Scroll untuk baca artikel
PersibSepak Bola

PERSIB 3-1 Borneo FC: Bojan Hodak Tersenyum Manis Lihat Lefundes Hitung Keriput Baru! Sampai Nadeo Geleng-geleng Kepala

×

PERSIB 3-1 Borneo FC: Bojan Hodak Tersenyum Manis Lihat Lefundes Hitung Keriput Baru! Sampai Nadeo Geleng-geleng Kepala

Sebarkan artikel ini
Persib tundukan pemuncak klasemen Borneo FC. 3 gol Maung Bandung bobol gawang Nadeo, sementara Lefundes kembali gagal mengalahkan Bojan Hodak.
Persib tundukan pemuncak klasemen Borneo FC. 3 gol Maung Bandung bobol gawang Nadeo, sementara Lefundes kembali gagal mengalahkan Bojan Hodak.

DIALEKTIKA KUNINGAN — Persib Bandung memberi kejutan tidak menyenangkan bagi Borneo FC dengan kemenangan 3-1.

Maung Bandung seolah ingin menunjukkan bahwa pemuncak klasemen BRI Super League pun bisa terlihat seperti tim yang baru selesai latihan fisik.

Tertinggal dulu malah membuat Persib bermain seperti klik tombol “mode serius” untuk menang comeback melawan Pesut Etam.

Digelar di Stadion GBLA, Jumat (5/12/2025), laga Persib Bandung vs Borneo FC sejak awal seperti adu gengsi dua tim yang ogah terlihat lemah.

Namun kedisiplinan Persib akhirnya membuat Borneo terlihat seperti tidak membawa rencana cadangan.

Borneo FC mencetak gol lebih dulu lewat Joel Vinicius pada menit ke-18, sebuah momen yang mungkin membuat mereka merasa laga akan berjalan mulus. Kenyataannya, gol itu justru jadi pemantik kebangkitan Persib.

Menjelang turun minum, Ramon Tanque muncul dan menanduk bola kiriman Beckham Putra ke gawang Nadeo—seolah berkata, “Maaf, giliran kami sekarang.” Stadion langsung berubah dari tegang menjadi pesta kecil.

Masuk babak kedua, Persib tancap gas dan membalikkan keadaan lewat sepakan voli Federico Barba. Gol itu lahir dari kemelut yang membuat lini belakang Borneo seperti lupa siapa harus dijaga.

Kepanikan Borneo berlanjut hingga injury time, ketika Saddil Ramdani mencetak gol yang membuat gawang Nadeo kembali jadi korban. Senyum pahit Nadeo tampaknya menjadi pemandangan paling jujur malam itu.

Kemenangan ini membuat Persib naik ke 28 poin dan menempel ketat Persija. Sementara Borneo masih memimpin, meski tampak seperti pemimpin yang mulai goyah setelah disadarkan oleh tiga gol.

Sejak tertinggal, kendali laga langsung berpindah ke Persib, yang tampak seperti baru mengingat bahwa mereka bermain di rumah sendiri. Borneo pun sibuk bertahan dan berharap waktu berjalan lebih cepat.

Ramon Tanque menjadi pemicu pertama kebangkitan Persib lewat sundulan yang menghapus kritik soal ketajamannya. Dari situ, permainan Borneo mulai terlihat kikuk.

Gol Barba menjadi bukti bahwa bola liar di depan gawang Borneo seperti tidak ingin jauh-jauh dari kaki pemain Persib. Lini belakang Borneo tampak hanya bisa menatap tanpa ide.

Pergantian taktik yang dilakukan Bojan Hodak, termasuk masuknya Saddil, menjadi titik final yang memastikan kemenangan Persib.

Saddil langsung menyelesaikan drama dengan sepakan dingin yang menandai gol ketiga ke gawang Borneo—dan membuat malam Lefundes makin gelap.

Secara klasemen, situasi semakin menarik karena persaingan Persib–Persija–Borneo kini seperti adu sprint tanpa garis finish. Setiap kesalahan bisa langsung menggusur pemimpin.

Persib kini bersiap menghadapi Malut United, sementara Borneo harus menenangkan diri sebelum bertemu Persebaya. Pertanyaan besar: apakah gawang Nadeo siap lagi setelah “diservis” tiga kali di GBLA?***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *