Scroll untuk baca artikel
OlahragaSepak Bola

Dari Tertinggal 1-2 hingga Juara, Drama Gila Indonesia vs Thailand: Cek Update Ranking FIFA, Timnas Naik!

×

Dari Tertinggal 1-2 hingga Juara, Drama Gila Indonesia vs Thailand: Cek Update Ranking FIFA, Timnas Naik!

Sebarkan artikel ini
Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai bekuk Thailand lewat adu penalti 4-2. Poin FIFA naik, akhiri puasa gelar 35 tahun!
Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai bekuk Thailand lewat adu penalti 4-2. Poin FIFA naik, akhiri puasa gelar 35 tahun!

DIALEKTIKA — Drama sampai titik terakhir mewarnai final FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia sempat kehilangan keunggulan, tertinggal 1-2 pada perpanjangan waktu, sebelum Elkan Baggott menyamakan skor dan Emil Audero menjadi penentu dalam adu penalti.

Timnas Indonesia akhirnya mengakhiri penantian panjang gelar setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda menaklukkan Thailand melalui drama 2-2 (4-2 adu penalti) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).

Kiper Emil Audero menjadi salah satu sosok penting dalam kemenangan tersebut setelah menggagalkan tendangan penalti keempat Thailand, Nattapong Sayriya. Momen itu sekaligus memastikan Indonesia mengangkat trofi setelah 35 tahun menunggu gelar.

Indonesia Akhirnya Mengakhiri Puasa Gelar

Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi pelepas dahaga bagi Timnas Indonesia yang terakhir kali meraih gelar pada SEA Games 1991. Setelah melewati penantian panjang, Merah Putih akhirnya kembali berdiri sebagai juara.

Namun, jalan menuju gelar tersebut jauh dari mudah. Indonesia bahkan harus melewati pertandingan selama 120 menit sebelum penentuan juara dilanjutkan lewat adu penalti.

Indonesia sempat membuka keunggulan melalui Dean James pada menit ke-84. Thailand langsung merespons tiga menit kemudian melalui Iklas Sanron yang membuat skor kembali 1-1.

Situasi semakin sulit ketika Peeradol Chamrasamee membawa Thailand berbalik unggul 2-1 pada menit ke-111. Elkan Baggott kemudian muncul sebagai penyelamat lewat golnya pada menit ke-116 sekaligus memaksa laga ditentukan dari titik putih.

Indonesia Dominan di Babak Pertama

John Herdman menurunkan Indonesia dengan formasi 3-4-2-1, menempatkan Thom Haye dan Joey Pelupessy sebagai gelandang, sementara Mitchell Baker mendapat dukungan Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen.

Thailand memakai skema 4-4-2 yang dapat berubah menjadi 4-1-4-1 dengan mengandalkan kapten Chanathip Songkrasin serta Teerasak Poeiphimai di lini depan.

Indonesia tampil dominan sejak awal pertandingan. Penguasaan bola Garuda mencapai 68 persen dengan tujuh tembakan, dua di antaranya mengarah ke gawang Thailand.

Sejumlah peluang juga lahir pada babak pertama, mulai dari sepakan Mitchell Baker, peluang Ole Romeny, tandukan Justin Hubner hingga tembakan Calvin Verdonk yang membentur tiang.

Thailand lebih mengandalkan serangan balik dan hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran ke gawang Emil Audero sepanjang 45 menit pertama.

Thailand Bangkit, Indonesia Kehilangan Keunggulan

Memasuki babak kedua, Thailand tampil lebih terbuka dan mulai menemukan ruang di sisi kanan pertahanan Indonesia. Kondisi tersebut membuat Herdman melakukan perubahan dengan memasukkan Rizky Ridho dan mendorong Kevin Diks lebih tinggi sebagai sayap kanan.

Thailand juga kehilangan Chanathip Songkrasin akibat cedera pada menit ke-63. Intensitas pertandingan semakin tinggi ketika sejumlah pemain Thailand mulai menerima kartu kuning.

Petaka datang bagi Thailand pada menit ke-81 setelah Nicholas Mickelson mendapat kartu kuning kedua karena melanggar Ole Romeny. Thailand pun harus bermain dengan 10 pemain.

Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Indonesia. Tendangan bebas Dean James berubah arah setelah mengenai Iklas Sanron dan mengecoh kiper Anuin Saranon, membuat Indonesia unggul 1-0.

Keunggulan itu ternyata hanya bertahan sebentar. Iklas Sanron kembali mencetak gol setelah lolos dari pengawalan dan membuat skor menjadi 1-1 hingga waktu normal berakhir.

Elkan Baggott Selamatkan Indonesia

Indonesia mencoba mencari gol kemenangan pada babak tambahan waktu dengan memasukkan Egy Maulana Vikri dan Shayne Pattynama. Namun, justru Thailand yang lebih dulu menemukan celah.

Peeradol Chamrasamee memanfaatkan kesalahan Indonesia dalam penguasaan bola di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan ke sudut gawang. Thailand pun berbalik unggul 2-1 pada menit ke-111.

Indonesia belum menyerah. Umpan silang Rizky Ridho yang diblok kiper Thailand kemudian jatuh ke hadapan Elkan Baggott, yang langsung melepaskan tembakan ke sudut atas gawang dan mengubah skor menjadi 2-2.

Tak ada gol tambahan hingga 120 menit. Juara FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.

Emil Audero Jadi Penentu

Kevin Diks menjadi penendang pertama Indonesia dan berhasil menjalankan tugasnya. Dean James serta Elkan Baggott juga sukses menaklukkan Anuin, sementara Shayne Pattynama menuntaskan eksekusi keempat tanpa kesalahan.

Thailand sebenarnya sempat menjaga peluang setelah Manuel Bihr dan Waris Choolthong sama-sama mencetak gol dari titik putih.

Namun, tekanan mulai berbalik kepada Thailand ketika tendangan kapten Sarach Yooyen pada eksekusi ketiga membentur tiang kiri gawang.

Indonesia kemudian unggul 3-2. Kesempatan terakhir Thailand berada di kaki Nattapong Sayriya, tetapi tendangannya berhasil dimentahkan Emil Audero.

Skor akhir adu penalti 4-2 untuk Indonesia. Merah Putih pun resmi menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Ranking FIFA Indonesia Naik, tetapi Tetap di Posisi 117

Kemenangan atas Thailand turut memberikan tambahan poin bagi Indonesia dalam ranking FIFA. Merah Putih mendapat tambahan 3,35 poin sehingga koleksi poinnya menjadi 1.166,50.

Meski demikian, Indonesia masih berada di peringkat 117 dunia. Jarak dengan Kazakhstan di posisi 116 sangat tipis, hanya terpaut 0,15 poin.

Indonesia juga masih berdekatan dengan Tanzania, Kenya, dan Libya yang berada di posisi 115, 114, dan 113. Perubahan posisi masih mungkin terjadi karena sejumlah pertandingan internasional lainnya masih berlangsung.

Ranking FIFA terbaru dijadwalkan diumumkan pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Daftar Ranking FIFA 110-120

PeringkatNegaraPerubahanPoin
110Mauritania-10,861.176,05
111Niger–1.174,72
112Lebanon-4,811.170,30
113Libya-10,401.168,89
114Kenya-9,941.168,67
115Tanzania+0,771.166,82
116Kazakhstan–1.166,65
117Indonesia+3,351.166,50
118Sudan-11,081.156,74
119Rwanda+18,151.156,16
120Togo-10,441.153,04
121DPR Korea–1.151,05

Indonesia kini punya gelar FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi perjalanan Garuda belum berhenti. Trofi tersebut menjadi modal baru setelah penantian panjang, sementara persaingan di ranking FIFA masih terbuka hingga pengumuman resmi berikutnya.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *