Scroll untuk baca artikel
OlahragaPersib

Saat Persib Hampir Pulang Membawa 3 Poin, Eksekusi Penalti Peralta di Akhir Laga Selamatkan Wajah Borneo

×

Saat Persib Hampir Pulang Membawa 3 Poin, Eksekusi Penalti Peralta di Akhir Laga Selamatkan Wajah Borneo

Sebarkan artikel ini
Persib Bandung ditahan Borneo FC 1-1 di Stadion Segiri. Gol Adam Alis dibalas penalti Mariano Peralta pada menit akhir laga.
Persib Bandung ditahan Borneo FC 1-1 di Stadion Segiri. Gol Adam Alis dibalas penalti Mariano Peralta pada menit akhir laga.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Pertandingan antara Borneo FC Samarinda vs Persib Bandung di Stadion Segiri, Minggu (15/3/2026) malam Ramadan, berjalan seperti duel dua tim yang sama-sama paham taruhannya.

Persib datang membawa status pemuncak klasemen. Sementara Borneo FC berdiri tepat di belakangnya, menunggu kesempatan memperpendek jarak.

Sejak peluit awal berbunyi, permainan langsung terasa rapat. Bola lebih sering bergulir di tengah lapangan, seolah kedua tim masih saling membaca arah serangan.

Peluang pertama justru muncul dari tuan rumah. Kaldo Obieta memutar badan di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan, tetapi bola masih terlalu lemah untuk menyulitkan Teja Paku Alam.

Tak lama kemudian, Persib menemukan celahnya.

Menit ke-14, kemelut di depan gawang gagal disapu bersih lini belakang Borneo. Bola liar jatuh di kaki Adam Alis yang tanpa ragu melepaskan sepakan keras ke gawang yang dijaga Nadeo Argawinata.

Gol itu terasa spesial. Adam Alis pernah mengenakan seragam Borneo beberapa musim lalu, sebelum kini berdiri di kubu lawan.

Keunggulan membuat Persib bermain lebih percaya diri. Berguinho bahkan sempat melakukan tusukan panjang melewati beberapa pemain Borneo sebelum masuk kotak penalti, namun penyelesaian akhirnya masih melambung.

Borneo tidak tinggal diam.

Kaldo Obieta beberapa kali muncul sebagai ancaman. Ia menerima umpan Mariano Peralta dari sisi kanan, tetapi sepakan dari sudut sempit hanya melebar tipis dari gawang Persib.

Menjelang turun minum, Obieta kembali mendapatkan ruang melalui sundulan di dalam kotak penalti. Bola hanya lewat beberapa sentimeter di atas mistar.

Babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis Persib, 1-0.

Memasuki paruh kedua, tempo permainan berubah. Borneo menaikkan intensitas serangan dan memaksa Persib lebih banyak bertahan.

Pada menit ke-47, Obieta kembali mengancam setelah menerima umpan mendatar dari Peralta. Sepakan jarak dekatnya kembali melenceng tipis.

Tekanan terus datang. Juan Villa mencoba peruntungannya lewat tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi Teja Paku Alam sigap menepis bola.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mencoba merespons situasi dengan memasukkan Ramon Tanque dan Beckham Putra Nugraha untuk menambah tenaga di lini depan.

Namun, Borneo tetap menemukan momentumnya.

Menit ke-81, wasit menghentikan permainan untuk meninjau tayangan VAR. Terlihat bola mengenai tangan Uilliam Barros di dalam kotak penalti.

Keputusan pun diambil: penalti untuk Borneo.

Mariano Peralta maju sebagai eksekutor. Tendangannya meluncur tenang ke sudut gawang dan membuat Teja Paku Alam tak mampu menjangkaunya.

Skor berubah menjadi 1-1.

Laga sebenarnya hampir berbalik pada detik-detik terakhir. Beckham Putra berhasil melewati Nadeo Argawinata dan tinggal menghadapi gawang yang terbuka.

Namun Kei Hirose datang dari belakang dan memblok bola di saat yang nyaris terlambat.

Peluit panjang akhirnya berbunyi. Kedudukan tetap 1-1.

Hasil itu tidak mengubah peta persaingan di papan atas. Persib masih berada di puncak klasemen dengan 58 poin, sementara Borneo FC membuntuti dengan selisih empat angka.

Kompetisi kemudian memasuki jeda Lebaran. Persib dijadwalkan menghadapi Semen Padang FC pada 5 April, sedangkan Borneo FC akan bertemu Madura United FC di hari yang sama.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *