Scroll untuk baca artikel
Berita

Sungai Cikaro Cibingbin Meluap, Puluhan Rumah di Cisaat Kuningan Terendam Banjir Sedada Orang Dewasa

×

Sungai Cikaro Cibingbin Meluap, Puluhan Rumah di Cisaat Kuningan Terendam Banjir Sedada Orang Dewasa

Sebarkan artikel ini
Sungai Cikaro Cibingbin meluap, 50 rumah di Desa Cisaat terendam hingga 1 meter, BPBD Kabupaten Kuningan pastikan tak ada korban jiwa.
Sungai Cikaro Cibingbin meluap, 50 rumah di Desa Cisaat terendam hingga 1 meter, BPBD Kabupaten Kuningan pastikan tak ada korban jiwa.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kuningan pada Rabu (11/2/2026) petang membuat warga Desa Cisaat, Kecamatan Cibingbin, harus berjaga ekstra karena permukiman mereka mendadak dikepung air.

Luapan Sungai Cikaro mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 18.00 WIB, menyusul curah hujan tinggi yang membuat debit air sungai tak lagi tertampung.

Dusun 1 dan Dusun 2 menjadi wilayah terdalam yang terdampak, dengan ketinggian air yang merayap naik mulai dari 80 sentimeter hingga satu meter.

Berdasarkan data terbaru dari BPBD Kuningan, setidaknya ada sekitar 50 rumah warga yang sempat terendam luapan air sungai yang keruh tersebut.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini meski air masuk cukup cepat ke ruang-ruang rumah warga.

Baca Juga:  Hujan Kartu Merah Dilaga El Clasico Liga 1 Persib Bandung vs Persija Jakarta Hari Ini

Tim Assessment BPBD Kuningan langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah laporan masuk untuk memantau titik-titik rawan dan membantu koordinasi lapangan.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan aparat kecamatan juga nampak bersiaga untuk memastikan keamanan warga di tengah suasana gelap akibat banjir.

Memasuki tengah malam, kondisi cuaca mulai bersahabat dan air yang merendam permukiman perlahan-lahan kembali surut.

Hingga Kamis (12/2/2026) dini hari, warga bersama aparat desa mulai sibuk membersihkan sisa-sisa material lumpur yang mengendap di dalam rumah.

Meski kondisi sudah mulai normal kembali, pihak desa tetap mewanti-wanti masyarakat agar tidak lengah mengingat musim hujan masih berada di puncaknya.

Kewaspadaan tinggi sangat diperlukan, terutama bagi warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai agar segera melapor jika debit air kembali menunjukkan tanda-tanda kenaikan.

Baca Juga:  Timnas U17 Indonesia Tumbangkan Yaman! Era Baru Sepak Bola Muda Garuda di Bawah Sentuhan Magis Nova Arianto

BPBD Kuningan pun masih terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi adanya potensi banjir susulan di wilayah tersebut.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *