DIALEKTIKA KUNINGAN — Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kuningan menggelar rangkaian bakti sosial dalam rangka Milad ke-113 Muhammadiyah yang diperingati pada November 2025.
Kegiatan ini mengusung semangat Memajukan Kesejahteraan Bangsa sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.
Ratusan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kuningan tampak antusias mengikuti layanan sosial yang dipusatkan di beberapa lokasi.
Tercatat lebih dari 480 warga memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan Muhammadiyah.
Kegiatan bakti sosial pertama digelar di MI Muhammadiyah Segong pada 11 Desember 2025. Di lokasi ini, masyarakat mendapatkan layanan pengobatan gratis serta santunan bagi fakir dan masyarakat kurang mampu.
Pelaksanaan kegiatan di Segong melibatkan berbagai pihak, mulai dari LazisMu Daerah Muhammadiyah Kuningan, PC Muhammadiyah Karangkancana, hingga tenaga medis dari rumah sakit, puskesmas, organisasi profesi kesehatan, dan Universitas Muhammadiyah Kuningan.
Bakti sosial kedua berlangsung di SMK Muhammadiyah 3 Jalaksana pada 13 Desember 2025. Layanan yang diberikan meliputi pengobatan gratis, sunatan massal, pemeriksaan mata, hingga donor darah.
Kegiatan di Jalaksana ini menjadi kolaborasi besar lintas lembaga, melibatkan Muhammadiyah setempat, tenaga medis, rumah sakit, puskesmas, PMI, optik kesehatan mata, serta civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kuningan.
Rangkaian bakti sosial ditutup di wilayah Maleber pada 14 Desember 2025. Bertempat di Balai Desa Maleber, warga dapat menikmati layanan pengobatan gratis, pemeriksaan mata, hingga servis motor gratis.
Kegiatan di Maleber terlaksana berkat kerja sama PC Muhammadiyah Maleber dan Kutaraja, SMK Muhammadiyah 2 Kuningan, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta dukungan Universitas Muhammadiyah Kuningan.
Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Kuningan, Ustaz Dadan Rahmatun Ramdhan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Muhammadiyah memastikan akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ia menyebut kondisi ekonomi saat ini menjadi alasan penting bagi Muhammadiyah untuk terus hadir memberikan solusi nyata bagi kebutuhan dasar warga.
Salah satu kegiatan yang paling diminati masyarakat adalah sunatan massal gratis. Sebanyak 35 anak dari berbagai kecamatan di Kuningan dan luar daerah mengikuti khitanan dengan aman dan higienis.
Selain layanan medis, setiap peserta sunatan massal juga menerima bingkisan serta santunan sebagai bentuk kepedulian sosial Muhammadiyah.
Layanan pemeriksaan mata gratis juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Melalui kerja sama dengan Optik Zolaris, peserta mendapatkan pemeriksaan mata, konsultasi, hingga kacamata baca atau minus secara cuma-cuma.
Ketua Pelaksana Milad Muhammadiyah Kuningan, Hermawan, mengatakan Milad ke-113 menjadi momentum refleksi peran Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan.
Ia menegaskan bahwa kiprah Muhammadiyah tidak hanya terbatas pada pendidikan dan dakwah, tetapi juga pada bidang sosial dan kesehatan.
Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini merupakan implementasi nilai Al-Ma’un yang menekankan kepedulian terhadap sesama melalui aksi nyata yang mencerahkan dan memberdayakan masyarakat.
Puncak peringatan Milad Muhammadiyah di Kabupaten Kuningan dijadwalkan berlangsung pada 20 Desember 2025.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan, Wawang Anwarudin, mengajak seluruh elemen masyarakat dan kader Muhammadiyah untuk terus bersinergi dalam mewujudkan cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






