DIALEKTIKA KUNINGAN — Lionel Messi dan kolega ditantang raksasa tangguh yang belum pernah sekalipun tertinggal sepanjang turnamen, dalam misi berat mempertahankan dominasi historis Albiceleste di tanah Amerika.
Perebutan tiket semifinal Piala Dunia 2026 kian memanas saat Timnas Argentina vs Swiss di GEHA Field at Arrowhead Stadium, Kansas City, pada Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB.
Laga hidup-mati ini menjadi ujian konsistensi bagi skuad Albiceleste yang secara historis tercatat belum pernah sekalipun menelan kekalahan dari tim berjuluk Rossocrociati tersebut.
Melirik data statistik di situs 11v11, kedua negara sejauh ini sudah saling sikut sebanyak tujuh kali di berbagai ajang internasional.
Tim Tango mendominasi mutlak dengan mengemas lima kemenangan dan dua hasil imbang, serta sukses menceploskan 15 gol dan baru kebobolan tiga kali.
Memori manis kemenangan terbesar Argentina atas Swiss terjadi dalam laga uji coba medio Desember 1980 silam, saat mereka mencukur habis lawannya lima gol tanpa balas.
Sementara pada panggung resmi, pertemuan terakhir kedua tim di babak 16 besar Piala Dunia 2014 berakhir dramatis lewat gol tunggal Angel Di Maria di babak perpanjangan waktu.
Swiss kala itu terbukti mampu memberikan perlawanan sengit hingga memaksa laga berjalan alot di Arena Corinthians, sebuah sinyal bahaya yang wajib diwaspadai Scaloni menjelang laga esok pagi.
Motivasi tinggi kini tengah menyelimuti anak asuh Murat Yakin setelah melenggang ke perempat final berkat kemenangan adu penalti yang melelahkan atas Kolombia.
Kedisiplinan taktik menjadi identitas utama Granit Xhaka dan kawan-kawan yang sukses menjuarai Grup B sebelum menyingkirkan Aljazair di fase gugur.
Sektor pertahanan Swiss menjadi momok menakutkan karena mereka belum pernah berada dalam posisi tertinggal dari lawan, terhitung sejak babak kualifikasi dimulai.
Murat Yakin diprediksi bakal menumpuk pemain di area tengah guna meredam ruang kreativitas Lionel Messi yang menjadi motor serangan utama Argentina.
Gaya main dengan tempo lambat kemungkinan besar bakal diperagakan Swiss untuk membuat lini serang Argentina frustrasi dan kehabisan akal.
“Kami tahu cara menghentikan pemain terbaik dunia, kuncinya ada pada kerapian organisasi dan kerapatan jarak antarlini,” ungkap Murat Yakin dalam sesi jumpa pers.
Lionel Messi sendiri masih menjadi jaminan mutu bagi Argentina setelah mengemas delapan gol sepanjang turnamen dan memimpin perburuan gelar top skor.
La Pulga bakal kembali ditandemkan dengan Lautaro Martinez di lini depan, disokong kreativitas Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister dari lini kedua.
Sedangkan di kubu Swiss, ancaman serangan balik bakal bertumpu pada ketajaman Breel Embolo yang terlibat langsung dalam 13 gol dari 17 laga internasional terakhirnya.
Prediksi Susunan Pemain Argentina vs Swiss
- Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister; Lionel Messi, Lautaro Martinez.
- Swiss (4-3-3): Gregor Kobel; Denis Zakaria, Nico Elvedi, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez; Ardon Jashari, Granit Xhaka, Remo Freuler; Dan Ndoye, Breel Embolo, Ruben Vargas.
Melihat kedalaman skuad, bursa prediksi internasional seperti WhoScored dan Sports Mole kompak menjagokan kemenangan tipis Argentina dengan skor 2-1.
Tempat Menonton dan Link Live Streaming Argentina vs Swiss
Jalannya duel taktik babak perempat final ini bisa disaksikan secara langsung melalui siaran TVRI. Bagi pemirsa layar kaca yang ingin menonton lewat HP, akses laga dapat dipantau melalui link live streaming resmi di platform TVRI Klik tepat pada pukul 08.00 WIB.
4 Link Live Streaming Argentina vs Swiss
Pertandingan Argentina vs Swiss di Piala Dunia 2026 tempat menonton dapat disaksikan melalui tayangan link live streaming. Di bawah ini tautan untuk menontonnya.
Disclaimer: 4 link live streaming Piala Dunia 2026 di atas hanya bersifat informasi bagi pembaca PR Kuningan. Setiap penyedia layanan link live streaming memiliki ketentuan dan peraturan yang wajib dipatuhi pengguna.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.







