Scroll untuk baca artikel
EkonomiKeuangan Digital

OJK Cirebon Gembleng 700 PPPK dengan KELINGAN, Jadi Benteng Pertahanan dari Pinjol Ilegal dan Judol

×

OJK Cirebon Gembleng 700 PPPK dengan KELINGAN, Jadi Benteng Pertahanan dari Pinjol Ilegal dan Judol

Sebarkan artikel ini
OJK Cirebon latih 700 PPPK lewat KELINGAN demi cegah ancaman pinjol ilegal dan judi online. Simak strategi kelola gajinya di sini!
OJK Cirebon latih 700 PPPK lewat KELINGAN demi cegah ancaman pinjol ilegal dan judi online. Simak strategi kelola gajinya di sini!

DIALEKTIKA KUNINGAN — Ratusan PPPK di Kota Cirebon kini jadi sasaran OJK agar tak terjebak jebakan batman pinjol ilegal dan judi online yang mengintai dompet ASN.

Derasnya arus finansial berbasis digital kini menuntut publik untuk tak sekadar paham cara bertransaksi, tapi juga ekstra cerdik saat mengambil keputusan keuangan.

Langkah preventif inilah yang melandasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menggelar program KELINGAN (Kelas Literasi Keuangan) dengan menggandeng sekitar 700 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Cirebon.

Agenda yang dihelat secara hybrid tersebut dihadiri Sekretaris BKPSDM Kota Cirebon Hj. Eriza, SE, M.Si., serta dibuka langsung Plh Kepala OJK Cirebon Tesar Pratama.

Dalam paparan pembukanya, Tesar membedah makna mendasar literasi keuangan yang bukan sekadar urusan menabung, melainkan seni mengukur manfaat dan risiko dalam setiap keputusan finansial.

Ia menekankan pentingnya merencanakan alokasi gaji rutin agar tak cuma habis untuk pemenuhan masa kini, tapi juga mampu memproteksi masa depan keluarga.

Kewaspadaan ekstra juga disorot Tesar mengingat pesatnya teknologi kerap dibarengi maraknya jeratan pinjaman online ilegal, judi online, hingga beragam modus investasi bodong.

Publik pun diwanti-wanti agar tidak gampang tergiur iming-iming imbal hasil instan, serta wajib memverifikasi legalitas lembaga keuangan sebelum menggunakan produknya.

Melalui forum KELINGAN ini, para peserta dibekali ilmu taktis mulai dari menyusun prioritas belanja, mengontrol konsumsi, menyiapkan dana darurat, hingga tata cara amannya menjaga privasi data pribadi.

Di sisi lain, Sekretaris BKPSDM Kota Cirebon Hj. Eriza memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif OJK yang dinilainya krusial bagi ketahanan ekonomi aparatur.

Eriza menaruh harapan besar agar pemahaman yang diperoleh ratusan PPPK ini bisa menular ke lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.

Program KELINGAN sendiri memang dirancang OJK Cirebon sebagai instrumen penguat literasi serta inklusi keuangan yang tepat sasaran bagi aparatur negara maupun warga luas.

Sejalan dengan fungsi perlindungan konsumen, OJK Cirebon berkomitmen terus mendorong publik agar makin kritis memilah informasi dan tidak asal menyetor data perbankan ke pihak tidak jelas.

Prinsip “Kenali, Pahami, dan Pilih” disuarakan OJK Cirebon agar edukasi finansial ini tak berhenti sebatas teori, melainkan mewujud jadi kebiasaan harian.

Inisiatif KELINGAN mempertegas komitmen OJK Cirebon dalam menghadirkan edukasi yang relevan di era digital demi membentengi ketahanan ekonomi individu hingga tingkat daerah.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *