Scroll untuk baca artikel
Persib

Persib Bandung Dingin di Puncak Klasemen Liga 1 Menangi Derby Sunda Lawan Persita dan Borneo FC Ditekuk Dewa United

×

Persib Bandung Dingin di Puncak Klasemen Liga 1 Menangi Derby Sunda Lawan Persita dan Borneo FC Ditekuk Dewa United

Sebarkan artikel ini
Persib kalahkan Persita 1-0 dalam Derby Sunda. Penuh drama, hingga debut spartan Dion Markx. Maung Bandung dingin di puncak Klasemen Liga 1.
Persib kalahkan Persita 1-0 dalam Derby Sunda. Penuh drama, hingga debut spartan Dion Markx. Maung Bandung dingin di puncak Klasemen Liga 1.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Derby Sunda panas tersaji di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (22/2/2026) malam, saat Persib menjamu Persita Tangerang.

Laga Persib vs Persita Tangerang berjalan ketat, tensinya terasa sejak menit pertama dan baru benar-benar reda saat peluit panjang berbunyi.

Persib akhirnya menang 1-0, namun pertandingan ini menyimpan banyak cerita yang tak terbaca di papan skor. Ada drama, kartu merah, sampai kiper yang mendadak jadi penyerang.

Maung Bandung turun dengan beban usai tersingkir dari kompetisi Asia. Ditambah lagi, Persita adalah tim yang sempat menumbangkan mereka di putaran pertama.

Sejak awal, tuan rumah mencoba mengatur tempo. Ahmad Nur Hardianto mendapat peluang cepat, tetapi sepakannya terlalu pelan dan mudah diamankan Igor Rodrigues.

Adam Alis ikut menguji lewat tendangan jarak jauh di tengah hujan yang mengguyur GBLA. Igor masih sigap membaca arah bola.

Persita tak hanya bertahan. Rayco Rodrigues sempat mengancam pada menit ke-19, namun Teja Paku Alam berada di posisi yang tepat untuk menepis peluang itu.

Persib beberapa kali buntu di sepertiga akhir. Pertahanan Persita rapat, ruang gerak lini depan tuan rumah nyaris tertutup.

Tim tamu justru beberapa kali mencuri momentum, termasuk lewat sepakan bebas Pablo Ganet jelang turun minum. Babak pertama berakhir tanpa gol.

Baca Juga:  Tempat Menonton Chelsea vs Everton: Krisis The Blues Berlanjut? Ancaman Keropos di Kandang Sendiri! Link Live Streaming DI SINI

Selepas jeda, ritme permainan berubah. Persib tampil lebih berani dan lima menit setelah restart, kebuntuan akhirnya pecah.

Sepak pojok Luciano Guaycochea disambut tandukan Andrew Jung pada menit ke-50. Stadion langsung bergemuruh, skor berubah 1-0.

Gol itu memancing Persita keluar menyerang. Eliano Reijnders sempat mendapat peluang, tetapi Igor kembali menggagalkan.

Drama muncul saat gawang Persib sempat bergetar. Wasit menganulir gol karena ada isyarat pergantian pemain yang dinilai belum sah, keputusan yang memicu protes dari kubu tamu.

Pertandingan sempat terhenti beberapa menit sebelum dilanjutkan. Suasana makin tegang memasuki injury time.

Persita mengambil risiko besar. Igor Rodrigues bahkan naik membantu serangan saat sepak pojok, mencoba peruntungan di kotak penalti lawan.

Upaya pertama tak berbuah hasil. Pada percobaan berikutnya, justru serangan balik cepat terjadi.

Beckham Putra berhasil menguasai bola di tengah situasi kacau. Igor berusaha menghentikannya dan terjadi benturan yang membuat gelandang Persib terjatuh.

Wasit Candra langsung mengeluarkan kartu merah. VAR sempat ditinjau, tetapi keputusan tetap tak berubah.

Karena jatah pergantian pemain habis, situasi jadi tak biasa. Hokky Caraka maju menjadi kiper darurat dan berdiri di bawah mistar Persita.

Baca Juga:  Pasar Rakyat Surya Toserba Kuningan Sambut Tahun Baru 2025 Promo Gila-gilaan Diskon Cuci Gudang Sampai 90%

Tak ada ancaman berarti di sisa waktu. Skor 1-0 bertahan hingga laga usai.

Kemenangan ini membuat Persib menjauh dari kejaran Persija Jakarta. Pangeran Biru kini mengoleksi 50 poin dari 21 laga, unggul tiga angka dan masih menyimpan satu pertandingan.

Persita tertahan di posisi keenam dengan 35 poin. Mereka tampil disiplin, namun kehilangan fokus di momen yang menentukan.

Di laga lain, Borneo FC gagal memangkas jarak setelah kalah 1-2 dari Dewa United. Persaingan papan atas dan papan tengah makin rapat menjelang akhir musim.

Namun laga di GBLA malam itu bukan sekadar soal klasemen. Ada satu nama yang diam-diam mencuri perhatian: Dion Markx.

Bek anyar itu masuk pada menit ke-87 menggantikan Kakang Rudianto. Waktunya singkat, tapi cukup memberi kesan.

Dipasang di sisi kanan, Dion tampil lugas. Duelnya tegas, beberapa kali memotong alur serangan dan tak ragu melakukan body contact.

Pergerakannya juga tak mudah ditebak. Saat Persib membangun serangan, ia tiba-tiba sudah berada di area pertahanan Persita membantu build up dari sisi kanan.

Di belakang ia disiplin menjaga garis, di depan ia berani naik memberi opsi umpan. Sisi kanan Persib terlihat lebih hidup di menit-menit akhir.

Baca Juga:  Link Live Streaming Persik Kediri vs Persib Bandung: Sedang Berlangsung Big Match BRI Liga 1, Maung Galak Lawan Macan Putih yang Lemah di Kandang

Kemenangan ini sekaligus menjaga rekor kandang Persib tetap angker. Dari 11 laga di GBLA musim ini, mereka belum tersentuh kekalahan.

Gol tunggal Andrew Jung menjadi pembeda dalam duel yang berjalan keras dan penuh tensi. Publik Bandung pun pulang dengan cerita yang akan lama dibicarakan.

Debut Dion Markx mungkin belum panjang, tetapi cukup memberi sinyal bahwa Persib punya opsi baru di tengah jadwal padat. Sosok versatile seperti ini bisa jadi kepingan penting dalam perburuan gelar.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *