DIALEKTIKA KUNINGAN — Malam penutupan PORSENITAS XIII KUNCI BERSAMA di Kota Cirebon menjelma jadi panggung lahirnya pesan besar tentang kolaborasi antardaerah, bukan sekadar penutupan ajang olahraga biasa. Dari forum itu, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengajak seluruh daerah bergerak bersama membangun kawasan yang lebih kuat dan kompetitif.
Semangat kebersamaan ini menjadi benang merah utama pada Closing Ceremony PORSENITAS XIII dan Pameran Produk Unggulan Daerah KUNCI BERSAMA Tahun 2026 di Balai Kota Cirebon, Jumat malam, 26 Juni 2026. Bupati Dian memanfaatkan momentum tersebut untuk menegaskan kembali pentingnya sinergi antardaerah dalam mendongkrak kemajuan kawasan.
Jajaran top pemerintahan Kabupaten Kuningan hadir lengkap, mulai dari Bupati Dian yang didampingi Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani serta Sekretaris Daerah U. Kusmana. Kehadiran mereka menjadi bukti konkret komitmen Kuningan dalam mempererat kerja sama dengan seluruh daerah anggota.
Saat memberikan sambutan, Dian yang juga menjabat Ketua Sekretariat KUNCI BERSAMA mengingatkan bahwa kemajuan sebuah wilayah tidak akan pernah bisa dibangun sendirian. Perkembangan kawasan yang ideal hanya bisa terwujud kalau setiap daerah saling mendukung satu sama lain.
“Peradaban yang besar biasanya tidak lahir oleh salah satu daerah, tetapi lahir dan abadi karena kerja sama beberapa daerah atau sebuah kawasan. Kita saling menguatkan, saling melengkapi, tidak saling membunuh, tidak saling melemahkan,” tegas Dian malam itu.
Bagi Dian, kompetisi selama tiga hari kemarin bukan cuma urusan memburu gelar juara atau mencatat skor di papan pertandingan. Ajang ini lebih merupakan ruang silaturahmi untuk mempererat persaudaraan antardaerah demi satu tujuan bersama: meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Apresiasi tinggi juga ia sampaikan kepada Pemerintah Kota Cirebon yang sukses mengemban tugas sebagai tuan rumah. Dian menilai seluruh rangkaian acara berjalan matang sejak awal hingga selesai, memberikan kesan yang sangat positif bagi para peserta.
“Bahasa yang paling universal adalah bahasa yang ramah. Dengan pelayanan hangat, kuliner nikmat, dan acara yang tertata rapi, PORSENITAS ke-13 ini meninggalkan kenangan yang begitu mendalam bagi kami semua,” ungkapnya.
Tidak lupa, Bupati Dian memberikan ucapan selamat kepada para atlet yang pulang membawa prestasi. Namun, ia menekankan bahwa makna kemenangan sejati ada pada sikap sportif, persahabatan, dan kemampuan menjaga nama baik daerah masing-masing.
“Dalam olahraga kita belajar bahwa kemenangan adalah tentang rendah hati, sedangkan kekalahan mengajarkan jiwa yang besar. Itulah esensi sportivitas,” tutur Dian.
Lebih jauh, ia melihat kawasan KUNCI BERSAMA punya modal besar mulai dari sektor pertanian, pariwisata, hingga industri yang belum tergarap maksimal. Jika potensi ini dikelola lewat kolaborasi nyata, kawasan ini diyakini bakal jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memikat para investor.
Langkah konkret pun sudah disiapkan, di mana KUNCI BERSAMA Summit rencananya bakal digelar di Jakarta pada bulan depan. Pertemuan tersebut akan mengumpulkan para kepala daerah, kementerian, dan investor untuk mempercepat proyek pembangunan kawasan.
“Kita ingin KUNCI BERSAMA tidak lagi menjadi halaman belakang, tetapi menjadi halaman depan. Kawasan ekonomi, industri, dan pariwisata yang diperhitungkan di tingkat nasional,” kata Dian optimistis.
Di sisi lain, Ketua Panitia PORSENITAS XIII sekaligus Sekda Kota Cirebon, Dr. H. Iing Daiman, menyampaikan rasa terima kasihnya atas partisipasi seluruh daerah yang membuat acara dan pameran produk unggulan ini berjalan meriah.
Menariknya, tahun ini ada inovasi baru berupa peluncuran Mal UKM KUNCI BERSAMA sebagai ruang promosi produk lokal gratis tanpa biaya sewa. Fasilitas ini sengaja dihadirkan untuk mendongkrak pemasaran produk-produk UMKM unggulan daerah.
Pemerintah Kota Cirebon berharap konsep Mal UKM gratis ini bisa diadopsi oleh daerah anggota lainnya. Langkah ini dinilai strategis untuk memperluas jaringan pasar sekaligus memutar roda ekonomi regional lebih cepat.
Saat seremoni penutupan, diumumkan juga bahwa Kabupaten Cirebon resmi ditunjuk menjadi tuan rumah untuk gelaran PORSENITAS XIV KUNCI BERSAMA Tahun 2027 mendatang. Pengumuman ini disambut antusias sebagai estafet kelanjutan semangat kolaborasi antarwilayah.
Berakhirnya agenda tahunan ini diharapkan menjadi pijakan kuat untuk memperluas promosi potensi daerah dan mendongkrak daya saing kawasan menuju KUNCI BERSAMA yang lebih maju.
Kontingen Kuningan Bawa Pulang 20 Medali
Di arena pertandingan, kontingen Kabupaten Kuningan berhasil menorehkan hasil yang cukup membanggakan. Selain sukses mengoleksi total 20 medali, Kuningan juga membawa pulang tiga penghargaan dari ajang Pameran Produk Unggulan Daerah.
Dalam klasemen akhir, posisi keempat berhasil diamankan Kuningan dengan torehan enam medali emas, delapan perak, dan enam perunggu. Sementara itu, Kota Cirebon keluar sebagai juara umum, diikuti Kabupaten Majalengka di posisi kedua dan Kabupaten Ciamis di peringkat ketiga.
Sekretaris Kontingen Kuningan, Asep Ismanto, langsung menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet dan ofisial yang sudah berjuang habis-habisan di lapangan dengan penuh kekompakan.
Enam medali emas Kuningan disumbangkan oleh cabang olahraga tradisional Tarompah Beregu (Putra/Putri), Biliar Bola 15 Rotasi lewat Tedi Tediyana, Bulu Tangkis Ganda Campuran Firmansyah/Ika Yustrianka, Catur Perorangan oleh Agit Pratama, serta tim Bola Basket Putra.
Untuk delapan medali perak, raihan datang dari cabang Atletik lari 10K Master 45+, olahraga tradisional Dagongan, Sumpitan, Jemparingan, Biliar Bola 8 Ganda, Catur Perorangan, dan Tenis Lapangan Ganda Kepala Daerah/Eselon II.
Sementara itu, enam medali perunggu pelengkap disumbangkan dari nomor Atletik 10K Master 45+, Atletik 10K Open, beberapa nomor di cabang Jemparingan, serta tim Catur Beregu.
Prestasi Kuningan makin lengkap setelah stan mereka di Pameran Produk Unggulan Daerah berhasil menyabet Juara II Dekorasi Terbaik, Juara III Pentas Seni, dan Juara III Pameran Produk Unggulan.
Rentetan capaian ini jelas menjadi modal evaluasi yang berharga buat Kuningan untuk mematangkan persiapan atlet dan promosi daerah menyongsong PORSENITAS XIV di Kabupaten Cirebon tahun depan.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.







