DIALEKTIKA KUNINGAN — Tak perlu lagi memeras keringat di usia senja, ratusan penarik becak lansia di Kuningan kini bisa bernapas lega usai menerima bantuan becak listrik rakitan Pindad dari Presiden Prabowo.
Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto resmi disalurkan untuk masyarakat Kabupaten Kuningan pada Sabtu (5/9/2026). Bantuan ini diprioritaskan bagi para penarik becak berusia lanjut agar tetap bisa mengais rezeki tanpa perlu menguras tenaga fisik.
Serah terima kendaraan roda tiga tersebut dipusatkan di Kajene Forest, Jalan Siliwangi, Purwawinangun. Agenda yang digagas Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional ini dihadiri Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Tuti Andriani, Anggota DPR RI Rokhmat Ardian, serta jajaran Forkopimda.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi penuh penyaluran bantuan 200 unit becak listrik bagi warganya tersebut.
Dian menganggap bantuan ini sebagai wujud kepedulian nyata pemerintah pusat dan Yayasan GSN terhadap warga Kuningan yang mengandalkan profesi pengayuh becak.
Momen penyerahan ini terasa semakin spesial karena bertepatan dengan momentum perayaan Hari Jadi ke-528 Kuningan.
“Selamat hari ulang tahun ke-528 untuk Kuningan, usia yang panjang bagi kita untuk terus bekerja sama membangun daerah,” ucap Dian.
Dian mengungkapkan, Kuningan sebelumnya juga sempat menerima beragam kucuran bantuan dari Presiden Prabowo, mulai dari sektor pertanian hingga krisis air.
“Beberapa bulan lalu ada bantuan alat pertanian seperti hand sprayer dan traktor, lalu ada juga bantuan air bersih untuk wilayah Kuningan Timur saat kekeringan,” kenangnya.
Kehadiran becak listrik ini dinilai menambah deretan fasilitas penunjang ekonomi warga, khususnya para pekerja informal.
“Bantuan becak listrik ini anugerah, membuktikan Pak Prabowo tulus membantu rakyat yang membutuhkan,” tutur Dian.
Selain mempermudah kerja penarik becak, Dian menyebut penggunaan armada berbasis baterai ini sejalan dengan kampanye efisiensi energi.
“Ini sekaligus jadi komitmen kita bersama untuk beralih ke energi bersih berbasis listrik,” tambahnya.
Direktur Hubungan dan Kerja Sama Kelembagaan Yayasan GSN, Nuriana, menegaskan bahwa program ini murni ditujukan untuk menyokong hidup para penarik becak.
“Atas nama masyarakat dan pemda, kami menyampaikan terima kasih ke Pak Prabowo yang tak henti-hentinya memberi perhatian lewat bantuan becak listrik ini,” ujar Nuriana.
Langkah ini bukan sekadar modernisasi sarana transportasi jalan raya, melainkan ikhtiar mendorong tingkat pendapatan para penerimanya.
“Meski baru 200 unit, kami berharap ini bisa mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan warga Kuningan,” harapnya.
Untuk tahap awal, penempatan becak listrik bakal difokuskan di kawasan bercontur datar serta titik-titik destinasi wisata.
“Kami prioritaskan dulu untuk area yang datar dan kawasan objek wisata,” kata Nuriana.
Pihaknya bahkan membocorkan peluang bagi para kusir delman yang sudah lanjut usia untuk ikut mendapatkan bantuan serupa jika berminat.
“Kalau para kusir delman yang sepuh mau, nanti bisa kita tawarkan juga,” cetusnya.
Mengenai urusan daya baterai, Nuriana menjamin para pengemudi tidak akan kesulitan saat melakukan pengisian ulang.
“Cas baterainya gampang, tinggal colok seperti cas HP, tidak rumit seperti mobil listrik,” jelasnya.
Nantinya, Pemkab Kuningan disarankan menyediakan beberapa stasion pengisian daya di lokasi strategis.
Becak listrik yang dibagikan ini dipastikan merupakan unit kendaraan buatan dalam negeri produksi PT Pindad
Nuriana memandatkan pesan khusus agar kendaraan ini dirawat dengan baik dan diharamkan untuk dipindahtangankan.
“Pesan Pak Prabowo, tolong dirawat baik-baik supaya awet dan jangan sampai dijual, gunakan sepenuhnya untuk cari nafkah,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Rokhmat Ardian membeberkan bahwa sasaran utama bantuan ini memang difokuskan bagi pengemudi yang sudah uzur.
Di beberapa daerah penerima, rata-rata pengemudinya berumur di atas 60 tahun, bahkan sempat ditemukan penarik becak berusia 100 tahun di Malang yang masih aktif bekerja.
“Pak Prabowo memang sangat menaruh perhatian pada pengemudi becak yang sudah lansia,” ungkap Rokhmat.
Langkah ini diambil karena prihatin melihat warga senior yang masih harus memeras keringat mengayuh becak di bawah terik matahari.
“Kasian kalau yang tua-tua harus ngayuh becak pakai tenaga di siang bolong, dengan becak listrik ini mereka tidak perlu cape-cape lagi,” katanya.
Rokhmat berharap unit becak listrik ini bisa beroperasi optimal di pusat keramaian seperti pasar dan kawasan wisata daerah.
Selanjutnya, Dinas Perhubungan bersama pihak kepolisian bakal turun tangan melakukan pembinaan serta pengawasan operasional di lapangan.
“Supaya becak listrik ini bisa menopang ekonomi warga tapi tetap aman dan tertib sesuai aturan lalu lintas,” jelas Rokhmat.
Penyaluran lewat Yayasan GSN ini ditegaskan sebagai wujud kasih sayang terhadap lansia agar tetap berdaya di usia tua.
“Ini bentuk perhatian Pak Prabowo untuk warga usia 55 tahun ke atas supaya tetap produktif dan bisa mengais rezeki,” tuturnya.
Selain menopang dapur warga, kehadiran moda transportasi unik ini diyakini mampu mempercantik ekosistem pariwisata Kuningan
“Ini bukan sekadar bantuan kendaraan, tapi ada harapan untuk masa depan warga yang lebih baik,” ucap Rokhmat.
Rokhmat menegaskan kembali bahwa penyerahan bantuan ini adalah bentuk tanggung jawab moral terhadap keberlangsungan hidup rakyat kecil.
“Ini bukan cuma soal becaknya, tapi soal masa depan mereka,” tegasnya.
Kepedulian Presiden Prabowo disebut berangkat dari rasa hormat kepada warga yang terus berjuang mencari nafkah meski fisik tak lagi prima.
Ia juga sempat menyinggung berbagai program strategis pemerintah pusat di bidang pendidikan dan pemenuhan gizi anak demi mencetak SDM unggul.
“Terakhir, saya titip becak lokal buatan Pindad ini dijaga betul, jangan sampai dijual atau berpindah tangan,” pungkasnya.
Penyaluran 200 unit becak listrik ini diharapkan membawa dampak langsung bagi pergerakan roda ekonomi, transportasi, dan pariwisata di Kabupaten Kuningan.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.









