Scroll untuk baca artikel
OlahragaSepak Bola

Laga Ke-100 Hansi Flick di Barca: Misi Mustahil Barcelona Kejar Agregat 0-4 Lawan Atletico Madrid di Copa del Rey

×

Laga Ke-100 Hansi Flick di Barca: Misi Mustahil Barcelona Kejar Agregat 0-4 Lawan Atletico Madrid di Copa del Rey

Sebarkan artikel ini
Hansi Flick dan Raphinha optimistis Barcelona bisa "comeback" bangkit usai kalah 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey 2026.
Aksi Penyerang Barcelona, Raphinha. (Barca)

DIALEKTIKA KUNINGAN — Demi Barcelona, Raphinha, tak mau tenggelam dalam kekalahan telak dari Atletico Madrid. Ia percaya timnya masih punya peluang membalikkan keadaan di leg kedua semifinal Copa del Rey 2026.

Pada leg pertama di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Barcelona tumbang 0-4. Hasil itu jelas berat, tapi Raphinha menegaskan harapan belum habis.

“Jika ada satu tim yang bisa melakukan comeback, itu adalah kami,” ujar Raphinha seperti dikutip laman resmi klub Barca, Kamis 26 Februari 2026.

Ia mengakui laga berikutnya tak akan mudah. Namun menurutnya, skuad Barcelona cukup siap menghadapi tekanan sebesar apa pun.

Setelah kalah dari Atletico Madrid, Barcaa sempat kembali terpeleset saat takluk 1-2 dari Girona. Mereka baru menemukan ritme lagi usai menang 3-0 atas Levante akhir pekan lalu.

Sebelum leg kedua digelar, Barcelona lebih dulu menjamu Villarreal di Camp Nou pada Sabtu (28/2). Laga itu diharapkan jadi suntikan kepercayaan diri.

Pertandingan kontra Atleti nanti juga akan menandai laga ke-100 Hansi Flick bersama Barcelona. Sejauh ini ia mencatat 74 kemenangan, 9 imbang, dan 16 kekalahan.

Jika menang, Flick berpeluang menjadi pelatih dengan raihan kemenangan terbanyak kedua dalam 100 laga awal bersama Barcelona, hanya kalah dari Luis Enrique yang membukukan 80 kemenangan.

Raphinha melihat kekompakan tim sebagai modal utama menghadapi situasi sulit ini. Sejak Flick datang, ia merasakan suasana ruang ganti yang lebih solid.

“Ruang ganti kami luar biasa. Para pemain akur satu sama lain. Saya merasa kami seperti keluarga di sini,” ucapnya.

Menurutnya, hubungan yang terjalin di dalam tim bukan sekadar formalitas. Ia percaya kebersamaan itu yang selama ini jadi fondasi banyak kemenangan Barcelona.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *