Scroll untuk baca artikel
BeritaSeni

Vidi Aldiano Meninggal Dunia 7 Maret 2026, Pesan Haru Deddy Corbuzier: You Gone Too Soon

×

Vidi Aldiano Meninggal Dunia 7 Maret 2026, Pesan Haru Deddy Corbuzier: You Gone Too Soon

Sebarkan artikel ini
Kabar duka datang dari dunia musik. Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) usai berjuang melawan kanker ginjal sejak 2019.
Kabar duka datang dari dunia musik. Vidi Aldiano (kiri) meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) usai berjuang melawan kanker ginjal sejak 2019.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Dunia musik Tanah Air berduka. Penyanyi sekaligus penulis lagu Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026).

Kabar kepergiannya menyebar cepat setelah pihak keluarga dan rekan-rekan musisi mengunggah ucapan belasungkawa di media sosial.

Salah satu pesan paling emosional datang dari Deddy Corbuzier melalui akun Instagram pribadinya, @mastercorbuzier.

Deddy mengunggah gambar hati yang retak dengan latar hitam, mengekspresikan rasa kehilangan yang mendalam bagi sahabatnya itu.

“Hati saya hancur. Kamu pergi terlalu cepat, jiwa yang indah… Vidi Aldiano,” tulis Deddy dalam bahasa Inggris.

Tak hanya itu, Deddy juga mengungkapkan penyesalan karena merasa belum cukup lama mengenal sosok Vidi dalam hidupnya.

Unggahan tersebut seketika dibanjiri ribuan komentar warganet yang seolah tak percaya atas kabar duka ini.

Pelantun lagu “Nuansa Bening” tersebut mengembuskan napas terakhir pada Sabtu sore akibat kanker ginjal yang diidapnya selama beberapa tahun terakhir.

Nama-nama besar seperti Andi Rianto hingga Adib Hidayat turut memberikan penghormatan terakhir bagi musisi berbakat ini.

Pihak keluarga akhirnya mengonfirmasi bahwa Vidi berpulang setelah perjuangan panjang melawan penyakit yang menggerogoti tubuhnya.

Vidi sendiri diketahui sudah mengidap kanker ginjal sejak 2019 dan sempat menjalani serangkaian operasi besar di luar negeri.

Belakangan, intensitasnya di layar kaca memang jauh berkurang karena ia harus fokus pada proses pemulihan kesehatan.

Penyanyi yang melejit di akhir era 2000-an ini meninggalkan warisan karya luar biasa, mulai dari “Status Palsu” hingga “Cinta Jangan Kau Pergi”.

Sejak diagnosis stadium lanjut di tahun 2019, Vidi sebenarnya sangat terbuka kepada publik mengenai kondisi medis yang ia alami.

Meski fisiknya melemah, ia tetap dikenal sebagai sosok yang ceria dan terus berkarya demi para penggemar setianya.

Kepergian Vidi menjadi pengingat bagi publik mengenai bahayanya kanker ginjal yang seringkali muncul tanpa gejala di fase awal.

Sebagai informasi, kanker ginjal terjadi akibat mutasi sel yang tak terkendali dan berisiko menyebar jika tidak ditangani sejak dini.

Beberapa faktor pemicunya meliputi faktor usia, obesitas, hingga kebiasaan merokok dan tekanan darah tinggi.

Gejala yang perlu diwaspadai antara lain adanya darah pada urine, nyeri pinggung bawah, hingga penurunan berat badan secara drastis.

Jika Anda merasakan keluhan serupa, segera lakukan pemeriksaan medis seperti CT scan atau biopsi untuk deteksi dini yang lebih akurat.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *