DIALEKTIKA KUNINGAN — Perjalanan Adam Przybek bersama Persib Bandung berakhir lebih cepat dari kontrak yang semula disepakati. Meski minim menit bermain, kiper asal Inggris itu meninggalkan kesan tersendiri lewat sikap profesional yang terus ia tunjukkan sepanjang musim.
Persib Bandung resmi mengakhiri kerja sama dengan Adam Przybek setelah kompetisi Super League 2025/26 berakhir. Kesepakatan itu membuat penjaga gawang kelahiran Nuneaton, Inggris, tersebut tidak lagi menjadi bagian skuad Maung Bandung untuk musim 2026/27.
Keputusan berpisah diambil melalui komunikasi antara kedua pihak yang mempertimbangkan kepentingan bersama, termasuk peluang yang lebih luas bagi perkembangan karier sang pemain pada masa mendatang.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan klub selalu menempatkan perkembangan karier pemain sebagai salah satu aspek penting dalam setiap kebijakan yang diambil.
Menurut Adhitia, setiap pemain membutuhkan ruang untuk bertumbuh dan mendapatkan kesempatan yang sesuai dengan fase kariernya. Karena itu, Persib dan Przybek sepakat mengakhiri kerja sama dengan semangat saling menghormati serta harapan terbaik bagi masa depannya.
Przybek bergabung dengan Persib pada awal musim 2025/26 dengan ikatan kontrak berdurasi dua tahun. Sepanjang musim, ia hanya mencatatkan satu penampilan di Super League dan belum memperoleh kesempatan bermain pada ajang AFC Champions League Two.
Meski demikian, keberadaannya tetap memberi warna positif bagi tim. Kontribusinya tidak hanya hadir saat pertandingan, tetapi juga terlihat dari sikapnya sehari-hari selama menjadi bagian skuad Persib.
Situasi yang dihadapi Przybek sepanjang musim tidak sepenuhnya mudah. Namanya sempat harus keluar dari daftar pemain Super League karena terbatasnya kuota pemain asing yang dimiliki klub.
Kondisi tersebut tidak mengubah komitmennya terhadap tim. Ia tetap mengikuti program latihan secara penuh, menjaga kesiapan fisik maupun mental, serta terus mendukung rekan-rekannya hingga kompetisi berakhir.
Sikap itu menjadi gambaran profesionalisme seorang pemain yang tetap mengutamakan kepentingan tim meski peluang tampil sangat terbatas. Etos kerja dan dedikasinya ikut menjadi bagian dari perjalanan Persib menghadapi musim yang penuh tantangan.
Adhitia menilai kontribusi seorang pemain tidak selalu tercermin dari statistik pertandingan. Ada nilai lain seperti kerja keras, kesabaran, dan loyalitas yang juga memiliki arti penting bagi sebuah tim.
Karena itu, Persib menyampaikan apresiasi atas profesionalisme, dedikasi, serta komitmen yang ditunjukkan Przybek selama berkostum biru. Klub juga mendoakan agar langkah berikutnya membawa lebih banyak kesempatan dan pencapaian dalam karier profesionalnya.
Persib menutup kebersamaan selama satu musim terakhir dengan ucapan terima kasih kepada Adam Przybek. Kebersamaan yang singkat memang berakhir, namun sikap profesional yang ia tunjukkan sepanjang musim menjadi jejak yang akan tetap dikenang.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






