DIALEKTIKA KUNINGAN — Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sejak Kamis sore, 19 Maret 2026, menyisakan duka bagi satu keluarga di Desa Baok.
Satu unit rumah permanen di Dusun Wage RT 003/001 mengalami kerusakan berat setelah atap ruang tengahnya ambruk total sekitar pukul 15.00 WIB.
Pemicu utamanya bukan hanya faktor cuaca, namun kondisi material bangunan yang memang sudah lapuk dimakan usia.
Rumah berukuran 4×8 meter milik Didi (46) tersebut kini tak lagi bisa ditempati dengan aman oleh keempat anggota keluarganya.
“Beruntung nihil korban jiwa, namun kerugian materiil cukup signifikan karena bangunan rusak berat,” tulis laporan mutakhir BPBD Kuningan, Jumat (20/3/2026).
Tim Assessment dari Pusdalops PB BPBD Kuningan sudah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan koordinasi penanganan.
Di lapangan, aparat desa bersama personel TNI dan Polri bahu-membahu menurunkan sisa material atap agar tidak membahayakan rumah tetangga.
Saat ini, keluarga Didi memutuskan untuk mengungsi sementara atau mudik lebih awal ke rumah kerabat mereka di Cianjur.
Kebutuhan darurat seperti terpal untuk menutup bagian yang bolong dan bantuan material bangunan sangat mendesak diperlukan.
Langkah lanjutan kini tengah dikoordinasikan oleh pihak Desa dengan instansi terkait seperti Dinsos dan BAZNAS Kabupaten Kuningan.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






