Scroll untuk baca artikel
PendidikanTech

Cara Universitas Muhamadiyah Kuningan Cetak ‘Bos Muda’ Peternakan Lewat Praktikum Terpadu dengan Teknologi Modern

×

Cara Universitas Muhamadiyah Kuningan Cetak ‘Bos Muda’ Peternakan Lewat Praktikum Terpadu dengan Teknologi Modern

Sebarkan artikel ini
Prodi Peternakan Universitas Muhammadiyah Kuningan menggelar praktikum terpadu di Gumolong Farm, persiapkan mahasiswa hadapi industri modern.
Prodi Peternakan Universitas Muhammadiyah Kuningan menggelar praktikum terpadu di Gumolong Farm, persiapkan mahasiswa hadapi industri modern.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pembelajaran melalui Praktikum Terpadu yang digelar di Gumolong Farm, Desa Geresik, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Semester 1 dan Semester 3 dengan konsep pembelajaran lapangan yang mengintegrasikan empat mata kuliah dalam satu rangkaian praktikum terpadu.

Praktikum tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif dan aplikatif, sekaligus menjawab kebutuhan dunia industri peternakan yang terus berkembang.

Empat mata kuliah yang dipadukan meliputi Pengetahuan Bahan Pakan, Anatomi dan Fisiologi Ternak, Reproduksi Ternak, serta Agrostologi dengan praktik langsung di lapangan.

Pada materi Pengetahuan Bahan Pakan, mahasiswa mempraktikkan pembuatan complete feed dan silase sebagai bekal pengelolaan pakan ternak modern.

Sementara itu, pada mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Ternak, mahasiswa melakukan pengukuran kondisi faali domba saat normal dan setelah mengalami stres atau kelelahan.

Untuk mata kuliah Reproduksi Ternak, mahasiswa mendapat pengalaman berharga melalui praktik pemeriksaan kebuntingan ternak menggunakan teknologi ultrasonografi (USG).

Sedangkan pada mata kuliah Agrostologi, mahasiswa dilatih menghitung daya tampung hijauan pakan ternak sebagai dasar pengelolaan pakan berkelanjutan.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Produksi Gumolong Farm, Cevi Andreana, S.Pt., yang memberikan materi sekaligus pendampingan teknis selama praktikum berlangsung.

Kehadiran praktisi industri dinilai mampu memperkaya wawasan mahasiswa mengenai kondisi riil dan tantangan peternakan di lapangan.

Dosen pengampu Reproduksi Ternak, Ari Abdulah Safari, M.Pt., menyebut praktikum terpadu memiliki peran penting dalam mencetak lulusan berkualitas.

Ia menegaskan, kegiatan ini diarahkan untuk melahirkan sarjana peternakan yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga terampil dalam praktik.

Hal senada disampaikan Ketua Program Studi Peternakan UM Kuningan, Choirul Badriah, S.Pt., M.Si., yang menilai praktikum terpadu sebagai strategi pembelajaran kontekstual berbasis kebutuhan industri.

Menurutnya, mahasiswa dituntut berinteraksi langsung dengan kondisi nyata di lapangan sebagai proses pembentukan kompetensi profesional.

Selain meningkatkan kemampuan akademik dan teknis, kegiatan ini juga mendorong penguatan soft skill mahasiswa, seperti komunikasi, disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tim.

Lingkungan Gumolong Farm yang representatif turut mendukung terciptanya suasana belajar yang efektif, interaktif, dan kondusif.

Melalui praktikum terpadu ini, Prodi Peternakan Universitas Muhammadiyah Kuningan optimistis dapat terus mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di industri peternakan yang kian dinamis.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *