DIALEKTIKA KUNINGAN — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mengingatkan kios pupuk subsidi dan Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) agar lebih waspada terhadap maraknya penipuan yang mencatut nama pejabat maupun pegawai dinas.
Imbauan ini muncul setelah Diskatan menerima laporan disertai bukti percakapan WhatsApp, yang menunjukkan adanya pihak tak dikenal menghubungi kios pupuk dengan mengaku sebagai Kepala Diskatan atau staf dinas.
Modus tersebut diduga bertujuan meminta sesuatu kepada kios pupuk subsidi, yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial jika ditanggapi tanpa verifikasi.
Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, menegaskan pihaknya tidak pernah melakukan komunikasi pribadi, permintaan dana, atau transaksi apa pun melalui WhatsApp maupun sambungan telepon di luar prosedur resmi.
“Kami pastikan Diskatan tidak pernah meminta uang atau bentuk transaksi apa pun kepada kios pupuk subsidi melalui pesan pribadi. Jika ada yang mengatasnamakan saya atau pegawai Diskatan, itu bukan dari kami,” kata Wahyu, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, seluruh koordinasi resmi terkait penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan melalui jalur kedinasan yang sah, baik menggunakan surat resmi, sistem pemerintah, maupun forum koordinasi yang telah ditetapkan.
Ia juga meminta kios pupuk subsidi dan PPTS tidak mudah percaya jika dihubungi secara sepihak, serta segera melakukan klarifikasi ke Diskatan atau instansi terkait apabila menerima pesan atau panggilan mencurigakan.
“Segera laporkan jika menemukan indikasi penipuan. Kewaspadaan ini penting agar tidak ada yang dirugikan dan distribusi pupuk bersubsidi tetap berjalan tertib,” ujarnya.
Diskatan Kuningan memastikan akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, sekaligus memperkuat sosialisasi agar kios pupuk dan pelaku usaha pertanian tidak menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






