Scroll untuk baca artikel
OlahragaSepak Bola

Kuningan Berpesta! Ribuan Warga Arak-arakan Iringi Kepulangan Pesik Usai Segel Tiket Liga 3

×

Kuningan Berpesta! Ribuan Warga Arak-arakan Iringi Kepulangan Pesik Usai Segel Tiket Liga 3

Sebarkan artikel ini
Ribuan warga Kuningan tumpah ke jalan sambut konvoi skuad Pesik yang sukses raih tiket promosi ke Liga 3 usai laga Liga 4 2026.
Ribuan warga Kuningan tumpah ke jalan sambut konvoi skuad Pesik yang sukses raih tiket promosi ke Liga 3 usai laga Liga 4 2026.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Lama tertidur dari panggung nasional, gairah si kulit bundar di tanah Pasundan kembali meledak saat ribuan pasang mata menjadi saksi kepulangan sang pahlawan lokal pembawa tiket promosi.

Arak-arakan massa langsung menyemut di sepanjang jalur protokol begitu bus pembawa skuad PESIK Kuningan menampakkan diri. Keberhasilan menyabet status runner-up Liga 4 Piala Presiden 2026 sukses mengamankan satu tiket promosi menuju Liga 3 Nusantara, sekaligus mengubah hari Minggu kemarin menjadi panggung pesta rakyat yang emosional.

Tugu Ikan Sampora dipilih sebagai titik start pergerakan rombongan tepat pukul dua siang. Konvoi panjang tersebut mengular membelah jalur Jalaksana, Cirendang, melewati pos lampu merah Cijoho serta Ciporang, sebelum akhirnya melintasi kawasan Winduhaji, RSUD ’45, SMPN 2 Kuningan, Simpang Tiga Salawati, Lampu Merah Gotong Royong, Jalan Pramuka, hingga sempat melepas lelah di Grage dan finis di Pendopo Kabupaten.

Sepanjang lintasan sejauh 23 kilometer itu, atmosfer luar biasa diperlihatkan oleh masyarakat yang berjejal di pinggir jalan demi memberikan penghormatan tertinggi untuk para penggawa tim. Warga sibuk mengabadikan momen magis ini menggunakan ponsel pintar mereka, berbaur dengan kepulan asap knalpot dan gemuruh yel-yel dari ribuan kendaraan suporter yang melakukan pengawalan ketat.

“Alhamdulillah, penantian panjang ini berbuah manis dengan tembusnya PESIK Kuningan ke Liga 3, sebuah kebanggaan besar bagi seluruh publik bola Kuningan,” tutur Willy, pemuda 20 tahun asal Jalaksana yang rela berpanas-panasan menunggangi roda duanya demi mengawal bus pemain. Pemuda ini menaruh harapan besar agar konsistensi performa tim terus terjaga demi melambungkan nama daerah di kancah nasional pada musim depan.

Sisi emosional yang sama juga terpancar dari raut wajah Aki Yaya, seorang sesepuh berusia 60 tahun asal Desa Cibinuang yang ikut larut di tengah kerumunan massa. Lolosnya PESIK Kuningan ke Liga 3 dinilainya harus menjadi momentum emas untuk membangkitkan gairah pembinaan usia muda sekaligus menumbuhkan mental juara bagi talenta-talenta lokal di bidang olahraga.

“Atmosfer gila seperti ini sudah sangat lama tidak kami rasakan di Kuningan, dan modal kolektif ini semoga membuat kedalaman tim semakin solid untuk bertarung di level yang lebih tinggi,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca menahan haru.

Pencapaian bersejarah di kompetisi format baru ini tak lepas dari solidnya organisasi permainan, terutama performa tangguh di bawah mistar gawang yang dikawal oleh duet Muhammad Rafi Junaedi dan M. Riyanto Pratama. Barisan pertahanan juga tampil disiplin sepanjang musim berkat komando serta ketangguhan Mohamad Arozi, Dimas Dinanda, Mohammad Rafly Achyar, Farhan Habibi, M. Raihan, Muhammad Farriziano Habibie, Deogo Andrian Leste, Wildansyah, Yulianus Salla, hingga Isma Bayu.

Sektor sentral lapangan tengah menjadi milik para kreator serangan seperti Mahadirga Maranando Lasut, Rholy Hizkia Gogali, Muhammad Reza Pamungkas, Mohamad Revanza Abdul Karim, Gian Farhan Frasetyo, dan Gevil Aprino Hendri yang sukses menjaga ritme permainan. Ketajaman di lini depan disempurnakan oleh pergerakan spartan barisan juru gedor utama yang dihuni Rijalul Akram, Ardiansyah, Muhamad Raihan, Puja Ajirumba, serta Rafli Luckyansah.

Keberhasilan mengunci satu tempat di Liga 3 bukan sekadar torehan prestasi di atas kertas, melainkan sebuah pembuktian bahwa sejarah emas sepak bola Kuningan kini telah lahir kembali. Optimisme tinggi sekarang sedang menjalar di dada publik pendukung untuk menatap target yang jauh lebih menantang pada musim kompetisi mendatang.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *