DIALEKTIKA KUNINGAN — Persib Bandung melewati satu laga yang tak selesai dengan tenang. Tiga poin didapat, tapi jalannya penuh tekanan hingga menit akhir.
Pertandingan melawan Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (12/4/2026), sejak awal sudah menunjukkan tensi tinggi.
Persib mencoba menguasai permainan lebih dulu. Bali United tidak banyak menunggu, mereka meladeni dengan tempo yang sama.
Aliran serangan datang bergantian. Tidak ada fase benar-benar sepi di sepanjang babak pertama.
Gol pertama hadir pada menit ke-29. Ramon Tanque menyambut umpan lambung dengan sundulan yang sulit dijangkau kiper.
Keunggulan itu bertahan hingga turun minum. Persib terlihat belum ingin mengendurkan tekanan.
Awal babak kedua berjalan cepat. Sembilan menit setelah restart, Persib menambah jarak.
Luciano Lucco memanfaatkan bola muntah di depan gawang. Sepakan sebelumnya dari Eliano Reijnders memantul dan langsung disambar.
Skor 2-0 sempat memberi ruang napas. Namun situasi berubah setelah satu keputusan wasit.
Menit ke-65, Patricio Matricardi mendapat kartu kuning kedua. Pelanggaran di dekat kotak penalti membuat Persib kehilangan satu pemain.
Kondisi itu menggeser arah permainan. Bali United mulai lebih berani menekan.
Gol balasan datang di menit ke-81. Teppei Yachida mencetak gol lewat tendangan bebas dari sisi kanan.
Tekanan makin terasa. Momentum sempat berpihak ke tim tamu.
Namun Persib tidak sepenuhnya mundur. Mereka masih menemukan celah dari bola mati.
Menit ke-87, Federico Barba menanduk bola hasil sepak pojok. Skor berubah menjadi 3-1.
Bali United belum selesai. Di masa tambahan waktu, mereka mencetak gol lagi melalui aksi Bruijn.
Skor menjadi 3-2, tapi waktu tidak cukup. Persib tetap mengamankan kemenangan.
Hasil ini menjaga jarak dari Borneo FC. Target mempertahankan gelar tetap berada dalam jalur.
Bek Persib, Frans Putros, memilih menahan euforia. Ia menilai tim harus segera beralih ke pertandingan berikutnya.
“Kami mulai bersiap lagi untuk laga selanjutnya,” ujarnya.
Persib dijadwalkan menghadapi Dewa United pada pekan ke-28. Waktu persiapan relatif singkat.
Putros menyebut pemulihan kondisi menjadi prioritas. Jadwal yang rapat menuntut kesiapan fisik dan fokus.
Ia tetap mengapresiasi hasil yang diraih. Tiga poin dinilai lebih penting dibanding jalannya pertandingan.
“Yang terpenting kami menang dan dapat tiga poin,” katanya.
Tambahan poin membuat Persib kini mengoleksi 64 angka. Jarak dengan pesaing terdekat melebar menjadi empat poin.
Di sisa musim, konsistensi menjadi hal yang terus dijaga. Margin tipis di klasemen masih menyisakan ruang untuk perubahan.
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






