Scroll untuk baca artikel
BeritaSosial

Longsor di Ciwaru dan Karangkancana, BPBD Kuningan Berjibaku

×

Longsor di Ciwaru dan Karangkancana, BPBD Kuningan Berjibaku

Sebarkan artikel ini
Hujan lebat memicu dua longsor di Ciwaru dan Karangkancana, akses jalan sempat tertutup, BPBD Kuningan lakukan penanganan.
Hujan lebat memicu dua longsor di Ciwaru dan Karangkancana, akses jalan sempat tertutup, BPBD Kuningan lakukan penanganan.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kuningan sejak Jumat siang berujung petaka tanah longsor di dua kecamatan berbeda, yakni Ciwaru dan Karangkancana.

Di Dusun Cisereh, Desa Ciwaru, sebuah tebing kebun jati milik Ibu Sutini mendadak ambrol dan menutup akses jalan utama desa.

Material longsoran sepanjang 35 meter itu menumpuk setebal 3 meter, hingga membuat kendaraan roda dua maupun roda empat terjebak tak bisa lewat selama lima jam.

Kondisi tanah yang labil ditambah guyuran hujan sejak pagi hari diduga kuat menjadi pemicu rontoknya lahan perkebunan tersebut.

Warga setempat baru bisa bernapas lega setelah tim gabungan dan masyarakat bahu-membahu membersihkan material tanah pada Sabtu pagi.

Baca Juga:  Rakor Diskatan Kuningan: Sinergi untuk Wujudkan Kuningan Melesat

Jalur yang sempat terputus total itu akhirnya kembali bisa dilalui kendaraan sekitar pukul 08.00 WIB, meski pengendara diminta tetap waspada.

Sementara itu, di Dusun Inderahayu, Desa Karangkancana, tembok penahan tanah (TPT) jalan juga dilaporkan jebol akibat tak kuat menahan debit air.

Longsoran TPT ini menimbun jalan lingkungan dan merembet hingga ke halaman depan rumah milik Sarjono (60).

Bukan hanya menutup jalan, saluran drainase di lokasi tersebut juga tersumbat total oleh material bebatuan dan tanah.

Untuk sementara, warga terpaksa membuat jembatan darurat dari bambu agar mobilitas masyarakat di Dusun Inderahayu tidak terputus total.

Petugas BPBD Kuningan yang turun ke lokasi kini fokus melakukan penanganan darurat dengan memasang cerucuk bambu guna menahan tanah agar tidak terjadi longsor susulan.

Baca Juga:  Persaingan Sengit Bek PERSIB: Dion Markx Datang, Solusi Rotasi atau Gusur Pemain? Posisi Kakang Terancam…

Meski tidak ada korban jiwa dalam dua kejadian ini, kebutuhan mendesak seperti bronjong dan perbaikan TPT permanen sangat diharapkan warga agar wilayah mereka kembali aman.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *