Scroll untuk baca artikel
Berita

Atap Rumah Ida di Purwawinangun Ambruk, Anak-Cucunya Ikut Terancam? BPBD Kuningan Turun Tangan

×

Atap Rumah Ida di Purwawinangun Ambruk, Anak-Cucunya Ikut Terancam? BPBD Kuningan Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Rumah warga Purwawinangun, akibat atapnya lapuk. Tidak ada korban jiwa, satu keluarga terpaksa mengungsi, (22/1/2026). BPBD Kuningan turun tangan memberikan bantuan.
Rumah warga Purwawinangun, akibat atapnya lapuk. Tidak ada korban jiwa, satu keluarga terpaksa mengungsi, (22/1/2026). BPBD Kuningan turun tangan memberikan bantuan.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Satu unit rumah warga di Blok Kliwon, Kelurahan Purwawinangun, Kecamatan / Kabupaten Kuningan, mengalami ambruk setelah diguyur hujan sejak sehari sebelumnya.

Peristiwa rumah ambruk tersebut terjadi pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB dan dilaporkan ke BPBD Kuningan keesokan paginya.

Lokasi kejadian berada di RT 001 RW 001, dengan titik koordinat 6,9843 LS dan 108,4834 BT.

BPBD Kuningan memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah bangunan ambruk tersebut.

Bagian rumah milik Ida Suidah (62 tahun) dilaporkan roboh di area kamar tidur dan dapur dengan luas sekitar 5 x 4 meter.

Ambruknya bangunan itu juga berdampak pada rumah milik Didi Rodiana (42), anak korban, yang berada dalam satu atap dan kini terancam ikut runtuh.

Baca Juga:  Layvin Kurzawa Tersihir Atmosfer PERSIB, Sampai Media Eropa Soroti Transfer Bek Timnas Prancis Mantan PSG ini…

BPBD mencatat, kerusakan dipicu oleh kondisi struktur atap rumah yang sudah lapuk dan tidak lagi mampu menahan beban.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang turun sejak Rabu (21/1/2026) siang hingga malam memperparah kondisi bangunan.

Akibat kejadian ini, rumah korban dinyatakan tidak layak huni.

Kerugian material meliputi runtuhnya kamar tidur dan dapur, serta potensi kerusakan pada satu unit rumah lain dengan ukuran sekitar 12 x 4 meter.

Dalam penanganan awal, aparat kelurahan berkoordinasi dengan pihak kecamatan, TNI, Polri, Baznas, dan BPBD Kuningan.

BPBD Kuningan kemudian mengirimkan tim assessment ke lokasi disertai bantuan logistik kedaruratan.

Warga bersama aparat kelurahan juga merencanakan pembersihan material genteng dan puing bangunan yang ambruk.

Baca Juga:  Pelantikan AMMDI, Momentum Kolaborasi Pemuda dan Kemenpora!

BPBD mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bangunan rusak selama musim hujan.

Hingga laporan terakhir, cuaca di lokasi terpantau hujan ringan.

Untuk sementara, Ida Suidah mengungsi ke rumah anaknya yang masih berada dalam satu atap bangunan.

Langkah penanganan lanjutan akan dikoordinasikan bersama pihak kelurahan dan instansi terkait sesuai hasil kaji cepat di lapangan.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *