Scroll untuk baca artikel
PersibSepak Bola

PERSIB Lolos 16 Besar ACL Two, Comeback Dramatis di Australia dan Dongkrak Ranking Liga Indonesia

×

PERSIB Lolos 16 Besar ACL Two, Comeback Dramatis di Australia dan Dongkrak Ranking Liga Indonesia

Sebarkan artikel ini
Persib Bandung lolos 16 besar ACL Two setelah menang 2-1 atas Melbourne Victory. Indonesia mengoleksi 8.500 poin pada ranking AFC musim ini.
Persib Bandung lolos 16 besar ACL Two setelah menang 2-1 atas Melbourne Victory. Indonesia mengoleksi 8.500 poin pada ranking AFC musim ini.

DIALEKTIKA — Sempat berada dalam posisi terjepit setelah gol bunuh diri Julio Cesar, Persib justru memperlihatkan mentalitas pemenang saat menghadapi Melbourne Victory. Dua gol pada lima menit terakhir pertandingan mengubah kekalahan menjadi kemenangan 2-1 sekaligus mengantarkan Maung Bandung ke babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.

Hasil dari Australia itu bukan sekadar kemenangan berharga bagi Persib. Ada keuntungan lain yang ikut dibawa pulang, yakni tambahan poin bagi Indonesia pada ranking kompetisi antarklub AFC yang berpengaruh terhadap jatah wakil Super League untuk musim mendatang.

Persib Tak Menyerah, Dua Gol Akhir Membungkam Melbourne Victory

Persib memastikan satu tempat pada babak 16 Besar ACL Two 2026/2027 setelah menundukkan Melbourne Victory 2-1 pada pertandingan keempat Grup E di Stadion AAMI Park, Rabu, 4 November 2026.

Kemenangan tersebut lahir melalui perjuangan yang tidak mudah. Maung Bandung sempat tertinggal akibat gol bunuh diri Julio Cesar pada menit ke-71, sebelum Luka Menalo menyamakan kedudukan menit ke-85 dan Balsa Sekulic memastikan kemenangan melalui gol menit ke-90.

Empat pertandingan, empat kemenangan. Persib kini mengoleksi 12 poin dan berdiri kokoh sebagai pemuncak klasemen Grup E, sekaligus memastikan posisinya tidak mungkin terlempar dari dua besar meskipun masih menyisakan dua laga.

Pelatih Persib, Igor Tolic, menurunkan Fitrah Maulana sebagai penjaga gawang dengan dukungan Julio Cesar, Danijel Loncar, dan Patricio Matricardi pada barisan belakang.

Sektor tengah dipercayakan kepada Eliano Reijnders, Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, Adam Alis, dan Thom Haye. Sementara Uilliam Barros serta Balsa Sekulic menjadi pilihan untuk mengisi lini depan.

Tuan rumah langsung mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Fitrah bahkan harus meninggalkan area gawangnya untuk memutus ancaman yang mengarah ke pertahanan Maung Bandung.

Memasuki menit kelima, Reijnders mencoba membuka ruang melalui sisi kanan. Umpan silangnya mengarah ke kotak penalti, tetapi Jack Duncan lebih dahulu menguasai bola sebelum Sekulic sempat menyambutnya.

Persib memperoleh kesempatan berikutnya dua menit kemudian. Barros yang menerima bola di kotak penalti mencoba memutar badan sebelum melepaskan tembakan, tetapi sepakannya masih melebar dari sisi kiri gawang Melbourne Victory.

Peluang kembali terbuka melalui tendangan bebas Thom Haye pada menit ke-13. Bola sempat mengenai Jason Davidson, tetapi Duncan masih mampu mengamankannya sebelum membahayakan gawang tuan rumah.

Melbourne Victory membalas enam menit berselang melalui Michael Ghossaini. Tendangan keras dari luar kotak penalti dilepaskan, namun bola belum menemui sasaran.

Persib perlahan berusaha mengimbangi permainan dan mengambil kendali sektor tengah. Beberapa serangan balik mulai dibangun, meskipun barisan pertahanan Melbourne Victory cukup disiplin menjaga area permainan mereka.

Peluang paling menjanjikan bagi Maung Bandung hadir pada menit ke-33. Barros menyodorkan bola melalui sundulan kepada Sekulic yang berada di luar kotak penalti, kemudian penyerang tersebut langsung melepaskan tembakan keras.

Sayang, bola hanya menghantam mistar gawang. Kesempatan untuk membawa Persib unggul pun terbuang, sementara Julio Cesar harus menerima kartu kuning akibat pelanggaran yang dilakukannya.

Serangan dari sisi kanan kembali dibangun Persib menjelang menit ke-37. Kemelut sempat terjadi di depan gawang Melbourne Victory, tetapi pemain belakang tuan rumah masih mampu menggagalkan peluang tersebut.

Hingga babak pertama berakhir setelah tambahan waktu dua menit, kedua kesebelasan belum mampu mencetak gol. Skor 0-0 menjadi gambaran ketatnya pertandingan pada 45 menit pertama.

Gol Bunuh Diri Julio Cesar Mengubah Situasi

Persib mencoba tampil lebih agresif setelah turun minum. Namun, Melbourne Victory juga tidak mengendurkan tekanan dan hampir membuka keunggulan melalui Harrison Sawyer pada menit ke-52, ketika sepakannya hanya membentur tiang gawang.

Tempo pertandingan kemudian menurun saat memasuki pertengahan babak kedua. Melbourne Victory melakukan tiga pergantian pemain, sedangkan Tolic masih mempertahankan komposisi awal Maung Bandung.

Petaka justru menghampiri Persib pada menit ke-71. Kesalahan Fitrah dalam mengantisipasi umpan silang membuat bola terlepas dari tangkapannya, kemudian Brendan Hamill berusaha memanfaatkan situasi tersebut di depan gawang.

Julio Cesar mencoba menyelamatkan keadaan, tetapi upayanya justru membuat bola masuk ke gawang sendiri. Gol tersebut tercatat sebagai gol bunuh diri bek asal Brasil itu dan membuat Persib tertinggal 0-1.

Tolic tidak ingin membiarkan keadaan semakin sulit. Tiga menit berselang, Marc Klok masuk menggantikan Adam Alis, sedangkan Luka Menalo mengambil tempat Uilliam Barros.

Perubahan kembali dilakukan dua menit kemudian. Mariano Peralta dimasukkan untuk menggantikan Julio Cesar guna menambah pilihan serangan Persib.

Kehadiran Peralta membuat lini depan Maung Bandung memiliki alternatif pergerakan. Pengawalan ketat dua pemain Melbourne Victory sempat membatasi ruang geraknya, tetapi Persib terus mencari kesempatan untuk menyamakan kedudukan.

Luka Menalo dan Balsa Sekulic Membalikkan Keadaan

Upaya Persib akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85. Luka Menalo berada pada posisi tepat untuk menyambar bola liar yang muncul di kotak penalti Melbourne Victory dan mengubah skor menjadi 1-1.

Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Persib yang sebelumnya tertinggal kini kembali memiliki kesempatan untuk mencuri kemenangan dari kandang lawan.

Namun, Maung Bandung belum puas dengan hasil imbang. Serangan cepat kembali dibangun ketika pertandingan memasuki menit ke-90 melalui Mariano Peralta.

Penyerang asal Argentina tersebut mengirimkan umpan mendatar yang langsung disambut Balsa Sekulic dengan sepakan akurat. Bola meluncur ke gawang Jack Duncan dan membuat Persib berbalik unggul 2-1.

Gol Sekulic sekaligus menjadi pukulan bagi Melbourne Victory yang sebelumnya sudah berada di atas angin. Persib justru mampu memanfaatkan waktu tersisa untuk membalikkan keadaan.

Tambahan waktu lima menit masih menyisakan beberapa situasi penting. Pada menit ke-90+3, Thom Haye yang berusaha melanjutkan serangan dijatuhkan Clarismario Santos, sehingga pemain Melbourne Victory tersebut harus menerima kartu kuning.

Keunggulan Persib tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang. Skor 2-1 memastikan Maung Bandung membawa pulang tiga poin sekaligus tiket menuju babak 16 Besar ACL Two.

Persib Lolos, Melbourne Victory Terancam Gagal ke Fase Gugur

Kemenangan atas Melbourne Victory membuat Persib mencatatkan hasil sempurna pada empat pertandingan Grup E. Koleksi 12 poin menempatkan Maung Bandung pada posisi yang tidak mungkin lagi dikejar Melbourne Victory, yang baru mengumpulkan empat angka.

Persaingan memperebutkan tiket kedua Grup E masih berlangsung. FC Seoul bahkan berhasil memperbesar peluang setelah mengalahkan The Cong-Viettel dengan skor 3-0.

Hasil tersebut membawa FC Seoul naik ke posisi runner-up dengan enam poin, unggul dua angka dari Melbourne Victory. Situasi ini membuat peluang The Big V untuk melanjutkan perjalanan ke fase gugur semakin terancam.

Bagi Persib, kepastian lolos lebih awal memberikan keuntungan tersendiri. Maung Bandung kini dapat menghadapi dua pertandingan tersisa dengan status tim yang sudah mengamankan tempat pada babak berikutnya.

Ranking Liga Indonesia Ikut Terdongkrak Berkat Persib

Keberhasilan Persib meraih kemenangan di Australia juga membawa dampak terhadap perolehan koefisien Indonesia pada ranking kompetisi antarklub AFC. Hingga Rabu, 4 November 2026, Indonesia mengumpulkan total 32.309 poin dan menempati peringkat kesembilan Zona Timur.

Perolehan tersebut menjadi penting karena ranking liga-liga Asia digunakan untuk menentukan jumlah slot wakil setiap negara pada tiga kompetisi antarklub AFC, yakni AFC Champions League Elite (ACLE), AFC Champions League Two (ACL Two), dan AFC Challenge League (ACGL).

Sebagai perbandingan, pada musim 2024/2025 Indonesia hanya menempati peringkat ke-25 Asia atau posisi ke-11 Zona Timur. Posisi tersebut membuat Liga Indonesia memperoleh satu slot playoff ACL Two dan satu slot fase grup untuk musim 2026/2027.

Artinya, pencapaian Indonesia pada ranking musim 2026/2027 akan menentukan peluang mendapatkan jatah lebih banyak untuk kompetisi musim 2028/2029.

Jika mampu bertahan atau menembus posisi kedelapan hingga kesepuluh, Super League berpeluang memperoleh dua slot ACL Two. Masing-masing terdiri atas satu tempat pada fase grup dan satu melalui babak playoff.

Berdasarkan pembaruan per 4 November 2026, Indonesia mengoleksi 32.309 poin dan berada pada peringkat kesembilan Zona Timur. Jaraknya dengan Kamboja yang menempati posisi kesepuluh dengan 30.474 poin semakin terbuka.

Sebaliknya, Indonesia masih harus mengejar Singapura yang berada pada peringkat kedelapan dengan 37.088 poin. Selisih tersebut masih cukup besar, terlebih perolehan angka negara pesaing masih berpotensi berubah.

Singapura dan Vietnam belum menyelesaikan pertandingan wakilnya pada ACL Two. Lion City Sailors dan Tampines Rovers menjadi wakil Singapura, sedangkan Svay Rieng serta Phnom Penh Crown mewakili Kamboja dan dijadwalkan bertanding pada Kamis, 5 November 2026.

Indonesia Ungguli Korea Selatan, Thailand, Malaysia, dan Australia

Sepanjang musim 2026/2027, Indonesia sudah mengumpulkan 8.500 poin dari penampilan klub-klubnya pada kompetisi Asia.

Persib Bandung yang berlaga pada ACL Two dan Borneo FC yang tampil pada ACGL menjadi penyumbang angka tersebut. Berdasarkan data yang tersedia, Persib menyumbangkan 10.000 poin, sedangkan Borneo FC memberikan tambahan 6.600 poin.

Kedua perolehan tersebut kemudian dibagi dua untuk mendapatkan angka kumulatif Indonesia, yakni 8.500 poin.

Capaian itu membuat Indonesia sementara unggul dari sejumlah negara yang memiliki kompetisi domestik lebih mapan. Korea Selatan baru mengumpulkan 6.483 poin, Thailand 4.917 poin, Australia 4.556 poin, dan Malaysia 6.333 poin.

Indonesia juga berada di atas China yang mengumpulkan 8.222 poin, Vietnam dengan 5.133 poin, serta Singapura yang mencatatkan 4.333 poin.

Hanya Jepang yang memiliki perolehan lebih tinggi daripada Indonesia pada Zona Timur AFC untuk musim berjalan. Negeri Sakura tersebut sudah mengumpulkan 11.150 poin.

Update Ranking Liga Zona Timur AFC

Berikut posisi liga-liga Zona Timur AFC berdasarkan perolehan poin musim 2026/2027 dan total koefisien hingga Rabu, 4 November 2026.

PeringkatNegaraPoin 2026/27Total poin
1Jepang11.150109.674
2Korea Selatan6.48378.637
3Thailand4.91755.197
4Australia4.55646.078
5Malaysia6.33344.642
6Tiongkok8.22243.897
7Vietnam5.13337.241
8Singapura4.33337.088
9Indonesia8.50032.309
10Kamboja6.33330.474
11Hong Kong2.66722.732
12Filipina3.25017.037
13Tionghoa Taipei3.32516.140
14Myanmar3.70014.272
15Mongolia1.0509.736

Ranking Lengkap Liga AFC dan Jatah Slot Musim 2028/2029

Persaingan ranking juga berlangsung pada tingkat Asia secara keseluruhan. Berikut daftar 20 liga berdasarkan total poin, perolehan musim 2026/2027, serta alokasi slot kompetisi 2028/2029 sesuai data yang disajikan.

PeringkatNegaraPoin 26/27Total poinSlot ACLE / ACL2 / ACGL
1Arab Saudi9.744119.7983+2 / 1+0 / –
2Jepang11.150109.6743+2 / 1+0 / –
3Korea Selatan6.48378.6373+1 / 1+0 / –
4Uni Emirat Arab9.53375.6313+1 / 1+0 / –
5Iran6.77863.7173+0 / 1+0 / –
6Qatar5.50061.3022+0 / 1+0 / –
7Thailand4.91755.1973+0 / 1+0 / –
8Australia4.55646.0782+0 / 1+0 / –
9Malaysia6.33344.6421+1 / 1+0 / –
10Uzbekistan5.18944.3491+1 / 1+0 / –
11Tiongkok8.22243.8971+0 / 1+0 / –
12Irak7.33341.3461+0 / 1+0 / –
13Yordania4.66740.8800+1 / 1+0 / –
14Vietnam5.13337.2410+1 / 1+0 / –
15Singapura4.33337.088– / 1+1 / –
16Indonesia8.50032.309– / 1+1 / –
17Kamboja6.33330.474– / 1+1 / –
18Kuwait5.10029.795– / 1+1 / –
19Oman3.66728.888– / 1+1 / –
20Bahrain3.33328.174– / 1+1 / –

Kemenangan Persib atas Melbourne Victory menjadi catatan penting bagi perjalanan Maung Bandung pada kompetisi Asia musim ini. Bukan hanya memastikan tiket 16 Besar, hasil tersebut juga memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan koefisien AFC.

Bagi sepak bola nasional, konsistensi klub-klub Indonesia pada kompetisi antarklub Asia menjadi pekerjaan yang tidak kalah penting. Sebab, semakin baik posisi liga pada ranking AFC, semakin besar pula peluang mendapatkan tambahan wakil pada kompetisi Asia musim berikutnya.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *