DIALEKTIKA KUNINGAN — Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digerakkan di Kabupaten Kuningan melalui aksi tanam jagung serentak yang melibatkan Polres Kuningan dan Pemerintah Kabupaten setempat, berlangsung di Desa Gunungkeling, Kecamatan Cigugur, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan tanam jagung se-Jawa Barat dengan luasan mencapai 750 hektare yang diprakarsai Polda Jabar sebagai dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.
Di wilayah Kuningan, penanaman jagung digelar di 27 titik berbeda dengan total lahan seluas 22,5 hektare yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Desa Gunungkeling menjadi salah satu lokasi utama, di mana Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar melakukan penanaman secara simbolis di area seluas 0,5 hektare.
Penanaman serentak juga dilakukan di 26 lokasi lainnya dengan melibatkan jajaran Polres Kuningan, Pemkab Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, unsur TNI, pemerintah desa, serta kelompok tani.
Hujan yang turun selama kegiatan tidak menghambat jalannya penanaman. Bahkan, kondisi tersebut dinilai cukup ideal untuk mendukung awal pertumbuhan tanaman jagung.
Setelah mengikuti zoom meeting penanaman serentak bersama kabupaten dan kota lain di Jawa Barat, seluruh pihak yang terlibat langsung turun ke lahan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., menyebut kegiatan ini menunjukkan solidnya kerja sama lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Ia menegaskan, program tanam jagung ini tidak berhenti pada seremoni, melainkan disertai pendampingan berkelanjutan dari masa tanam hingga panen.
Menurutnya, jagung menjadi salah satu komoditas strategis yang berperan penting bagi ketahanan pangan sekaligus menopang perekonomian petani.
Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., menuturkan, keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan strategis pemerintah pusat.
Ia menjelaskan, penanaman jagung serentak seluas 750 hektare se-Jawa Barat merupakan inisiatif Polda Jabar untuk mendukung program Presiden RI menuju swasembada pangan nasional.
Khusus di Kabupaten Kuningan, penanaman di 27 lokasi dengan luas 22,5 hektare diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif.
Program ini juga diharapkan berdampak pada peningkatan pendapatan petani melalui pengelolaan pertanian yang lebih terarah.
Melalui kolaborasi Polri dan pemerintah daerah, Kabupaten Kuningan ditargetkan ikut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan Jawa Barat dan nasional secara berkelanjutan.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






