Scroll untuk baca artikel
Persib

MU Menang Merangsek 3 Besar Klasemen!

×

MU Menang Merangsek 3 Besar Klasemen!

Sebarkan artikel ini
Persib kalah 0-1 dari Madura United (MU) lewat gol menit akhir Mitkov. Maung Bandung tertahan di posisi kedelapan klasemen Super League.
Persib kalah 0-1 dari Madura United (MU) lewat gol menit akhir Mitkov. Maung Bandung tertahan di posisi kedelapan klasemen Super League. (I League)

DIALEKTIKA — Serangkaian peluang Maung Bandung kandas oleh ketangguhan kiper Madura United (MU), Angga Saputro, sebelum Dimitar Mitkov menghukum kelengahan pertahanan tim tamu lewat gol menjelang pertandingan berakhir.

Kekalahan 0-1 pada pekan keenam Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (22/10/2026) malam, menjadi hasil yang mengecewakan bagi Persib.

Maung Bandung sebenarnya memiliki sejumlah kesempatan untuk mengamankan kemenangan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat seluruh upaya mereka berakhir sia-sia.

Sebaliknya, MU mampu menjaga kesabaran, meredam tekanan, kemudian memanfaatkan satu kesempatan untuk mengunci tiga poin.

Persib Menguasai Serangan, MU Tak Tinggal Diam

Pertandingan berjalan terbuka sejak menit awal, dengan kedua kesebelasan saling menguji pertahanan melalui permainan cepat.

Persib mencoba mengambil kendali serangan, sementara Madura United memilih memanfaatkan ruang yang ditinggalkan pemain lawan.

Kesempatan pertama Maung Bandung datang pada menit ke-11 melalui Adam Alis yang melepaskan tendangan keras ke arah gawang tuan rumah.

Namun, Angga Saputro sudah berada pada posisi tepat untuk menangkap bola sekaligus menggagalkan upaya Persib membuka keunggulan.

Delapan menit berselang, Persib kembali memperoleh peluang melalui skema bola mati yang dieksekusi Thom Haye.

Umpan sepak pojok gelandang tersebut berhasil disambut Julio Cesar dengan sundulan, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang Madura United.

Kegagalan dua peluang awal itu belum mengurangi tekanan Persib yang terus berusaha mencari celah melalui kombinasi serangan dari berbagai sisi.

Madura United perlahan keluar dari tekanan dan mulai memberikan ancaman ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir babak pertama.

Hugo Gomes menjadi salah satu pemain yang cukup merepotkan pertahanan Persib melalui pergerakan dan keberaniannya melepaskan tembakan.

Menit ke-37, serangan yang melibatkan Hugo Gomes menciptakan situasi berbahaya di depan gawang Teja Paku Alam sebelum menghasilkan sepak pojok bagi tuan rumah.

Empat menit kemudian, pemain asal Brasil tersebut kembali mencoba melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti.

Sayangnya bagi Madura United, bola belum mengarah tepat ke sasaran sehingga kedudukan tetap bertahan tanpa gol.

Laskar Sape Kerrab meningkatkan tekanan menjelang turun minum, tetapi barisan pertahanan Persib masih mampu mengantisipasi sejumlah ancaman.

Skor 0-0 menutup babak pertama setelah kedua kesebelasan gagal memaksimalkan peluang yang mereka ciptakan.

Kiper MU Jadi Penghalang Persib

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin meningkat karena kedua tim sama-sama berusaha memecah kebuntuan.

Persib kembali mengambil inisiatif serangan dengan mencoba mempercepat distribusi bola menuju sepertiga akhir pertahanan Madura United.

Namun, upaya Maung Bandung belum membuahkan hasil karena tuan rumah cukup disiplin menjaga ruang dan menutup jalur tembakan.

Persib memperoleh peluang emas pada menit ke-71 ketika Sandy Walsh berhasil menyambut bola dengan sundulan dari jarak dekat.

Bola yang mengarah ke gawang masih mampu digagalkan Angga Saputro melalui penyelamatan penting.

Penampilan Angga menjadi salah satu alasan mengapa Madura United mampu bertahan ketika Persib terus meningkatkan tekanan.

Maung Bandung tidak mengendurkan serangan meskipun sejumlah kesempatan sebelumnya gagal menghasilkan gol.

Menit ke-86, Ullian Barros mendapatkan peluang setelah menguasai bola di dalam kotak penalti Madura United.

Penyerang Persib tersebut melepaskan tembakan mendatar yang sempat membuka harapan bagi tim tamu untuk mencuri keunggulan.

Namun, Angga Saputro kembali menjadi penghalang setelah berhasil memblok bola menggunakan kakinya.

Kegagalan tersebut semakin memperpanjang catatan peluang Persib yang tidak mampu dikonversi menjadi gol.

Mitkov Hukum Kelengahan Persib

Persib terus menekan ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, tetapi situasi justru berubah menjadi petaka bagi Maung Bandung.

Madura United berhasil melancarkan serangan balik yang membuat pertahanan Persib kehilangan kesempatan untuk mengantisipasi ancaman.

Dimitar Mitkov mendapatkan bola liar di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar menuju sudut gawang.

Teja Paku Alam tidak mampu menjangkau bola yang meluncur ke pojok gawang sehingga Madura United akhirnya memecah kebuntuan.

Gol menjelang berakhirnya waktu normal itu mengubah keadaan ketika Persib sebenarnya masih berupaya mencari kemenangan.

Keunggulan tersebut membuat Madura United semakin fokus menjaga pertahanan, sementara Persib terpaksa meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.

Maung Bandung mencoba mengurung pertahanan tuan rumah melalui sejumlah serangan pada sisa pertandingan.

Namun, rapatnya barisan belakang Madura United membuat setiap upaya Persib kembali menemui jalan buntu.

Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang sekaligus memastikan tiga poin menjadi milik Laskar Sape Kerrab.

Dominasi Persib Tak Berarti Tanpa Gol

Kekalahan tersebut memperlihatkan persoalan yang harus segera dibenahi Persib, terutama menyangkut efektivitas penyelesaian akhir.

Kesempatan yang diperoleh Adam Alis, Julio Cesar, Sandy Walsh, hingga Ullian Barros seharusnya memberikan peluang bagi Maung Bandung untuk mengubah jalannya pertandingan.

Namun, ketangguhan Angga Saputro serta kurang maksimalnya sentuhan akhir membuat Persib gagal mencetak satu gol pun.

Madura United justru memperlihatkan efektivitas berbeda ketika kesempatan yang datang menjelang akhir pertandingan mampu dimanfaatkan Dimitar Mitkov.

Persib juga harus mengevaluasi konsentrasi pertahanan, terutama ketika kehilangan bola saat sebagian pemain sudah bergerak membantu serangan.

Serangan balik yang menghasilkan gol kemenangan Madura United menjadi gambaran betapa mahalnya kesalahan pada fase akhir pertandingan.

MU Tembus 3 Besar, Persib Tertahan

Kemenangan atas Persib membawa Madura United merangsek ke peringkat ketiga klasemen sementara Super League 2026/2027.

Laskar Sape Kerrab kini mengumpulkan 13 poin sekaligus menggeser Bali United yang memiliki 12 angka.

Tambahan tiga poin tersebut membuat Madura United semakin percaya diri menghadapi persaingan papan atas pada awal musim.

Sementara itu, Persib harus puas tertahan di peringkat kedelapan dengan koleksi 10 poin dari enam pertandingan.

Maung Bandung berada di bawah Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Persik Kediri yang memiliki jumlah poin sama, tetapi unggul dalam perhitungan selisih gol.

Kondisi tersebut membuat Persib kehilangan kesempatan memperbaiki posisi setelah gagal membawa pulang angka dari Pamekasan.

Persebaya Juga Tumbang, Persik Kediri Raih Kemenangan

Hasil kurang memuaskan turut dialami Persebaya Surabaya yang harus menyerah 0-1 ketika bertandang ke markas PSM Makassar.

Pertandingan tersebut ditentukan melalui gol bunuh diri pada menit ke-74 yang membuat tuan rumah memperoleh keunggulan.

Persebaya sebenarnya mempunyai kesempatan menyamakan kedudukan setelah mendapatkan hadiah penalti.

Namun, eksekusi Alex Martins gagal menghasilkan gol karena penjaga gawang PSM, Muh Ardiansyah, mampu menggagalkan peluang tersebut.

Kekalahan itu membuat Persebaya tertahan di peringkat kesembilan klasemen sementara Super League.

Sementara itu, Persik Kediri berhasil mengamankan kemenangan 2-1 atas PSS Sleman.

Ernesto Gomes menjadi penentu kemenangan Persik setelah mencetak dua gol, sedangkan PSS hanya mampu membalas melalui Melvyn Lorenzen.

Hasil tersebut membuat PSS Sleman masih tertahan di peringkat ke-15 klasemen sementara.

Bagi Persib, kekalahan dari Madura United bukan sekadar kehilangan tiga poin, melainkan pekerjaan rumah untuk memperbaiki ketajaman serangan dan konsentrasi pertahanan.

Maung Bandung harus segera menemukan penyelesaian jika ingin kembali bersaing di papan atas Super League 2026/2027.***

Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *