DIALEKTIKA KUNINGAN — Barang cacat atau pesanan yang tidak sesuai ekspektasi bukan cuma bikin pembeli emosi, tapi juga bisa jadi mimpi buruk buat nama baik perusahaan.
Di sinilah peran penting Quality Assurance (QA) sebagai sistem pengamanan agar kualitas produk terjaga sejak masih di dalam pabrik atau ruang pengembangan.
Apa Itu Quality Assurance?
Secara sederhana, QA adalah jaminan bahwa barang yang sampai ke tangan Anda sudah melewati standar ketat yang direncanakan sejak awal.
Fokusnya bukan cuma memeriksa barang yang sudah jadi, tapi mengawal seluruh proses produksi agar minim kesalahan dari hulu ke hilir.
Banyak yang keliru menyamakan QA dengan Quality Control (QC), padahal QA lebih ke arah standarisasi proses agar cacat produksi tidak terjadi.
Tim QA punya kuasa penuh buat memutuskan apakah sebuah barang layak lanjut ke pasar, harus diperbaiki, atau justru distop total produksinya.
Tiga Jenis QA yang Sering Ditemui
Di dunia perhotelan dan wisata, ada Hospitality QA yang memastikan servis dan layanan tetap ramah serta berstandar tinggi bagi tamu.
Lalu ada Total Quality Assurance yang bekerja secara menyeluruh di berbagai industri untuk menjaga mutu produk dalam jangka panjang.
Sedangkan di industri digital, Software QA jadi garda terdepan untuk mengetes aplikasi agar tidak banyak bug saat dipakai pengguna.
Tanggung Jawab dan Tugas QA
Seorang QA mulai bekerja sejak tahap riset dengan menyusun rencana standar kualitas bersama tim marketing agar sesuai kebutuhan pasar.
Mereka juga turun ke lapangan untuk memantau dan menguji sampel produk secara berkala, mulai dari tahap awal hingga produksi massal.
Kalau ditemukan ada proses yang menyimpang, tim QA akan langsung memberikan instruksi perbaikan kepada tim produksi agar tidak fatal.
Tak hanya mengawasi, mereka juga wajib mencari solusi jitu jika muncul masalah teknis mendadak di tengah jalur produksi.
Semua temuan dan hasil pengujian harus dicatat rapi dalam dokumentasi sebagai bahan evaluasi untuk produksi di masa depan.
Bahkan setelah produk laku, QA masih bertanggung jawab menyelidiki keluhan konsumen jika ternyata ada ketidaksesuaian di lapangan.
Syarat Jadi QA Handal
Untuk terjun di bidang ini, seseorang dituntut punya kemampuan riset, problem solving yang cepat, dan ketelitian tingkat tinggi.
Selain disiplin, komunikasi yang luwes juga penting karena mereka harus berkoordinasi dengan banyak divisi demi menjaga satu standar yang sama.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






