DIALEKTIKA — Persib sempat kehilangan kontrol permainan hingga tertinggal dua gol dari Dewa United. Namun, perubahan komposisi pemain selepas jeda menjadi titik balik Maung Bandung, ketika Balsa Sekulic dan Marc Klok hanya membutuhkan empat menit untuk menghapus keunggulan lawan.
Maung Bandung memperlihatkan respons berbeda antara dua babak saat menjamu Dewa United pada pekan keempat Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (11/10/2026).
Sempat tertinggal dua gol hingga turun minum, Maung Bandung berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 melalui kebangkitan cepat pada awal babak kedua.
Balsa Sekulic dan Marc Klok menjadi aktor penting setelah mencetak gol masing-masing pada menit ke-50 dan 54, sekaligus menggagalkan kemenangan Dewa United yang sebelumnya unggul melalui Egy Maulana Vikri serta Noah Sadaoui.
Tambahan satu poin membawa Persib menempati posisi kedelapan klasemen sementara dengan tujuh poin dari empat laga, hasil dua kemenangan, satu imbang, dan sekali kalah.
Persib Dominan Menyerang, Dewa United Lebih Efektif
Pelatih Persib, Igor Tolic, mengandalkan Teja Paku Alam sebagai penjaga gawang dengan empat pemain bertahan, yakni Eliano Reijnders, Gabriel Mutombo, Kakang Rudianto, dan Patricio Matricardi.
Dedi Kusnandar dipercaya memimpin tim sebagai kapten sekaligus mengisi lini tengah bersama Thom Haye, sementara Mariano Peralta dan Adam Alis Setyano mendukung duet penyerang Uilliam Barros Pereira serta Balsa Sekulic.
Sejak awal pertandingan, Persib berusaha mengontrol tempo dan membangun tekanan ke area pertahanan Dewa United.
Namun, pendekatan menyerang tersebut belum mampu menghasilkan peluang yang benar-benar mengancam gawang lawan.
Masalah pertama muncul ketika Gabriel Mutombo harus meninggalkan lapangan pada menit ke-13 akibat cedera setelah berbenturan dengan Taisei Marukawa.
Julio Cesar kemudian masuk menggantikan Mutombo, memaksa Persib melakukan penyesuaian lebih cepat dari rencana awal.
Situasi semakin sulit setelah Egy Maulana Vikri membawa Dewa United unggul pada menit ke-22.
Gol tersebut mengubah momentum pertandingan karena Persib yang sebelumnya berusaha mengambil inisiatif justru harus mengejar ketertinggalan.
Maung Bandung meningkatkan intensitas serangan, tetapi Dewa United mampu menjaga keunggulan sekaligus memanfaatkan peluang yang diperoleh.
Menjelang turun minum, Noah Sadaoui memperbesar keunggulan tim tamu melalui gol pada menit ke-45.
Skor 0-2 menjadi gambaran efektivitas Dewa United dalam memaksimalkan kesempatan, sementara Persib belum menemukan penyelesaian akhir yang dibutuhkan.
Pergantian Pemain Igor Tolic Mengubah Momentum
Igor Tolic merespons situasi tersebut dengan melakukan dua pergantian sekaligus saat memasuki babak kedua.
Marc Klok dan Rosembergne “Berguinho” Da Silva masuk menggantikan Dedi Kusnandar serta Adam Alis Setyano.
Perubahan ini memberikan energi baru pada lini tengah dan sektor serangan Persib, terutama dalam mempercepat distribusi bola menuju area pertahanan lawan.
Persib mulai meningkatkan intensitas permainan dan memaksa Dewa United bekerja lebih keras untuk mempertahankan keunggulan.
Hasilnya langsung terlihat lima menit setelah babak kedua dimulai.
Balsa Sekulic berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-50 setelah memanfaatkan situasi lemparan ke dalam dari sisi kiri pertahanan Dewa United.
Penyelesaian Sekulic membuat bola bersarang ke gawang tim tamu dan mengubah skor menjadi 1-2.
Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Persib untuk kembali meningkatkan tekanan.
Hanya empat menit kemudian, Marc Klok mencetak gol penyeimbang melalui tendangan keras dari luar kotak penalti.
Gol pada menit ke-54 itu berawal dari situasi sepak pojok yang dieksekusi Thom Haye sebelum Klok melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi pertahanan Dewa United.
Skor berubah menjadi 2-2 dan pertandingan kembali terbuka.
Dua gol cepat Persib memperlihatkan bagaimana momentum pertandingan dapat berubah ketika pergantian pemain memberikan dampak langsung terhadap permainan.
Persib Ambil Momentum, Finishing Belum Maksimal
Setelah berhasil menyamakan kedudukan, Persib tidak langsung menurunkan intensitas serangan.
Maung Bandung terus mencoba memanfaatkan momentum untuk mencari gol ketiga sekaligus membalikkan keadaan.
Mariano Peralta memperoleh kesempatan pada menit ke-58, tetapi tendangannya masih melebar di sisi kanan gawang Dewa United.
Tim tamu sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-64 setelah terjadi kesalahan pemain Persib.
Denilson Junior mencoba memanfaatkan situasi tersebut, namun penyelesaian akhirnya belum menemui sasaran.
Persib kembali menciptakan peluang melalui Berguinho pada menit ke-68 setelah menerima umpan dari Peralta.
Sayangnya, tendangan first time pemain asal Brasil tersebut masih melebar dari gawang lawan.
Satu menit berselang, Peralta kembali melepaskan tembakan, tetapi bola justru melambung di atas mistar.
Rangkaian peluang tersebut menunjukkan Persib mampu menjaga tekanan setelah menyamakan kedudukan, meskipun efektivitas penyelesaian akhir belum cukup untuk menghasilkan gol kemenangan.
Igor Tolic kemudian memasukkan Luka Menalo pada menit ke-70 untuk menggantikan Balsa Sekulic.
Pergantian itu dilakukan ketika Persib masih berusaha mempertahankan intensitas serangan dan mencari celah di pertahanan Dewa United.
Namun, Tolic kembali harus melakukan penyesuaian setelah Patricio Matricardi mengalami cedera pada menit ke-78.
Ikwan Ali Tanamel masuk menggantikan Matricardi untuk menjaga keseimbangan lini belakang Persib.
Penalti Tak Diberikan, Comeback Persib Berakhir Imbang
Memasuki fase akhir pertandingan, intensitas permainan mulai menurun seiring kondisi fisik pemain yang semakin terkuras.
Persib tetap berusaha menjaga tekanan, tetapi Dewa United mampu meredam sejumlah upaya tuan rumah untuk mencetak gol tambahan.
Drama kembali muncul pada masa injury time ketika terjadi insiden yang berpotensi menghasilkan penalti bagi Persib.
Namun, setelah mempertimbangkan kejadian tersebut, wasit memutuskan pertandingan dilanjutkan tanpa memberikan hadiah tendangan penalti.
Persib masih mencoba membangun serangan hingga menit terakhir, tetapi tidak ada peluang yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Pertandingan akhirnya berakhir 2-2, membuat kedua kesebelasan harus puas berbagi satu poin.
Bagi Persib, hasil ini menyisakan dua catatan berbeda dari penampilan sepanjang 90 menit.
Kebobolan dua gol pada babak pertama menjadi pekerjaan rumah bagi Igor Tolic, terutama dalam menjaga keseimbangan permainan ketika tim berusaha mengambil inisiatif serangan.
Sebaliknya, respons setelah jeda menunjukkan Persib memiliki kemampuan untuk meningkatkan tempo dan mengubah momentum melalui penyesuaian komposisi pemain.
Kontribusi Marc Klok dan Berguinho menjadi bagian penting dari perubahan tersebut, meskipun Persib belum mampu menyelesaikan comeback dengan kemenangan.
Dewa United sendiri harus kehilangan kesempatan membawa pulang tiga poin setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol.
Persib akhirnya menyelamatkan satu poin dari pertandingan yang sempat berjalan sulit, tetapi hasil imbang di kandang tetap menjadi evaluasi bagi Maung Bandung untuk menghadapi laga berikutnya.***
Baca juga berita-berita menarik dialektika.id dengan klik Google News.






