Scroll untuk baca artikel
OlahragaSepak Bola

Hasil ASEAN Championship 2026: Tembok Tebal Timor Leste Runtuh, Timnas Indonesia Ancam Posisi Singapura

×

Hasil ASEAN Championship 2026: Tembok Tebal Timor Leste Runtuh, Timnas Indonesia Ancam Posisi Singapura

Sebarkan artikel ini
Timnas Indonesia bantai Timor Leste 3-0 di ASEAN Championship 2026 lewat gol Shayne, Thom Haye, dan Mitchell Baker. Garuda tempel Singapura!
Timnas Indonesia bantai Timor Leste 3-0 di ASEAN Championship 2026 lewat gol Shayne, Thom Haye, dan Mitchell Baker. Garuda tempel Singapura!

DIALEKTIKA KUNINGAN — Keputusan John Herdman merombak total barisan pertahanan sempat membuat mesin serangan Skuad Garuda macet, sebelum akhirnya tiga gol beruntun di 15 menit terakhir memutus ketangguhan lini belakang Timor Leste.

Chonburi Stadium menjadi saksi sukses Timnas Indonesia memetik kemenangan telak 3-0 atas Timor Leste pada laga lanjutan Grup A ASEAN Championship 2026, Jumat (31/7/2026).

Pertempuran sengit ini menjadi ujian krusial bagi Skuad Garuda demi menjaga asa dan memuluskan langkah di fase grup.

John Herdman memilih merombak komposisi benteng pertahanan jika dibandingkan saat meladeni perlawanan Kamboja pada pertandingan sebelumnya.

Pos penyerang gawang yang sebelumnya dihuni Nadeo Argawinata kini dipercayakan penuh kepada kiper muda Cahya Supriadi.

Empat tembok anyar langsung dipasang sejak menit awal, yakni kuartet Jordi Amat, Brian Fatari, Wahyu Prasetyo, dan Tim Geypens.

Eksperimen taktik tersebut sempat membuat alur serangan Indonesia buntu menembus rapatnya pertahanan lawan, sebelum akhirnya pecah telur pada 15 menit terakhir. “Kami melakukan perombakan dengan merotasi enam pemain sekaligus di susunan starter untuk menjaga kesegaran tim,” terang tim kepelatihan usai laga.

Cahya Supriadi tampil memikat mengawal gawang, dibantu benteng Wahyu Prasetyo, Jordi Amat, serta Brian Fatari. Sektor penyerangan turut mendapat amunisi segar setelah Tim Geypens dan Rayhan Hannan dipercaya menggedor pertahanan lawan mendampingi Mitchell Baker.

Pasukan Garuda mengambil inisiatif menggempur sejak peluit pertama dibunyikan. Tensi tinggi langsung berbuah kartu kuning untuk Rayhan Hannan di menit kedua akibat tekel terlambat ke kiper Timor Leste.

Peluang emas pertama tercipta di menit ketujuh lewat sepakan keras Ivar Jenner dari luar kotak penalti yang sanggup ditepis Dylan Jose. Bola liar sejatinya berhasil disambar Rayhan Hannan, namun Dylan kembali memperlihatkan aksi penyelamatan krusial.

Penguasaan bola yang dominan tak lantas membuat lini belakang Indonesia aman dari ancaman balik cepat lawan. Penyerang Timor Leste Zenivio Morientes Gostavo sempat merangsek di menit ke-10 sebelum dihentikan Brian Fatari, lalu empat menit kemudian giliran tembakan Tim Geypens yang dimentahkan kiper lawan.

Petaka besar menghampiri kubu Timor Leste saat pertandingan memasuki menit ke-21. Jackson Matthew Pereira harus menyusai laga lebih cepat usai mengantongi kartu kuning kedua akibat melanggar Thom Haye.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Skuad Garuda untuk terus mengurung pertahanan lawan lewat skema bola mati Tim Geypens, tandukan Mitchell Baker, hingga tembakan jarak jauh Thom Haye. Kendati begitu, strategi bertahan total O Sol Nascente berhasil menjaga papan skor tetap 0-0 hingga jeda.

Gempuran Tanpa Henti di Babak Kedua

John Herdman memasukkan Egy Maulana Vikri, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama guna menambah daya gedor dari sektor sayap di babak kedua.

Timor Leste sejatinya sempat mengancam lewat transisi cepat Zion Plinio yang menyodorkan umpan ke Tristan Xavi Arrarte, walau eksekusi akhirnya masih melambung di atas mistar gawang Cahya Supriadi.

Herdman kembali menyegarkan lini depan pada menit ke-66 dengan mengutus Ragnar Oratmangoen dan Dony Tri Pamungkas.

Gelombang serangan tanpa henti itu akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-74. Umpan silang terukur Dony Tri Pamungkas dari sisi kiri sukses disambar Shayne Pattynama untuk menjebol gawang lawan.

Empat menit berselang, Indonesia menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat sepakan bebas terarah Thom Haye. Gelandang Persib Bandung tersebut mengirim bola melengkung ke pojok atas tanpa mampu dijangkau Dylan Jose.

Pesta gol Skuad Garuda ditutup pada menit ke-81 setelah umpan Ragnar Oratmangoen dikonversi menjadi gol oleh Mitchell Baker. Gol ini sekaligus menjadi torehan keempat Baker sepanjang gelaran ASEAN Championship 2026.

Kedudukan 3-0 bertahan hingga laga usai, sekaligus mentasbihkan Shayne Pattynama sebagai pemain terbaik (Man of the Match) di pertandingan ini.

Kemenangan berharga ini mengantarkan Indonesia mengamankan posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi enam poin dari dua laga.

Tiga poin penuh atas Timor Leste ini dipastikan lewat kontribusi gol Shayne Pattynama, Thom Haye, dan Mitchell Baker.

Hasil positif tersebut membuat Indonesia menempel ketat Singapura di puncak klasemen dengan selisih satu poin.

Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

  • Singapura: 3 Main | +3 Selisih Gol | 7 Poin
  • Indonesia: 2 Main | +7 Selisih Gol | 6 Poin
  • Vietnam: 2 Main | +7 Selisih Gol | 4 Poin
  • Kamboja: 2 Main | -5 Selisih Gol | 0 Poin
  • Timor Leste: 3 Main | -12 Selisih Gol | 0 Poin

Pelatih John Herdman Puas Performa Tim

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengaku sangat puas melihat daya juang serta ketenangan anak asuhnya saat membungkam Timor Leste.

“Tiga gol pada 25 menit terakhir saya pikir itu adalah hal yang luar biasa,” ujar Herdman seusai pertandingan. “Pada akhirnya tim kami bisa menyelesaikannya di 20 menit terakhir dengan terus berusaha bersama, dan saya pikir itu hal yang sangat bagus.”

Pelatih berkebangsaan Inggris itu menambahkan bahwa momen kebangkitan ini menjadi bekal penting bagi perjalanan Skuad Garuda. “Momen-momen seperti ini sangat krusial untuk perjalanan tim di turnamen ini dan akan kami bawa ke laga-laga selanjutnya,” tegasnya.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *