DIALEKTIKA KUNINGAN — Langkah Teja Paku Alam menghalau setiap gempuran bola di bawah mistar gawang kini menempatkannya di ambang sejarah baru sepak bola nasional. Kiper andalan Persib Bandung itu baru saja mengemas dua catatan impresif sekaligus saat mengawal mistar timnya kala menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin, 4 Mei 2026.
Pertandingan tersebut menjadi penampilan ke-100 Teja bersama skuad Pangeran Biru, yang kian sempurna berkat raihan clean sheet ke-17 sepanjang musim ini. Catatan nirbobol ini menyamai rekor bertahan paling kokoh dalam satu musim milik mantan penjaga gawang Persipura Jayapura asal Korea Selatan, Yoo Jae-hoon, pada Indonesia Super League musim 2013.
Kendati namanya kini bersanding dengan kiper legendaris tersebut, penjaga gawang asal Sumatera Barat ini memilih tetap membumi. Teja mendedikasikan pencapaian prestisius ini untuk kedisiplinan rekan setim serta racikan taktik jajaran pelatih.
“Saya ucapkan terima kasih untuk Bojan Hodak dan Mario Jozic yang telah mempercayai saya di bawah mistar,” ujar Teja, Rabu, 6 Mei 2026, seraya menambahkan bahwa kerja keras para pemain di lapangan menjadi kunci utama di balik 17 laga tanpa kebobolan tersebut.
Ketidaktahuan Teja mengenai statistik pribadinya sempat mewarnai perjalanan pemecahan rekor ini. Ia baru menyadari potensi sejarah tersebut setelah jumlah nirbobolnya melewati torehan kiper senior Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa.
“Teja baru tahu setelah 15 clean sheet, ternyata jumlah itu sudah menyamai rekor Bang Andritany,” katanya mengenang momen tersebut.
Peluang Teja melampaui rekor Yoo Jae-hoon kini terbuka sangat lebar mengingat liga masih menyisakan tiga pertandingan krusial. Satu laga lagi tanpa kebobolan akan menahbiskannya sebagai pemegang rekor tunggal pertahanan terbaik dalam sejarah liga.
Ambisi pribadi rupanya ditaruh nomor sekian oleh Teja, yang menegaskan bahwa fokus utamanya adalah membawa pulang trofi juara untuk Persib Bandung. “Yang pertama mungkin saya ingin tiga poin dulu untuk tiga pertandingan sisa ini,” tegasnya, seraya menyebut rekor baru itu nantinya hanyalah bonus belaka.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






