DIALEKTIKA KUNINGAN — Langkah Persib Maung Bandung untuk mengunci gelar juara kian tak terbendung setelah berhasil membawa pulang tiga poin penuh dari markas Semen Padang.
Ramon Tanque menjadi bintang lapangan dengan memborong dua gol kemenangan Persib dalam laga yang berlangsung di Stadion H. Agus Salim, Sumatera Barat, Minggu (5/4/2026) malam.
Keberhasilan ini membuat Persib Bandung tetap kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 61 poin, menjaga jarak aman dari kejaran Borneo FC. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Semen Padang semakin terpuruk di zona merah, tepatnya di posisi 17 klasemen sementara.
Dominasi tim asuhan Bojan Hodak sebenarnya sudah terlihat sejak awal, meski tuan rumah sempat mencoba memberikan tekanan kejutan. Statistik mencatat penguasaan bola Persib mencapai 58 persen dengan total 18 tembakan yang menghujani pertahanan lawan.
Pertandingan baru berumur dua menit saat Angelo Meneses hampir saja mengejutkan Teja Paku Alam melalui skema serangan cepat. Beruntung bagi Persib, sepakan kapten Semen Padang itu masih meleset tipis di samping gawang.
Teja Paku Alam benar-benar dipaksa bekerja keras pada awal babak pertama guna menahan gempuran bertubi-tubi dari Diego Mauricio dan Guillermo Fernandez. Penyelamatan krusial dilakukan Teja saat menepis tandukan tajam Guillermo yang memanfaatkan umpan matang Douglas Maicon.
Memasuki menit ke-16, irama permainan mulai beralih ke tangan anak-anak Bandung yang mencoba membongkar pertahanan lewat aksi individu Beckham Putra. Sayangnya, tendangan mendatar dari pemain muda itu masih terlalu lemah untuk menaklukkan Rendy Oscario.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-33 lewat kerja sama apik di lini depan Persib. Berguinho melakukan akselerasi menawan di sisi sayap sebelum mengirimkan umpan silang akurat ke jantung pertahanan.
Ramon Tanque yang berada dalam posisi lowong tanpa ampun menyambar bola tersebut untuk mengubah skor menjadi 1-0. Gol ini seketika meruntuhkan mental bertanding tuan rumah yang sebelumnya sempat tampil percaya diri.
Semen Padang sempat memiliki peluang emas melalui bola liar yang didapatkan Guillermo Fernandez di dalam kotak penalti sesaat sebelum jeda. Namun, kegemilangan Teja Paku Alam di bawah mistar gawang kembali menjadi tembok yang sulit ditembus.
Skor satu nol untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama.
Strategi penyegaran coba dilakukan pelatih Imran Nahumarury dengan memasukkan Kasim Botan dan Firman Juliansyah di awal paruh kedua. Perubahan ini sempat menambah daya gedor tuan rumah, namun disiplinnya barisan belakang Persib membuat serangan mereka selalu kandas.
Mimpi buruk bagi pendukung tuan rumah kembali terjadi pada menit ke-70 melalui skema bola mati. Umpan terukur dari sepak pojok Thom Haye berhasil disambut dengan sundulan mematikan oleh Ramon Tanque.
Gol kedua atau brace dari penyerang asal Brasil itu sekaligus mengunci kemenangan 2-0 untuk keunggulan Pangeran Biru. Meski kedua tim tetap saling serang di sisa waktu, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta hingga laga usai.
Di tempat lain, rival terdekat Persib yakni Borneo FC juga berhasil memetik kemenangan 3-1 saat melawat ke markas Madura United. Hasil ini membuat persaingan di papan atas Super League tetap panas dengan selisih empat poin di antara keduanya.
Kini Persib setidaknya butuh tujuh kemenangan lagi dari delapan laga tersisa untuk mencatatkan sejarah baru sebagai peraih Hattrick Juara Liga 1. Tantangan berikutnya sudah menanti di depan mata, di mana Persib dijadwalkan akan menjamu Bali United di pekan selanjutnya.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






