship! Andi Gani Nena Wea: Ready to Find Supports, No ‘APBD’ Needed

Adrian berharap capaian tersebut bisa memicu semangat generasi muda Kuningan untuk lebih terlibat dalam pengembangan daerah. Terutama di sektor pariwisata yang dinilainya punya potensi besar untuk terus tumbuh.

Ia ingin nama Kuningan semakin dikenal, tidak hanya di tingkat Jawa Barat, tetapi juga secara nasional. Baginya, promosi wisata bukan sekadar ajang lomba, melainkan langkah nyata memperkenalkan identitas daerah.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *