DIALEKTIKA KUNINGAN — Gagal meledak di laga pembuka, Timnas Spanyol kini mempertaruhkan status favorit juara saat ditantang ketangguhan taktik Arab Saudi di laga krusial Grup H.
Target menang menjadi harga mati bagi Spanyol saat melanjutkan petualangan mereka di Grup H Piala Dunia 2026 kontra Arab Saudi, Minggu sore.
Hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde di laga perdana jelas menjadi tamparan keras bagi anak asuh Luis de la Fuente yang tampil minim inspirasi.
Situasi ini membuat peta persaingan Grup H menjadi luar biasa ketat lantaran seluruh tim saat ini sama-sama baru mengantongi satu poin.
Bagi La Roja, tambahan empat poin dari dua laga tersisa menjadi syarat mutlak jika ingin mengamankan tiket ke babak 32 besar, baik sebagai juara maupun runner-up grup.
Harapan publik kini bertumpu pada pundak Lamine Yamal, setelah penyerang sayap berusia 18 tahun itu terbukti mampu mengubah alur permainan saat dimasukkan sebagai pengganti pekan lalu.
Sejarah mencatat Spanyol kerap melempem di edisi-edisi belakangan, termasuk rontok di babak 16 besar pada dua Piala Dunia terakhir serta gugur di fase grup pada 2014 silam.
Kendati di atas kertas lebih diunggulkan, sejarah pertemuan mencatat La Roja hanya mampu menang tipis 1-0 atas Arab Saudi pada fase grup Piala Dunia 2006 lewat gol tunggal Juanito.
Di kubu seberang, Arab Saudi justru tengah diselimuti rasa percaya diri tinggi setelah sukses menahan imbang tim raksasa Amerika Selatan, Uruguay, dengan skor 1-1.
Gol Abdulelah Al Amri sempat membawa tim asuhan Georgios Donis unggul lebih dulu sebelum akhirnya disamakan oleh Maxi Araujo di menit-menit akhir pertandingan.
Hasil positif melawan Spanyol dipastikan bakal menempatkan posisi Elang Hijau di atas angin sebelum melakoni laga pamungkas grup kontra Tanjung Verde.
Sektor kesiapan tim membawa kabar baik bagi Spanyol karena Lamine Yamal dipastikan siap turun sebagai starter setelah pulih total dari cedera hamstring yang didapatnya akhir April lalu.
De la Fuente kemungkinan besar juga akan merombak lini depan dengan memasukkan Nico Williams sejak awal, sementara Gavi dan Ferran Torres bakal diparkir di bangku cadangan.
Satu-satunya pemain yang diragukan tampil di kubu juara Eropa ini hanyalah Victor Munoz yang masih berkutat dengan pemulihan cedera otot paha.
Sementara itu, Arab Saudi menantang Spanyol dengan kekuatan penuh tanpa ada kendala cedera pemain di dalam skuad mereka.
Bek subur Abdulelah Al Amri dipastikan kembali mengawal lini belakang, disokong kepemimpinan kapten senior Salem Al-Dawsari di sektor sayap yang mengoleksi 27 gol internasional.
Urusan mendobrak jala lawan akan diserahkan kepada Firas Al Buraikan, striker berusia 26 tahun yang ambisius menambah pundi-pundi golnya untuk negara.
Prediksi Susunan Pemain
- Spanyol (4-3-3): Simon; Llorente, Cubarsi, Laporte, Cucurella; Ruiz, Rodri, Pedri; Yamal, Oyarzabal, N Williams.
- Arab Saudi (4-4-2): Al-Owais; Abdulhamid, Al Tambakti, Al Amri, Al Harbi; Al Shamat, Al-Khaibari, Kanno, S Al-Dawsari; Al Buraikan, Al-Juwayr.
Prediksi Skor Akhir: Spanyol 2-0 Arab Saudi
Arab Saudi diprediksi bakal memberikan perlawanan sengit, namun kehadiran Lamine Yamal sejak menit awal diyakini menjadi pembeda yang mengunci kemenangan perdana La Roja.
4 Link Live Streaming Spanyol vs Arab Saudi
Pertandingan Spanyol vs Arab Saudi dapat disaksikan melalui platform resmi pemegang hak siar Piala Dunia 2026 sesuai wilayah siaran masing-masing.
Pertandingan Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026 dapat disaksikan melalui tayangan link live streaming. Di bawah ini tautan untuk menontonnya.
Disclaimer: 4 link live streaming Piala Dunia 2026 di atas hanya bersifat informasi bagi pembaca Dialektika Kuningan. Setiap penyedia layanan link live streaming memiliki ketentuan dan peraturan yang wajib dipatuhi pengguna.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






