Scroll untuk baca artikel
EkonomiSosial

GPM DIRAHMATI Kuningan Salurkan 20 Ton Bahan Pokok Selama Ramadhan 2026

×

GPM DIRAHMATI Kuningan Salurkan 20 Ton Bahan Pokok Selama Ramadhan 2026

Sebarkan artikel ini
Gerakan Pangan Murah GPM DIRAHMATI Kuningan salurkan hampir 20 ton bahan pokok. Warga antusias, beras dan minyak goreng cepat habis.
Gerakan Pangan Murah GPM DIRAHMATI Kuningan salurkan hampir 20 ton bahan pokok. Warga antusias, beras dan minyak goreng cepat habis.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan bertajuk DIRAHMATI di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mendapat sambutan hangat dari warga. Hingga Rabu (25/2/2026), hampir 20 ton bahan pokok sudah tersalurkan.

Program ini digelar di tiga titik awal, yakni Desa Seda Kecamatan Mandirancan, Desa Haurkuning Kecamatan Nusaherang, dan Desa Kasturi Kecamatan Kuningan. Di tiap lokasi, warga sudah memadati area sejak pagi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, menyebut rata-rata distribusi per lokasi mencapai 6 sampai 7 ton komoditas. Sebagian besar barang cepat habis karena kebutuhan meningkat selama Ramadan.

“Dalam tiga kali pelaksanaan ini, total komoditas yang terjual mendekati 20 ton. Antusiasme warga sangat tinggi,” ujar Wahyu.

Beras, minyak goreng, dan telur ayam jadi komoditas paling diburu. Selain itu, gula pasir, daging ayam, bawang merah, dan bawang putih juga laris.

Setiap titik menyediakan sekitar 3 ton beras, 300 liter minyak goreng, 250 kilogram telur ayam, 250 kilogram daging sapi, dan 200 kilogram gula pasir. Cabai serta aneka sayuran juga disiapkan untuk melengkapi kebutuhan dapur warga.

Selisih harga dengan pasar disebut cukup terasa. Itu sebabnya, tak sedikit komoditas sudah habis sebelum kegiatan selesai.

Ibu Inah, warga Desa Kasturi, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Menurutnya, belanja kebutuhan pokok jadi lebih ringan di tengah kenaikan harga Ramadan.

“Harga di sini lebih murah dibanding pasar, jadi bisa hemat. Apalagi sekarang bulan puasa,” katanya.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, yang meninjau langsung kegiatan, menegaskan pengendalian inflasi harus dirasakan nyata oleh masyarakat. Menurutnya, stabilitas harga pangan jadi kunci agar warga bisa menjalankan Ramadan dengan tenang.

Pemkab Kuningan memastikan GPM DIRAHMATI akan digelar bergilir di 15 kecamatan hingga menjelang Idul Fitri 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga pasokan sekaligus daya beli masyarakat selama Ramadan 2026.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *